<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ternyata Ini Biang Kerok Harga Obat di Indonesia 500% Lebih Mahal dari Malaysia</title><description>Budi Gunadi Sadikin akui harga obat di Indonesia dapat mencapai tiga sampai lima kali lipat lebih tinggi dibandingkan dengan Malaysia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/03/320/3028931/ternyata-ini-biang-kerok-harga-obat-di-indonesia-500-lebih-mahal-dari-malaysia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/07/03/320/3028931/ternyata-ini-biang-kerok-harga-obat-di-indonesia-500-lebih-mahal-dari-malaysia"/><item><title>Ternyata Ini Biang Kerok Harga Obat di Indonesia 500% Lebih Mahal dari Malaysia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/03/320/3028931/ternyata-ini-biang-kerok-harga-obat-di-indonesia-500-lebih-mahal-dari-malaysia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/07/03/320/3028931/ternyata-ini-biang-kerok-harga-obat-di-indonesia-500-lebih-mahal-dari-malaysia</guid><pubDate>Rabu 03 Juli 2024 04:16 WIB</pubDate><dc:creator>Nekha Fatimah Nursadiyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/02/320/3028931/ternyata-ini-biang-kerok-harga-obat-di-indonesia-500-lebih-mahal-dari-malaysia-ZvxrMsONdH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga obat di Indonesia (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/02/320/3028931/ternyata-ini-biang-kerok-harga-obat-di-indonesia-500-lebih-mahal-dari-malaysia-ZvxrMsONdH.jpg</image><title>Harga obat di Indonesia (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8yNy8xLzE4MjIwMi81L3g5MTBzdGc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin akui harga obat di Indonesia dapat mencapai tiga sampai lima kali lipat lebih tinggi dibandingkan dengan Malaysia. Perbedaan tersebut disebabkan kekurangan efisiensi dalam perdagangan.
&quot;Tadi disampaikan bahwa perbedaan harga obat itu tiga kali, lima kali dibandingkan dengan di Malaysia misalnya. 300% kan, 500%,&quot; ujar Budi.

BACA JUGA:
Rampungkan Tol Palembang-Betung, Sri Mulyani Tambah PMN Hutama Karya Rp1 Triliun

Mahalnya harga obat di Indonesia tidak hanya disebabkan oleh pajak, tetapi juga karena adanya inefisiensi dalam perdagangan.

BACA JUGA:
Harga Obat di Indonesia 500% Lebih Mahal dari Malaysia, Ini Penyebabnya!

&quot;Pajak kan gampangnya paling berapa, pajak kan 20 persen, 30 persen, nggak mungkin, bagaimana menjelaskan bedanya 300 persen, 500 persen. Sesudah kita lihat ada itu tadi, inefisiensi dalam perdagangannya, jual belinya, banyaklah masalah tata kelola, pembeliannya,&quot; kata Budi.
Untuk itu, Menkes menyarankan perlunya tata kelola yang lebih transparan untuk mencari kombinasi biaya yang lebih murah dalam pengadaan alat kesehatan dan obat-obatan.Sebagai solusi untuk memecahkan permasalah tersebut, Menkes Budi juga berencana untuk berdiskusi dengan produsen alat kesehatan lokal serta asosiasi farmasi.
Baca selengkapnya: Harga Obat di Indonesia 500% Lebih Mahal dari Malaysia, Ini Penyebabnya!</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8yNy8xLzE4MjIwMi81L3g5MTBzdGc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin akui harga obat di Indonesia dapat mencapai tiga sampai lima kali lipat lebih tinggi dibandingkan dengan Malaysia. Perbedaan tersebut disebabkan kekurangan efisiensi dalam perdagangan.
&quot;Tadi disampaikan bahwa perbedaan harga obat itu tiga kali, lima kali dibandingkan dengan di Malaysia misalnya. 300% kan, 500%,&quot; ujar Budi.

BACA JUGA:
Rampungkan Tol Palembang-Betung, Sri Mulyani Tambah PMN Hutama Karya Rp1 Triliun

Mahalnya harga obat di Indonesia tidak hanya disebabkan oleh pajak, tetapi juga karena adanya inefisiensi dalam perdagangan.

BACA JUGA:
Harga Obat di Indonesia 500% Lebih Mahal dari Malaysia, Ini Penyebabnya!

&quot;Pajak kan gampangnya paling berapa, pajak kan 20 persen, 30 persen, nggak mungkin, bagaimana menjelaskan bedanya 300 persen, 500 persen. Sesudah kita lihat ada itu tadi, inefisiensi dalam perdagangannya, jual belinya, banyaklah masalah tata kelola, pembeliannya,&quot; kata Budi.
Untuk itu, Menkes menyarankan perlunya tata kelola yang lebih transparan untuk mencari kombinasi biaya yang lebih murah dalam pengadaan alat kesehatan dan obat-obatan.Sebagai solusi untuk memecahkan permasalah tersebut, Menkes Budi juga berencana untuk berdiskusi dengan produsen alat kesehatan lokal serta asosiasi farmasi.
Baca selengkapnya: Harga Obat di Indonesia 500% Lebih Mahal dari Malaysia, Ini Penyebabnya!</content:encoded></item></channel></rss>
