<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BUMN Setor Dividen Rp58,8 Triliun, Sri Mulyani: Kita Harap Ada Tambahan Lagi</title><description>Sri Mulyani Indrawati mencatat jumlah dividen BUMN ke kas negara mencapai Rp58,8 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/06/28/320/3027505/bumn-setor-dividen-rp58-8-triliun-sri-mulyani-kita-harap-ada-tambahan-lagi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/06/28/320/3027505/bumn-setor-dividen-rp58-8-triliun-sri-mulyani-kita-harap-ada-tambahan-lagi"/><item><title>BUMN Setor Dividen Rp58,8 Triliun, Sri Mulyani: Kita Harap Ada Tambahan Lagi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/06/28/320/3027505/bumn-setor-dividen-rp58-8-triliun-sri-mulyani-kita-harap-ada-tambahan-lagi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/06/28/320/3027505/bumn-setor-dividen-rp58-8-triliun-sri-mulyani-kita-harap-ada-tambahan-lagi</guid><pubDate>Jum'at 28 Juni 2024 19:17 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/28/320/3027505/bumn-setor-dividen-rp58-8-triliun-sri-mulyani-kita-harap-ada-tambahan-lagi-lIGUljLGfk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Okezone.com/Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/28/320/3027505/bumn-setor-dividen-rp58-8-triliun-sri-mulyani-kita-harap-ada-tambahan-lagi-lIGUljLGfk.jpg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Okezone.com/Antara)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mencatat jumlah dividen BUMN ke kas negara mencapai Rp58,8 triliun. Angka ini dibukukan hingga akhir Mei 2024.
Realisasi tersebut setara 68,5% dari target dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024. Dia menyebut, dividen BUMN pada paruh pertama tahun ini naik 41,1% dibandingkan periode yang sama 2023, yakni Rp41,7 triliun.
Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini berharap perseroan negara terus menggenjot nilai pembagian laba perusahaan kepada pemegang saham di akhir tahun ini.

BACA JUGA:
Erick Thohir Sudah Setor Dividen BUMN Rp58,8 Triliun dari Target Rp85,5 Triliun

&quot;Untuk kekayaan negara yang dipisahkan, yaitu dividen BUMN, sudah terkumpul Rp58,8 triliun dan kita masih berharap ada tambahan lagi hingga akhir tahun sesuai dengan UU APBN,&quot; ujar Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN Kita, ditulis Jumat (28/6/2024).
Terkait hal itu, Menteri BUMN Erick Thohir menargetkan setoran dividen perusahaan bisa menyentuh Rp85,5 triliun di akhir 2024. Menurutnya, realisasi dan target dividen BUMN 2024 bakal meningkat signifikan dari periode yang sama di tahun lalu.

BACA JUGA:
Summarecon Bagi-Bagi Dividen Rp148,5 Miliar

Secara konsolidasi, nilai pembagian laba perusahaan kepada pemegang saham di 2023 mencapai Rp 80,2 triliun.&amp;ldquo;BUMN sudah bisa menyetor dividen ke kas negara sebesar Rp58,8 triliun hingga akhir Mei 2024, dari proyeksi Rp85,5 triliun sampai Desember 2024,&amp;rdquo; ujar Erick melalui akun Instagramnya.
&amp;ldquo;Jumlah ini meningkat dari periode yang sama di tahun lalu,&amp;rdquo; papar dia.
Adapun, BUMN yang membagikan dividen berasal dari sejumlah sektor bisnis baik perbankan, telekomunikasi, hingga penyedia bahan bangunan.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mencatat jumlah dividen BUMN ke kas negara mencapai Rp58,8 triliun. Angka ini dibukukan hingga akhir Mei 2024.
Realisasi tersebut setara 68,5% dari target dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024. Dia menyebut, dividen BUMN pada paruh pertama tahun ini naik 41,1% dibandingkan periode yang sama 2023, yakni Rp41,7 triliun.
Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini berharap perseroan negara terus menggenjot nilai pembagian laba perusahaan kepada pemegang saham di akhir tahun ini.

BACA JUGA:
Erick Thohir Sudah Setor Dividen BUMN Rp58,8 Triliun dari Target Rp85,5 Triliun

&quot;Untuk kekayaan negara yang dipisahkan, yaitu dividen BUMN, sudah terkumpul Rp58,8 triliun dan kita masih berharap ada tambahan lagi hingga akhir tahun sesuai dengan UU APBN,&quot; ujar Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN Kita, ditulis Jumat (28/6/2024).
Terkait hal itu, Menteri BUMN Erick Thohir menargetkan setoran dividen perusahaan bisa menyentuh Rp85,5 triliun di akhir 2024. Menurutnya, realisasi dan target dividen BUMN 2024 bakal meningkat signifikan dari periode yang sama di tahun lalu.

BACA JUGA:
Summarecon Bagi-Bagi Dividen Rp148,5 Miliar

Secara konsolidasi, nilai pembagian laba perusahaan kepada pemegang saham di 2023 mencapai Rp 80,2 triliun.&amp;ldquo;BUMN sudah bisa menyetor dividen ke kas negara sebesar Rp58,8 triliun hingga akhir Mei 2024, dari proyeksi Rp85,5 triliun sampai Desember 2024,&amp;rdquo; ujar Erick melalui akun Instagramnya.
&amp;ldquo;Jumlah ini meningkat dari periode yang sama di tahun lalu,&amp;rdquo; papar dia.
Adapun, BUMN yang membagikan dividen berasal dari sejumlah sektor bisnis baik perbankan, telekomunikasi, hingga penyedia bahan bangunan.</content:encoded></item></channel></rss>
