<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Pamer Hasil Bangun Proyek dari APBN dalam 10 Tahun Terakhir</title><description>Sri Mulyani Indrawati menyebut bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara selama 10 tahun masa pemerintahan Presiden Joko Widodo.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/04/320/3029782/sri-mulyani-pamer-hasil-bangun-proyek-dari-apbn-dalam-10-tahun-terakhir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/07/04/320/3029782/sri-mulyani-pamer-hasil-bangun-proyek-dari-apbn-dalam-10-tahun-terakhir"/><item><title>Sri Mulyani Pamer Hasil Bangun Proyek dari APBN dalam 10 Tahun Terakhir</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/04/320/3029782/sri-mulyani-pamer-hasil-bangun-proyek-dari-apbn-dalam-10-tahun-terakhir</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/07/04/320/3029782/sri-mulyani-pamer-hasil-bangun-proyek-dari-apbn-dalam-10-tahun-terakhir</guid><pubDate>Kamis 04 Juli 2024 12:32 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/04/320/3029782/sri-mulyani-pamer-hasil-bangun-proyek-dari-apbn-dalam-10-tahun-terakhir-V3UC1enGyV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani soal APBN (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/04/320/3029782/sri-mulyani-pamer-hasil-bangun-proyek-dari-apbn-dalam-10-tahun-terakhir-V3UC1enGyV.jpg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani soal APBN (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNy8wMy8xLzE4MjQ0Mi81L3g5MWV4MW8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu)&amp;nbsp;Sri Mulyani Indrawati menyebut bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara selama 10 tahun masa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menuai capaian pembangunan yang baik.
Salah satu capaian tersebut adalah pembangunan jalan tol sepanjang 1.938 km dan jalan nasional non-tol sepanjang 4.574 km.

BACA JUGA:
Sumber Krisis, Sri Mulyani: Banyak Negara Tak Mampu Kelola APBN

&quot;Dalam 10 tahun terakhir APBN menjadi sumber pendanaan penting untuk melaksanakan kegiatan pembangunan baik fisik maupun non-fisik, upaya meningkatkan infrastruktur dan konektivitas, kualitas SDM dan kesejahteraan masyarakat telah menunjukkan kemajuan yang signifikan,&quot; ungkap Sri Mulyani dalam rapat Paripurna DPR RI ke-20 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2023-2024, Kamis (4/7/2024).
Sri Mulyani mengatakan, di bidang infrastruktur, APBN telah mampu menciptakan penambahan Jalan Tol sepanjang 1.938 km dan Jalan Nasional non-Tol sepanjang 4.574 km.

BACA JUGA:
Hanya Dapat Rp5 Triliun, Sri Mulyani Minta LPEI Dapat PMN Rp10 Triliun

APBN juga mendukung penyediaan air baku dan irigasi untuk mendukung ketahanan pangan dan energi, telah didukung dengan pembangunan 37 bendungan, serta peningkatan pembangkit listrik sebesar 36,3 gigawatts.Selain itu, APBN juga berfungsi dalam peningkatan kualitas SDM dengan membiayai peningkatan infrastruktur sekolah yang berkontribusi terhadap peningkatan partisipasi kasar dari seluruh jenjang pendidikan.
Untuk pendidikan tinggi, APBN melalui pemupukan Dana Abadi Pendidikan telah memberikan Beasiswa LPDP kepada 45.496 putra-putri terbaik bangsa, sehingga mampu meraih pendidikan terbaik di berbagai universitas di dalam maupun di luar negeri.
Melalui Anggaran di bidang Kesehatan, APBN menunjang pada sektor kesehatan seperti menurunkan angka prevalensi stunting dari 37,2 persen di tahun 2013 menjadi 21,5 persen pada 2023.
APBN juga berperan meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui penurunan tingkat kemiskinan dari 11,25 persen pada 2014 menjadi single digit 9,36 persen pada 2023.
&quot;Kemiskinan ekstrem turun dari 6,18 persen pada 2014 menjadi 1,12 persen pada 2023,&quot; katanya.
APBN juga Sri Mulyani ingatkan menjadi instrumen pembiayaan penting dalam mendukung peningkatan martabat dan citra Indonesia di mata dunia melalui penyelenggaraan berbagai pertemuan dan event internasional secara sangat sukses seperti Asian Games, Asian Paragames, dan IMF-World Bank Group Annual Meetings pada tahun 2018, Kegiatan Presidensi G20 pada tahun 2022, Piala Dunia U-17, rangkaian kegiatan keketuaan Indonesia di KTT ASEAN, dan kegiatan MotoGP Mandalika pada tahun 2023.
&quot;Capaian-capaian kemajuan ini adalah bagian dari berbagai upaya untuk meraih perbaikan dalam 10 tahun masa pemerintahan,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNy8wMy8xLzE4MjQ0Mi81L3g5MWV4MW8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu)&amp;nbsp;Sri Mulyani Indrawati menyebut bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara selama 10 tahun masa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menuai capaian pembangunan yang baik.
Salah satu capaian tersebut adalah pembangunan jalan tol sepanjang 1.938 km dan jalan nasional non-tol sepanjang 4.574 km.

BACA JUGA:
Sumber Krisis, Sri Mulyani: Banyak Negara Tak Mampu Kelola APBN

&quot;Dalam 10 tahun terakhir APBN menjadi sumber pendanaan penting untuk melaksanakan kegiatan pembangunan baik fisik maupun non-fisik, upaya meningkatkan infrastruktur dan konektivitas, kualitas SDM dan kesejahteraan masyarakat telah menunjukkan kemajuan yang signifikan,&quot; ungkap Sri Mulyani dalam rapat Paripurna DPR RI ke-20 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2023-2024, Kamis (4/7/2024).
Sri Mulyani mengatakan, di bidang infrastruktur, APBN telah mampu menciptakan penambahan Jalan Tol sepanjang 1.938 km dan Jalan Nasional non-Tol sepanjang 4.574 km.

BACA JUGA:
Hanya Dapat Rp5 Triliun, Sri Mulyani Minta LPEI Dapat PMN Rp10 Triliun

APBN juga mendukung penyediaan air baku dan irigasi untuk mendukung ketahanan pangan dan energi, telah didukung dengan pembangunan 37 bendungan, serta peningkatan pembangkit listrik sebesar 36,3 gigawatts.Selain itu, APBN juga berfungsi dalam peningkatan kualitas SDM dengan membiayai peningkatan infrastruktur sekolah yang berkontribusi terhadap peningkatan partisipasi kasar dari seluruh jenjang pendidikan.
Untuk pendidikan tinggi, APBN melalui pemupukan Dana Abadi Pendidikan telah memberikan Beasiswa LPDP kepada 45.496 putra-putri terbaik bangsa, sehingga mampu meraih pendidikan terbaik di berbagai universitas di dalam maupun di luar negeri.
Melalui Anggaran di bidang Kesehatan, APBN menunjang pada sektor kesehatan seperti menurunkan angka prevalensi stunting dari 37,2 persen di tahun 2013 menjadi 21,5 persen pada 2023.
APBN juga berperan meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui penurunan tingkat kemiskinan dari 11,25 persen pada 2014 menjadi single digit 9,36 persen pada 2023.
&quot;Kemiskinan ekstrem turun dari 6,18 persen pada 2014 menjadi 1,12 persen pada 2023,&quot; katanya.
APBN juga Sri Mulyani ingatkan menjadi instrumen pembiayaan penting dalam mendukung peningkatan martabat dan citra Indonesia di mata dunia melalui penyelenggaraan berbagai pertemuan dan event internasional secara sangat sukses seperti Asian Games, Asian Paragames, dan IMF-World Bank Group Annual Meetings pada tahun 2018, Kegiatan Presidensi G20 pada tahun 2022, Piala Dunia U-17, rangkaian kegiatan keketuaan Indonesia di KTT ASEAN, dan kegiatan MotoGP Mandalika pada tahun 2023.
&quot;Capaian-capaian kemajuan ini adalah bagian dari berbagai upaya untuk meraih perbaikan dalam 10 tahun masa pemerintahan,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
