<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Diserang Ransomware, Erick Thohir Dorong Investigasi Internal demi Perbaikan Tata Kelola PDNS   </title><description>Erick Thohir meminta investigasi audit di PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk usai Server Pusat Data Nasional.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/10/320/3032516/diserang-ransomware-erick-thohir-dorong-investigasi-internal-demi-perbaikan-tata-kelola-pdns</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/07/10/320/3032516/diserang-ransomware-erick-thohir-dorong-investigasi-internal-demi-perbaikan-tata-kelola-pdns"/><item><title>Diserang Ransomware, Erick Thohir Dorong Investigasi Internal demi Perbaikan Tata Kelola PDNS   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/10/320/3032516/diserang-ransomware-erick-thohir-dorong-investigasi-internal-demi-perbaikan-tata-kelola-pdns</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/07/10/320/3032516/diserang-ransomware-erick-thohir-dorong-investigasi-internal-demi-perbaikan-tata-kelola-pdns</guid><pubDate>Rabu 10 Juli 2024 17:15 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/10/320/3032516/diserang-ransomware-erick-thohir-dorong-investigasi-internal-demi-perbaikan-tata-kelola-pdns-Vu9o4uJ8l6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri BUMN Erick Thohir soal PDN Diserang Ransomware (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/10/320/3032516/diserang-ransomware-erick-thohir-dorong-investigasi-internal-demi-perbaikan-tata-kelola-pdns-Vu9o4uJ8l6.jpg</image><title>Menteri BUMN Erick Thohir soal PDN Diserang Ransomware (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNy8wOC8xLzE4MjY0My81L3g5MXFzYTI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meminta investigasi audit di PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk usai Server Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) diserang ransomware.
BUMN di sektor telekomunikasi ini mencuri perhatian Komisi I DPR RI saat rapat kerja (raker) bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) pada, Kamis (27/6/2024). Saat itu legislatif mengklaim ada kelalaian pegawai Telkom yang mengakibatkan PDN sementara di Surabaya diretas.

BACA JUGA:
500 Karyawan BUMN Tekstil Dirumahkan dan Kena PHK, Erick Thohir Buka Suara

Menanggapi hal tersebut, Erick menegaskan tetap mendorong kebijakan pemerintah untuk mengoreksi pihak yang dipandang tidak kompeten. Meski masih indikasi, dia mendukung adanya audit investigasi di internal Telkom.
&amp;ldquo;Saya mendukung kebijakan yang dipakai Pak Hadi untuk mengoreksi semua pihak yang tidak kompeten. Kan baru indikasi, saya mendorong yang namanya investigasi audit,&amp;rdquo; ujar Erick saat ditemui di kawasan Kota Tua Jakarta, Rabu (10/7/2024).

BACA JUGA:
Beli BBM Subsidi Dibatasi Mulai 17 Agustus 2024, Erick Thohir Tak Ingin Orang Kaya Konsumsi Pertalite

Dia memastikan bakal mencopot pihak tertentu di Telkom, jika dugaan bisa dibuktikan kebenarannya. Aksi pembersihan individu yang korup atau individu yang tidak baik di perseroan negara lain pun terus dilakukan.Diserang Ransomware, Erick Thohir Dorong Investigasi Internal demi Perbaikan Tata Kelola PDNS

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meminta investigasi audit di PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk usai Server Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) diserang ransomware.
BUMN di sektor telekomunikasi ini mencuri perhatian Komisi I DPR RI saat rapat kerja (raker) bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) pada, Kamis (27/6/2024). Saat itu legislatif mengklaim ada kelalaian pegawai Telkom yang mengakibatkan PDN sementara di Surabaya diretas.
Menanggapi hal tersebut, Erick menegaskan tetap mendorong kebijakan pemerintah untuk mengoreksi pihak yang dipandang tidak kompeten. Meski masih indikasi, dia mendukung adanya audit investigasi di internal Telkom.
&amp;ldquo;Saya mendukung kebijakan yang dipakai Pak Hadi untuk mengoreksi semua pihak yang tidak kompeten. Kan baru indikasi, saya mendorong yang namanya investigasi audit,&amp;rdquo; ujar Erick saat ditemui di kawasan Kota Tua Jakarta, Rabu (10/7/2024).
Dia memastikan bakal mencopot pihak tertentu di Telkom, jika dugaan bisa dibuktikan kebenarannya. Aksi pembersihan individu yang korup atau individu yang tidak baik di perseroan negara lain pun terus dilakukan.
&amp;ldquo;Dan itu sesuai arahan Presiden, Pak Budi Ari sudah melakukan. Yang pasti, kita mendukung kalau ada yang tidak kompeten, ya kita copot juga,&amp;rdquo; paparnya.
&amp;ldquo;Tapi saya tidak mau berpolemik politik, saya bukan orang politik, saya orang profesional. Mendorong pembersihan individu yang korup atau individu yang tidak baik, ya kita dorong,&amp;rdquo; jelas dia.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNy8wOC8xLzE4MjY0My81L3g5MXFzYTI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meminta investigasi audit di PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk usai Server Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) diserang ransomware.
BUMN di sektor telekomunikasi ini mencuri perhatian Komisi I DPR RI saat rapat kerja (raker) bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) pada, Kamis (27/6/2024). Saat itu legislatif mengklaim ada kelalaian pegawai Telkom yang mengakibatkan PDN sementara di Surabaya diretas.

BACA JUGA:
500 Karyawan BUMN Tekstil Dirumahkan dan Kena PHK, Erick Thohir Buka Suara

Menanggapi hal tersebut, Erick menegaskan tetap mendorong kebijakan pemerintah untuk mengoreksi pihak yang dipandang tidak kompeten. Meski masih indikasi, dia mendukung adanya audit investigasi di internal Telkom.
&amp;ldquo;Saya mendukung kebijakan yang dipakai Pak Hadi untuk mengoreksi semua pihak yang tidak kompeten. Kan baru indikasi, saya mendorong yang namanya investigasi audit,&amp;rdquo; ujar Erick saat ditemui di kawasan Kota Tua Jakarta, Rabu (10/7/2024).

BACA JUGA:
Beli BBM Subsidi Dibatasi Mulai 17 Agustus 2024, Erick Thohir Tak Ingin Orang Kaya Konsumsi Pertalite

Dia memastikan bakal mencopot pihak tertentu di Telkom, jika dugaan bisa dibuktikan kebenarannya. Aksi pembersihan individu yang korup atau individu yang tidak baik di perseroan negara lain pun terus dilakukan.Diserang Ransomware, Erick Thohir Dorong Investigasi Internal demi Perbaikan Tata Kelola PDNS

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meminta investigasi audit di PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk usai Server Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) diserang ransomware.
BUMN di sektor telekomunikasi ini mencuri perhatian Komisi I DPR RI saat rapat kerja (raker) bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) pada, Kamis (27/6/2024). Saat itu legislatif mengklaim ada kelalaian pegawai Telkom yang mengakibatkan PDN sementara di Surabaya diretas.
Menanggapi hal tersebut, Erick menegaskan tetap mendorong kebijakan pemerintah untuk mengoreksi pihak yang dipandang tidak kompeten. Meski masih indikasi, dia mendukung adanya audit investigasi di internal Telkom.
&amp;ldquo;Saya mendukung kebijakan yang dipakai Pak Hadi untuk mengoreksi semua pihak yang tidak kompeten. Kan baru indikasi, saya mendorong yang namanya investigasi audit,&amp;rdquo; ujar Erick saat ditemui di kawasan Kota Tua Jakarta, Rabu (10/7/2024).
Dia memastikan bakal mencopot pihak tertentu di Telkom, jika dugaan bisa dibuktikan kebenarannya. Aksi pembersihan individu yang korup atau individu yang tidak baik di perseroan negara lain pun terus dilakukan.
&amp;ldquo;Dan itu sesuai arahan Presiden, Pak Budi Ari sudah melakukan. Yang pasti, kita mendukung kalau ada yang tidak kompeten, ya kita copot juga,&amp;rdquo; paparnya.
&amp;ldquo;Tapi saya tidak mau berpolemik politik, saya bukan orang politik, saya orang profesional. Mendorong pembersihan individu yang korup atau individu yang tidak baik, ya kita dorong,&amp;rdquo; jelas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
