<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Saham BUMN Karya Kompak Meroket, Ini Penjelasan BEI</title><description>BEI buka suara soal melesatnya harga saham-saham BUMN karya belakangan ini. Misalnya saham PT Wijaya Karya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/10/278/3032443/saham-bumn-karya-kompak-meroket-ini-penjelasan-bei</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/07/10/278/3032443/saham-bumn-karya-kompak-meroket-ini-penjelasan-bei"/><item><title>Saham BUMN Karya Kompak Meroket, Ini Penjelasan BEI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/10/278/3032443/saham-bumn-karya-kompak-meroket-ini-penjelasan-bei</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/07/10/278/3032443/saham-bumn-karya-kompak-meroket-ini-penjelasan-bei</guid><pubDate>Rabu 10 Juli 2024 15:10 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/10/278/3032443/saham-bumn-karya-kompak-meroket-ini-penjelasan-bei-H6k6z6cL6f.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Saham BUMN Karya (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/10/278/3032443/saham-bumn-karya-kompak-meroket-ini-penjelasan-bei-H6k6z6cL6f.jpg</image><title>Saham BUMN Karya (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNy8wOC8xLzE4MjY0My81L3g5MXFzYTI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) buka suara soal melesatnya harga saham-saham BUMN karya belakangan ini. Misalnya saham PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) yang sempat menyentuh auto reject atas (ARA) pada hari Senin (8/7/2024) kemarin.
Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan BEI, Kristian Manullang menyatakan pihaknya terus memantau pergerakan saham-saham tersebut secara real time.

BACA JUGA:
Harga Saham UBC Medical (LABS) Melesat 34,31% di Debut Perdana

&amp;ldquo;Semua saham itu kan kami pantau secara real time. Jadi setiap alert muncul, pastilah kita akan beri peringatan,&amp;rdquo; kata Kristian saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia pada Rabu (10/7/2024).
Ia mengatakan bahwa pihaknya akan memberi peringatan jika ada anomali. Tindakan itu, lanjut Kristian, sebagai bentuk perlindungan investor, bukan untuk melarang pembelian saham tertentu.

BACA JUGA:
180 Saham Hijau, IHSG Hari Dibuka Menguat ke 7.284

&amp;ldquo;Jadi kalau memang ada parameter tertentu yang dilampaui akan kami beri peringatan. Jadi bukan sanksi,&amp;rdquo; imbuh Kristian.Sebagai informasi, saham WIKA tercatat naik 94,44 persen dalam kurun waktu satu bulan terakhir. Kemudian saham PT PP (Persero) Tbk (PTPP) naik 15,79 persen dalam sepekan terakhir, dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) tercatat naik 20,95 persen dalam sebulan terakhir.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNy8wOC8xLzE4MjY0My81L3g5MXFzYTI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) buka suara soal melesatnya harga saham-saham BUMN karya belakangan ini. Misalnya saham PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) yang sempat menyentuh auto reject atas (ARA) pada hari Senin (8/7/2024) kemarin.
Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan BEI, Kristian Manullang menyatakan pihaknya terus memantau pergerakan saham-saham tersebut secara real time.

BACA JUGA:
Harga Saham UBC Medical (LABS) Melesat 34,31% di Debut Perdana

&amp;ldquo;Semua saham itu kan kami pantau secara real time. Jadi setiap alert muncul, pastilah kita akan beri peringatan,&amp;rdquo; kata Kristian saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia pada Rabu (10/7/2024).
Ia mengatakan bahwa pihaknya akan memberi peringatan jika ada anomali. Tindakan itu, lanjut Kristian, sebagai bentuk perlindungan investor, bukan untuk melarang pembelian saham tertentu.

BACA JUGA:
180 Saham Hijau, IHSG Hari Dibuka Menguat ke 7.284

&amp;ldquo;Jadi kalau memang ada parameter tertentu yang dilampaui akan kami beri peringatan. Jadi bukan sanksi,&amp;rdquo; imbuh Kristian.Sebagai informasi, saham WIKA tercatat naik 94,44 persen dalam kurun waktu satu bulan terakhir. Kemudian saham PT PP (Persero) Tbk (PTPP) naik 15,79 persen dalam sepekan terakhir, dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) tercatat naik 20,95 persen dalam sebulan terakhir.</content:encoded></item></channel></rss>
