<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erick Thohir Tunjuk Prilly Latuconsina Urusi Yayasan BUMN</title><description>BUMN meluncurkan Yayasan BUMN untuk meningkatkan atau memperluas dampak sosial dari eksistensi perusahaan pelat merah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/05/320/3030472/erick-thohir-tunjuk-prilly-latuconsina-urusi-yayasan-bumn</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/07/05/320/3030472/erick-thohir-tunjuk-prilly-latuconsina-urusi-yayasan-bumn"/><item><title>Erick Thohir Tunjuk Prilly Latuconsina Urusi Yayasan BUMN</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/05/320/3030472/erick-thohir-tunjuk-prilly-latuconsina-urusi-yayasan-bumn</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/07/05/320/3030472/erick-thohir-tunjuk-prilly-latuconsina-urusi-yayasan-bumn</guid><pubDate>Jum'at 05 Juli 2024 20:11 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/05/320/3030472/erick-thohir-tunjuk-prilly-latuconsina-urusi-yayasan-bumn-XWb1YpfRcV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Erick Thohir tunjuk Prilly urus yayasan BUMN (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/05/320/3030472/erick-thohir-tunjuk-prilly-latuconsina-urusi-yayasan-bumn-XWb1YpfRcV.jpg</image><title>Erick Thohir tunjuk Prilly urus yayasan BUMN (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8wNS8xLzE4MDM1Mi81L3g4eTB0ZzI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kementerian BUMN meluncurkan Yayasan BUMN untuk meningkatkan atau memperluas dampak sosial dari eksistensi perusahaan pelat merah. Tak tanggung-tanggung, Menteri BUMN Erick Thohir pun menggandeng organisasi nirlaba yang berbasis di Singapura, Temasek Foundation, sebagai mitra strategis Yayasan BUMN.
Bahkan, Erick menunjuk artis cantik Ibu Kota, Prilly Latuconsina, sebagai pengurus inti Yayasan BUMN.

BACA JUGA:
Daftar BUMN yang Dapat PMN Rp26,7 Triliun


&amp;ldquo;Ya alhamdulillah, saya rasa perjalanan dari transformasi BUMN sebagai kementerian terus kita dorong, bagaimana tadi saya sampaikan tidak hanya memastikan sebagai, tentu organisasi atau korporasi yang sehat, yang bisa memberikan fiskal kepada negara, baik pajak baik dividen,&amp;rdquo; ujar Erick saat peluncuran Yayasan BUMN, Jakarta Pusat, Jumat (5/7/2024).
&amp;ldquo;Tetapi juga memastikan menjadi agent of change, jadi sebuah agen pembangunan yang tepat sasaran,&amp;rdquo; paparnya.

BACA JUGA:
PMN Jumbo Rp26,7 Triliun Cair untuk BUMN Sakit? Ini Kata Stafsus Erick Thohir


Erick sendiri tidak memberikan alasan gamblang bergabungnya Prilly Latuconsina ke dalam pengurus Yayasan BUMN. Hanya saja dia menegaskan, anak muda yang punya potensi harus mendapat mentor dan tempat yang baik.
&amp;ldquo;Ya kembali, kita perlu mentoring, anak muda Indonesia perlu mentoring. Ya tidak bisa anak muda Indonesia dilepas begitu saja, tanpa ada mentoring,&amp;rdquo; beber dia.
&amp;ldquo;Karena tentu ya mereka perlu pendampingan, sehingga mereka bisa melakukan sebuah percepatan, tetapi juga melihat wawasan bagaimana yang lebih besar yang bisa mereka juga menjadi tidak justru terjerembab membingungkan tetapi 'oh ini direction-nya' belajar dari apa? Dari figur-figur yang pernah jatuh bangun,&amp;rdquo; jelasnya.
Tak hanya itu, dia memandang perseroan negara harus menjadi solusi  masa depan, salah satu isu masa depan adalah sustainability lingkungan  dan pembangunan manusia.
&amp;ldquo;Nantinya fokus Yayasan BUMN akan mengerucut pada dua topik besar  yang dampaknya sangat signifikan. Pertama adalah isu kesehatan dan yang  kedua adalah isu lingkungan,&quot; tutur dia.
Transformasi di bidang kesehatan fokus pada peningkatan kesehatan  masyarakat,  khususnya kesehatan ibu dan anak hingga kesehatan mental.  Hal ini dilatarbelakangi oleh 6,3 juta anak di Indonesia pada 2020 yang  mengalami stunting, sehingga berdampak negatif pada kemampuan belajar  dan tingginya depresi.
Semantara terkait lingkungan, adanya degradasi lahan yang  mempengaruhi 20 persen lahan. Hal ini menjadi isu tersendiri di bidang  lingkungan dan layak menjadi perhatian bagi Yayasan BUMN.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8wNS8xLzE4MDM1Mi81L3g4eTB0ZzI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kementerian BUMN meluncurkan Yayasan BUMN untuk meningkatkan atau memperluas dampak sosial dari eksistensi perusahaan pelat merah. Tak tanggung-tanggung, Menteri BUMN Erick Thohir pun menggandeng organisasi nirlaba yang berbasis di Singapura, Temasek Foundation, sebagai mitra strategis Yayasan BUMN.
Bahkan, Erick menunjuk artis cantik Ibu Kota, Prilly Latuconsina, sebagai pengurus inti Yayasan BUMN.

BACA JUGA:
Daftar BUMN yang Dapat PMN Rp26,7 Triliun


&amp;ldquo;Ya alhamdulillah, saya rasa perjalanan dari transformasi BUMN sebagai kementerian terus kita dorong, bagaimana tadi saya sampaikan tidak hanya memastikan sebagai, tentu organisasi atau korporasi yang sehat, yang bisa memberikan fiskal kepada negara, baik pajak baik dividen,&amp;rdquo; ujar Erick saat peluncuran Yayasan BUMN, Jakarta Pusat, Jumat (5/7/2024).
&amp;ldquo;Tetapi juga memastikan menjadi agent of change, jadi sebuah agen pembangunan yang tepat sasaran,&amp;rdquo; paparnya.

BACA JUGA:
PMN Jumbo Rp26,7 Triliun Cair untuk BUMN Sakit? Ini Kata Stafsus Erick Thohir


Erick sendiri tidak memberikan alasan gamblang bergabungnya Prilly Latuconsina ke dalam pengurus Yayasan BUMN. Hanya saja dia menegaskan, anak muda yang punya potensi harus mendapat mentor dan tempat yang baik.
&amp;ldquo;Ya kembali, kita perlu mentoring, anak muda Indonesia perlu mentoring. Ya tidak bisa anak muda Indonesia dilepas begitu saja, tanpa ada mentoring,&amp;rdquo; beber dia.
&amp;ldquo;Karena tentu ya mereka perlu pendampingan, sehingga mereka bisa melakukan sebuah percepatan, tetapi juga melihat wawasan bagaimana yang lebih besar yang bisa mereka juga menjadi tidak justru terjerembab membingungkan tetapi 'oh ini direction-nya' belajar dari apa? Dari figur-figur yang pernah jatuh bangun,&amp;rdquo; jelasnya.
Tak hanya itu, dia memandang perseroan negara harus menjadi solusi  masa depan, salah satu isu masa depan adalah sustainability lingkungan  dan pembangunan manusia.
&amp;ldquo;Nantinya fokus Yayasan BUMN akan mengerucut pada dua topik besar  yang dampaknya sangat signifikan. Pertama adalah isu kesehatan dan yang  kedua adalah isu lingkungan,&quot; tutur dia.
Transformasi di bidang kesehatan fokus pada peningkatan kesehatan  masyarakat,  khususnya kesehatan ibu dan anak hingga kesehatan mental.  Hal ini dilatarbelakangi oleh 6,3 juta anak di Indonesia pada 2020 yang  mengalami stunting, sehingga berdampak negatif pada kemampuan belajar  dan tingginya depresi.
Semantara terkait lingkungan, adanya degradasi lahan yang  mempengaruhi 20 persen lahan. Hal ini menjadi isu tersendiri di bidang  lingkungan dan layak menjadi perhatian bagi Yayasan BUMN.</content:encoded></item></channel></rss>
