<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Akui Penerbangan Haji 2024 Banyak Delay, Dirut Garuda Minta Maaf</title><description>Dirut Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengakui banyak penerbangan haji yang mengalami keterlambatan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/03/320/3029531/akui-penerbangan-haji-2024-banyak-delay-dirut-garuda-minta-maaf</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/07/03/320/3029531/akui-penerbangan-haji-2024-banyak-delay-dirut-garuda-minta-maaf"/><item><title>Akui Penerbangan Haji 2024 Banyak Delay, Dirut Garuda Minta Maaf</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/03/320/3029531/akui-penerbangan-haji-2024-banyak-delay-dirut-garuda-minta-maaf</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/07/03/320/3029531/akui-penerbangan-haji-2024-banyak-delay-dirut-garuda-minta-maaf</guid><pubDate>Rabu 03 Juli 2024 20:55 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/03/320/3029531/akui-penerbangan-haji-2024-banyak-delay-dirut-garuda-minta-maaf-UxazS66YCL.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Dirut Garuda minta maaf atas delay penerbangan haji 2024 (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/03/320/3029531/akui-penerbangan-haji-2024-banyak-delay-dirut-garuda-minta-maaf-UxazS66YCL.JPG</image><title>Dirut Garuda minta maaf atas delay penerbangan haji 2024 (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8yNi8xOS8xODIxNzAvNS94OTB5bGU4&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Dirut Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengakui banyak penerbangan haji yang mengalami perlambatan. Garuda Indonesia mencatat setidaknya ada 21% penerbangan haji yang mengalami keterlambatan atau delay.
Di hadapan Komisi VI DPR RI, Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menyampaikan permohonan maaf.

BACA JUGA:
Garuda Indonesia Turunkan Harga Tiket Pesawat, Catat Harinya


&quot;Kami memohon maaf atas banyaknya delay yang di luar kemampuan kami, memohon maaf kepada seluruh jemaah dan seluruh stakeholder,&quot; ucap Irfan dalam Rapat Dengar Pendapat yang digelar pada hari Rabu (3/7/2024).
&quot;Ini adalah tanggung jawab manajemen, khususnya saya pribadi sebagai Direktur Utama yang harus mengambil alih seluruh tanggung jawab delay-delay tersebut,&quot; sambungnya.

BACA JUGA:
Rute Penerbangan Diubah, Garuda Indonesia Siapkan Kompensasi ke Jamaah Haji


Irfan menjelaskan, penyebab delay antara lain karena adanya kekurangan pada aspek operasional dan juga aspek teknis. Adapun penyebab aspek operasional sendiri sebesar 86% dan aspek teknis 14%.
&quot;Aspek teknis itu purely terkait dengan kerusakan pesawat sementara  yang lainnya aspek operasional baik penumpang terlambat, maupun ATC  tidak memberi izin untuk bisa terbang karena penuh, dan segala macam,&quot;  terangnya.
Untuk diketahui, Irfan menyebut bahwa total ada 292 penerbangan haji  dari 9 embarkasi. Untuk penerbangan yang tepat waktu persentasenya 32%,  sementara keberangkatan advance atau yang lebih awal berada di angka  47%.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8yNi8xOS8xODIxNzAvNS94OTB5bGU4&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Dirut Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengakui banyak penerbangan haji yang mengalami perlambatan. Garuda Indonesia mencatat setidaknya ada 21% penerbangan haji yang mengalami keterlambatan atau delay.
Di hadapan Komisi VI DPR RI, Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menyampaikan permohonan maaf.

BACA JUGA:
Garuda Indonesia Turunkan Harga Tiket Pesawat, Catat Harinya


&quot;Kami memohon maaf atas banyaknya delay yang di luar kemampuan kami, memohon maaf kepada seluruh jemaah dan seluruh stakeholder,&quot; ucap Irfan dalam Rapat Dengar Pendapat yang digelar pada hari Rabu (3/7/2024).
&quot;Ini adalah tanggung jawab manajemen, khususnya saya pribadi sebagai Direktur Utama yang harus mengambil alih seluruh tanggung jawab delay-delay tersebut,&quot; sambungnya.

BACA JUGA:
Rute Penerbangan Diubah, Garuda Indonesia Siapkan Kompensasi ke Jamaah Haji


Irfan menjelaskan, penyebab delay antara lain karena adanya kekurangan pada aspek operasional dan juga aspek teknis. Adapun penyebab aspek operasional sendiri sebesar 86% dan aspek teknis 14%.
&quot;Aspek teknis itu purely terkait dengan kerusakan pesawat sementara  yang lainnya aspek operasional baik penumpang terlambat, maupun ATC  tidak memberi izin untuk bisa terbang karena penuh, dan segala macam,&quot;  terangnya.
Untuk diketahui, Irfan menyebut bahwa total ada 292 penerbangan haji  dari 9 embarkasi. Untuk penerbangan yang tepat waktu persentasenya 32%,  sementara keberangkatan advance atau yang lebih awal berada di angka  47%.</content:encoded></item></channel></rss>
