<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bawang dan Daging Ayam Biang Kerok Deflasi Juni 2024</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat terjadi deflasi 0,08% pada Juni 2024</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/01/320/3028326/bawang-dan-daging-ayam-biang-kerok-deflasi-juni-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/07/01/320/3028326/bawang-dan-daging-ayam-biang-kerok-deflasi-juni-2024"/><item><title>Bawang dan Daging Ayam Biang Kerok Deflasi Juni 2024</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/01/320/3028326/bawang-dan-daging-ayam-biang-kerok-deflasi-juni-2024</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/07/01/320/3028326/bawang-dan-daging-ayam-biang-kerok-deflasi-juni-2024</guid><pubDate>Senin 01 Juli 2024 12:27 WIB</pubDate><dc:creator>Atikah Umiyani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/01/320/3028326/bawang-dan-daging-ayam-biang-kerok-deflasi-juni-2024-VIhzuT5LHR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BPS Catat Deflasi Juni 2024. (Foto :Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/01/320/3028326/bawang-dan-daging-ayam-biang-kerok-deflasi-juni-2024-VIhzuT5LHR.jpg</image><title>BPS Catat Deflasi Juni 2024. (Foto :Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat terjadi deflasi 0,08% pada Juni 2024. Dengan demikian inflasi secara tahunan mencapai 2,51%.
&quot;Penyumbang utama deflasi Juni 2024 secara m-to-m adalah kelompok makanan, minuman dan tembakau dengan andil 0,14%. Komoditas penyumbang utama deflasi pada kelompok ini adalah bawang merah, tomat dan daging ayam ras,&quot; jelas Plt. Sekretaris Utama BPS Imam Machdi dalam konferensi pers hari ini, Senin (1/7/2024).

BACA JUGA:
BPS Catat Deflasi 0,08% pada Juni 2024

Sementara itu, penyumbang inflasi juni 2024 secara YoY adalah kelompok makanan, minuman dan tembakau dengan andil 1,40 persen. Komoditas utama inflasi pada kelompok ini adalah beras, cabai merah dan sigaret kretek mesin (SKM).
Imam mengungkapka, deflasi Juni 2024 sebesar 0,08 persen didorong oleh deflasi komponen harga bergejolak yang mengalami deflasi 0,98%, komponen ini memberikan andil deflasi 0,16%. Komoditas yang dominan beri andil deflasi adalah bamer, tomat dan daging ayam ras.

BACA JUGA:
RI Alami Defisit Alumunium hingga 750 Ribu Ton

Dikatakannya, apabila dilihat pada komponen inti, mengalami inflasi 0,10% dan memberikan andil sebesar 0,06%. Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi adalah emas perhiasan dan kopi bubuk.
Sedangkan, lanjut Imam, komponen harga diatur pemerintah mengalami inflasi 0,12% dengan andil inflasi sebesar 0,02%. Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi adalah sigaret kretek mesin dan tarif angkutan udara.Imam bilang, jika dilihat lebih rinci kelompok makanan, minuman dan tembakau kelompok utama penyumbang deflasi pada Juni 2024 dengan tingkat deflasi yang lebih dalam dibandingkan Mei 2024.
&quot;Beberapa komoditas utama penyumbang andil deflasi pada Juni 2024 adalah komoditas bawang merah, tomat, daging ayam ras dan telur ayam ras dengan masing-masing memberikan kontribusi terhadap deflasi yaitu sebesar 0,09%, 0,07%, 0,05% dan 0,02%,&quot; tutup Imam.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat terjadi deflasi 0,08% pada Juni 2024. Dengan demikian inflasi secara tahunan mencapai 2,51%.
&quot;Penyumbang utama deflasi Juni 2024 secara m-to-m adalah kelompok makanan, minuman dan tembakau dengan andil 0,14%. Komoditas penyumbang utama deflasi pada kelompok ini adalah bawang merah, tomat dan daging ayam ras,&quot; jelas Plt. Sekretaris Utama BPS Imam Machdi dalam konferensi pers hari ini, Senin (1/7/2024).

BACA JUGA:
BPS Catat Deflasi 0,08% pada Juni 2024

Sementara itu, penyumbang inflasi juni 2024 secara YoY adalah kelompok makanan, minuman dan tembakau dengan andil 1,40 persen. Komoditas utama inflasi pada kelompok ini adalah beras, cabai merah dan sigaret kretek mesin (SKM).
Imam mengungkapka, deflasi Juni 2024 sebesar 0,08 persen didorong oleh deflasi komponen harga bergejolak yang mengalami deflasi 0,98%, komponen ini memberikan andil deflasi 0,16%. Komoditas yang dominan beri andil deflasi adalah bamer, tomat dan daging ayam ras.

BACA JUGA:
RI Alami Defisit Alumunium hingga 750 Ribu Ton

Dikatakannya, apabila dilihat pada komponen inti, mengalami inflasi 0,10% dan memberikan andil sebesar 0,06%. Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi adalah emas perhiasan dan kopi bubuk.
Sedangkan, lanjut Imam, komponen harga diatur pemerintah mengalami inflasi 0,12% dengan andil inflasi sebesar 0,02%. Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi adalah sigaret kretek mesin dan tarif angkutan udara.Imam bilang, jika dilihat lebih rinci kelompok makanan, minuman dan tembakau kelompok utama penyumbang deflasi pada Juni 2024 dengan tingkat deflasi yang lebih dalam dibandingkan Mei 2024.
&quot;Beberapa komoditas utama penyumbang andil deflasi pada Juni 2024 adalah komoditas bawang merah, tomat, daging ayam ras dan telur ayam ras dengan masing-masing memberikan kontribusi terhadap deflasi yaitu sebesar 0,09%, 0,07%, 0,05% dan 0,02%,&quot; tutup Imam.</content:encoded></item></channel></rss>
