<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PDN Diserang Ransomware, Erick Thohir Wanti-Wanti Keamanan Data di BUMN</title><description>Erick Thohir wanti-wanti keamanan data dan sistem di internal perusahaan pelat merah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/05/320/3030187/pdn-diserang-ransomware-erick-thohir-wanti-wanti-keamanan-data-di-bumn</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/07/05/320/3030187/pdn-diserang-ransomware-erick-thohir-wanti-wanti-keamanan-data-di-bumn"/><item><title>PDN Diserang Ransomware, Erick Thohir Wanti-Wanti Keamanan Data di BUMN</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/05/320/3030187/pdn-diserang-ransomware-erick-thohir-wanti-wanti-keamanan-data-di-bumn</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/07/05/320/3030187/pdn-diserang-ransomware-erick-thohir-wanti-wanti-keamanan-data-di-bumn</guid><pubDate>Jum'at 05 Juli 2024 10:10 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/05/320/3030187/pdn-diserang-ransomware-erick-thohir-wanti-wanti-keamanan-data-di-bumn-ZouWDEvboK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri BUMN Erick Thohir soal PDN Diserang Hacker (Foto: Kementerian BUMN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/05/320/3030187/pdn-diserang-ransomware-erick-thohir-wanti-wanti-keamanan-data-di-bumn-ZouWDEvboK.jpg</image><title>Menteri BUMN Erick Thohir soal PDN Diserang Hacker (Foto: Kementerian BUMN)</title></images><description>
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir wanti-wanti keamanan data dan sistem di internal perusahaan pelat merah. Kekhawatiran ini menyusul adanya serangan ransomware terhadap Pusat Data Nasional (PDN).
Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga menyebut Erick Thohir meminta seluruh perseroan negara agar memperkuat sistem keamanannya.

BACA JUGA:
PMN Jumbo Rp26,7 Triliun Cair untuk BUMN Sakit? Ini Kata Stafsus Erick Thohir

&amp;ldquo;Kita dengan kejadian PDSN ini (diserang ransomware), memang Pak Menteri juga meminta kita semua memperkuat keamanan sistemnya semua,&amp;rdquo; ujar Arya kepada wartawan, ditulis Jumat (5/7/2024).
Menurut Arya, serangan terhadap PDN menjadi peringatan bagi semua pihak, termasuk BUMN. Dia menyebut, keamanan cyber merupakan hal penting yang harus ditingkatkan.

BACA JUGA:
Erick Thohir Copot Direktur Keuangan PTDI

&quot;Apapun ceritanya keamanan siber ini penting dan ini kejadian walaupun kemarin kita tidak kena di BUMN tapi harus jadi peringatan bagi semua untuk memperkuat,&quot; paparnya.
BUMN kaliber seperti PT Pertamina (Persero), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, PT PLN (Persero), dan perseroan lainnya diminta memperkuat sistem dan keamanan cyber.&amp;ldquo;Mau perbankan Pertamina, PLN, Telkom kek, semua diminta memperkuat semua,&amp;rdquo; beber dia.
&amp;ldquo;Backup mandatori lah itu yang harus dilakukan BUMN supaya kalau ada apa apa bisa menggantikan dengan cepat,&quot; lanjut Arya.</description><content:encoded>
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir wanti-wanti keamanan data dan sistem di internal perusahaan pelat merah. Kekhawatiran ini menyusul adanya serangan ransomware terhadap Pusat Data Nasional (PDN).
Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga menyebut Erick Thohir meminta seluruh perseroan negara agar memperkuat sistem keamanannya.

BACA JUGA:
PMN Jumbo Rp26,7 Triliun Cair untuk BUMN Sakit? Ini Kata Stafsus Erick Thohir

&amp;ldquo;Kita dengan kejadian PDSN ini (diserang ransomware), memang Pak Menteri juga meminta kita semua memperkuat keamanan sistemnya semua,&amp;rdquo; ujar Arya kepada wartawan, ditulis Jumat (5/7/2024).
Menurut Arya, serangan terhadap PDN menjadi peringatan bagi semua pihak, termasuk BUMN. Dia menyebut, keamanan cyber merupakan hal penting yang harus ditingkatkan.

BACA JUGA:
Erick Thohir Copot Direktur Keuangan PTDI

&quot;Apapun ceritanya keamanan siber ini penting dan ini kejadian walaupun kemarin kita tidak kena di BUMN tapi harus jadi peringatan bagi semua untuk memperkuat,&quot; paparnya.
BUMN kaliber seperti PT Pertamina (Persero), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, PT PLN (Persero), dan perseroan lainnya diminta memperkuat sistem dan keamanan cyber.&amp;ldquo;Mau perbankan Pertamina, PLN, Telkom kek, semua diminta memperkuat semua,&amp;rdquo; beber dia.
&amp;ldquo;Backup mandatori lah itu yang harus dilakukan BUMN supaya kalau ada apa apa bisa menggantikan dengan cepat,&quot; lanjut Arya.</content:encoded></item></channel></rss>
