<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>RI Impor 8 Rangkaian KRL dari China</title><description>PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengonfirmasi terkait pemesanan delapan rangkaian kereta (trainset) tambahan dari pabrikan China.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/03/320/3029172/ri-impor-8-rangkaian-krl-dari-china</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/07/03/320/3029172/ri-impor-8-rangkaian-krl-dari-china"/><item><title>RI Impor 8 Rangkaian KRL dari China</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/03/320/3029172/ri-impor-8-rangkaian-krl-dari-china</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/07/03/320/3029172/ri-impor-8-rangkaian-krl-dari-china</guid><pubDate>Rabu 03 Juli 2024 08:52 WIB</pubDate><dc:creator>Jihaan Haniifah Yarra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/03/320/3029172/ri-impor-8-rangkaian-krl-dari-china-CSEYI2vzvK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Impor Kereta dari China (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/03/320/3029172/ri-impor-8-rangkaian-krl-dari-china-CSEYI2vzvK.jpg</image><title>Impor Kereta dari China (Foto: Okezone)</title></images><description>


JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengonfirmasi terkait pemesanan delapan rangkaian kereta (trainset) tambahan dari pabrikan China, CRRC Sifang.
Rencana tersebut disampaikan Direktur Utama Kereta Api Indonesia (KAI) Didiek Hartantyo saat rapat dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia pada Senin 1 Juli 2024 kemarin.

BACA JUGA:
Jaringan Kereta Api Trans Sulawesi Ditargetkan Dibangun hingga 2030

Dikutip Antara, Rabu (3/7/2024) alasan penambahan impor itu dikarenakan jumlah trainset yang akan diremajakan oleh PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA berkurang dari rencana awal.
Sementara KAI perlu memastikan ketersediaan armada dalam mengantisipasi peningkatan volume penumpang yang diprediksi mencapai 362 juta pada tahun depan.

BACA JUGA:
Pengusaha Sambut Baik soal Barang Impor dari China Kena Pajak 200%

Dengan penambahan pesanan tersebut, total 11 rangkaian kereta akan diimpor dari China dan rencananya mulai dikirim ke Indonesia tahun depan.KAI, melalui anak usahanya PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), sebelumnya menandatangani kerja sama dengan CRRC Sifang untuk pembelian tiga trainset pada akhir Januari 2024.
KCI sebelumnya menyebut alasan pemesanan dari China mempertimbangkan harga yang kompetitif dan spesifikasi yang paling sesuai untuk kebutuhan Indonesia.</description><content:encoded>


JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengonfirmasi terkait pemesanan delapan rangkaian kereta (trainset) tambahan dari pabrikan China, CRRC Sifang.
Rencana tersebut disampaikan Direktur Utama Kereta Api Indonesia (KAI) Didiek Hartantyo saat rapat dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia pada Senin 1 Juli 2024 kemarin.

BACA JUGA:
Jaringan Kereta Api Trans Sulawesi Ditargetkan Dibangun hingga 2030

Dikutip Antara, Rabu (3/7/2024) alasan penambahan impor itu dikarenakan jumlah trainset yang akan diremajakan oleh PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA berkurang dari rencana awal.
Sementara KAI perlu memastikan ketersediaan armada dalam mengantisipasi peningkatan volume penumpang yang diprediksi mencapai 362 juta pada tahun depan.

BACA JUGA:
Pengusaha Sambut Baik soal Barang Impor dari China Kena Pajak 200%

Dengan penambahan pesanan tersebut, total 11 rangkaian kereta akan diimpor dari China dan rencananya mulai dikirim ke Indonesia tahun depan.KAI, melalui anak usahanya PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), sebelumnya menandatangani kerja sama dengan CRRC Sifang untuk pembelian tiga trainset pada akhir Januari 2024.
KCI sebelumnya menyebut alasan pemesanan dari China mempertimbangkan harga yang kompetitif dan spesifikasi yang paling sesuai untuk kebutuhan Indonesia.</content:encoded></item></channel></rss>
