<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kabar Duka, Ibu Miliarder Tahir Meninggal Dunia</title><description>Dato Sri Tahir. Ibunda Lina Sindawaty dikabarkan meninggal dunia pada hari ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/10/320/3032532/kabar-duka-ibu-miliarder-tahir-meninggal-dunia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/07/10/320/3032532/kabar-duka-ibu-miliarder-tahir-meninggal-dunia"/><item><title>Kabar Duka, Ibu Miliarder Tahir Meninggal Dunia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/10/320/3032532/kabar-duka-ibu-miliarder-tahir-meninggal-dunia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/07/10/320/3032532/kabar-duka-ibu-miliarder-tahir-meninggal-dunia</guid><pubDate>Rabu 10 Juli 2024 17:51 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/10/320/3032532/kabar-duka-ibu-miliarder-tahir-meninggal-dunia-0c8gnX7qTf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ibu Miliader Tahir Meninggal Dunia (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/10/320/3032532/kabar-duka-ibu-miliarder-tahir-meninggal-dunia-0c8gnX7qTf.jpg</image><title>Ibu Miliader Tahir Meninggal Dunia (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNy8wOS82LzE4MjY2Ny81L3g5MXQ4c2s=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kabar duka datang dari konglomerat pendiri Mayapada Group, Dato Sri Tahir. Ibunda Lina Sindawaty dikabarkan meninggal dunia pada hari ini, Rabu (10/7/2024).
Berdasarkan informasi yang diterima MNC Portal, mendiang wafat pada pukul 00.30 WIB. Pihak keluarga yang berduka turut mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas dukungan dan doa yang diberikan.

BACA JUGA:
5 Fakta Tarif Listrik Industri dan Orang Kaya Naik

&quot;Kami yang berduka mengucapkan terima kasih atas semua dukungan dan doa. Jadwal semayam akan diinfokan menyusul,&amp;rdquo; tulis keterangan berita duka tersebut.
Perlu diketahui, mendiang Lina Sindawaty meninggalkan tiga orang anak yakni Dato&amp;rsquo; Sri Prof. Dr. Tahir, Elizabeth Sindawati dan Margaret Sindawati.

BACA JUGA:
Luhut Mau Bangun Family Office di Bali dan IKN, Tarik Orang Kaya ke RI

Kabar belasungkawa juga turut disampaikan oleh pengacara kondang Hotman Paris Hutapea melalui akun Instagram resminya @hotmanparisofficial.&amp;ldquo;Berita duka cita, telah meninggal dengan tenang tadi malam, ibu kandung dari Prof. Dr. Dato Sri Tahir, bos dan pemilik dari Mayapada Group,&amp;rdquo; kata Hotman.
&amp;ldquo;Kepada sahabat dan juga klien saya, Prof. Dr. Dato Sri Tahir, saya Hotman Paris mengucapkan turut berduka cita,&amp;rdquo; tutupnya.
Tahir merupakan orang terkaya ke-9 di Indonesia atau ke-682 secara global.
Bisnis keluarga Tahir mencakup PT Bank Mayapada International Tbk (MAYA), dan PT Sejahtera Anugrahjaya Tbk (SRAJ) atau yang dikenal dengan Mayapada Hospital.
Kemudian ada PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA), dan selanjutnya ada usaha properti yakni PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO).
Keempat perusahaan tersebut merupakan perusahaan go public, atau tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Bank Mayapada merupakan perusahaan kedua keluarga Tahir yang go public pada tahun 1997. Sementara perusahaan rumah sakit milik keluarga Tahir, RS Mayapada tercatat di BEI pada April 2011.
Keluarga Tahir juga memiliki usaha properti lewat MPRO yang listing di BEI pada Oktober 2018, dan juga bisnis pariwisata SONA yang merupakan perusahaan pertama keluarga Tahir yang tercatat di BEI, yakni pada Juli 1992.
</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNy8wOS82LzE4MjY2Ny81L3g5MXQ4c2s=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kabar duka datang dari konglomerat pendiri Mayapada Group, Dato Sri Tahir. Ibunda Lina Sindawaty dikabarkan meninggal dunia pada hari ini, Rabu (10/7/2024).
Berdasarkan informasi yang diterima MNC Portal, mendiang wafat pada pukul 00.30 WIB. Pihak keluarga yang berduka turut mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas dukungan dan doa yang diberikan.

BACA JUGA:
5 Fakta Tarif Listrik Industri dan Orang Kaya Naik

&quot;Kami yang berduka mengucapkan terima kasih atas semua dukungan dan doa. Jadwal semayam akan diinfokan menyusul,&amp;rdquo; tulis keterangan berita duka tersebut.
Perlu diketahui, mendiang Lina Sindawaty meninggalkan tiga orang anak yakni Dato&amp;rsquo; Sri Prof. Dr. Tahir, Elizabeth Sindawati dan Margaret Sindawati.

BACA JUGA:
Luhut Mau Bangun Family Office di Bali dan IKN, Tarik Orang Kaya ke RI

Kabar belasungkawa juga turut disampaikan oleh pengacara kondang Hotman Paris Hutapea melalui akun Instagram resminya @hotmanparisofficial.&amp;ldquo;Berita duka cita, telah meninggal dengan tenang tadi malam, ibu kandung dari Prof. Dr. Dato Sri Tahir, bos dan pemilik dari Mayapada Group,&amp;rdquo; kata Hotman.
&amp;ldquo;Kepada sahabat dan juga klien saya, Prof. Dr. Dato Sri Tahir, saya Hotman Paris mengucapkan turut berduka cita,&amp;rdquo; tutupnya.
Tahir merupakan orang terkaya ke-9 di Indonesia atau ke-682 secara global.
Bisnis keluarga Tahir mencakup PT Bank Mayapada International Tbk (MAYA), dan PT Sejahtera Anugrahjaya Tbk (SRAJ) atau yang dikenal dengan Mayapada Hospital.
Kemudian ada PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA), dan selanjutnya ada usaha properti yakni PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO).
Keempat perusahaan tersebut merupakan perusahaan go public, atau tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Bank Mayapada merupakan perusahaan kedua keluarga Tahir yang go public pada tahun 1997. Sementara perusahaan rumah sakit milik keluarga Tahir, RS Mayapada tercatat di BEI pada April 2011.
Keluarga Tahir juga memiliki usaha properti lewat MPRO yang listing di BEI pada Oktober 2018, dan juga bisnis pariwisata SONA yang merupakan perusahaan pertama keluarga Tahir yang tercatat di BEI, yakni pada Juli 1992.
</content:encoded></item></channel></rss>
