<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sulap Lahan Tak Produktif, Ini Cara RI Perkuat Ketahanan Pangan</title><description>Pemerintah bergerak cepat untuk memperkuat ketahanan pangan demi terwujudnya Indonesia menjadi lumbung pangan dunia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/10/320/3032587/sulap-lahan-tak-produktif-ini-cara-ri-perkuat-ketahanan-pangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/07/10/320/3032587/sulap-lahan-tak-produktif-ini-cara-ri-perkuat-ketahanan-pangan"/><item><title>Sulap Lahan Tak Produktif, Ini Cara RI Perkuat Ketahanan Pangan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/10/320/3032587/sulap-lahan-tak-produktif-ini-cara-ri-perkuat-ketahanan-pangan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/07/10/320/3032587/sulap-lahan-tak-produktif-ini-cara-ri-perkuat-ketahanan-pangan</guid><pubDate>Rabu 10 Juli 2024 19:06 WIB</pubDate><dc:creator>Farida Syifa Anandita</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/10/320/3032587/sulap-lahan-tak-produktif-ini-cara-ri-perkuat-ketahanan-pangan-13pLtKpNYf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ini Cara RI Perkuat Ketahanan Pangan </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/10/320/3032587/sulap-lahan-tak-produktif-ini-cara-ri-perkuat-ketahanan-pangan-13pLtKpNYf.jpg</image><title>Ini Cara RI Perkuat Ketahanan Pangan </title></images><description>JAKARTA - Pemerintah bergerak cepat untuk memperkuat ketahanan pangan demi terwujudnya Indonesia menjadi lumbung pangan dunia. Salah satunya melalui Mina Padi.

Mina padi adalah suatu bentuk usaha tani gabungan yang memanfaatkan genangan air sawah yang tengah ditanami padi sebagai kolam untuk budidaya yang memaksimalkan hasil tanah sawah. Mina padi dengan demikian meningkatkan efisiensi lahan karena satu lahan menjadi sarana untuk budidaya dua komoditas pertanian sekaligus.

BACA JUGA:Tingkatkan Produksi Pangan, Ketua Komisi IV DPR Puji Kinerja Mentan Amran&amp;nbsp;


Produktivitas sawah diyakini akan meningkatkan produksi ikan secara organik dan ramah lingkungan, baik dari padi yang dihasilkan maupun hasil panen dari ikan. Selain itu, Mina Padi juga dipercaya akan mencegah dan menahan laju alih fungsi lahan pangan menjadi lahan non-pangan. Mina padi pun diharapkan menjadi kegiatan yang dapat menyerap tenaga kerja bersifat padat karya sehingga mampu mencegah urbanisasi.

Sebagai contoh, Mina Padi dilakukan di Dusun III Talang Andong, Desa Sungai Rebo, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Hal ini dikarenakan rendahnya produksi padi karena terpengaruh kondisi pasang surut air dan memiliki lahan yang tidak produktif. Tak hanya itu, musim tanam hanya sekali dalam setahun, alat pertanian yang sederhana, serta terbatasnya pemasaran produk pertanian tidak mampu mendukung peningkatan  kesejahteraan masyarakat setempat, terutama para petani.

Pengembangan program ini bekerja sama dengan Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang. Dosen Unsri Yulian Junaidi yang menjadi tenaga pendamping Kelompok Tani Bina Berkah mengatakan bersama timnya berupaya membantu mengolah lahan Dusun III Talang Andong secara maksimal agar bisa menjadi sumber penghasilan utama masyarakat setempat.

&amp;ldquo;Selain mengembangkan Program Mina Padi, kami akan membantu masyarakat mengolah hasil pertanian dan peternakan menjadi berbagai makanan olahan yang bisa memberi nilai tambah, ujar tenaga pendamping kelompok tani itu,&amp;rdquo; katanya dalam keterangannya, Jakarta, Rabu (10/7/2024).

BACA JUGA:Jokowi Harap Pompanisasi Tingkatkan Produktivitas Pertanian di Bantaeng&amp;nbsp;


Sejak November 2022, Kelompok Tani Bina Berkah memulai pengembangan pertanian dan perikanan terintegrasi atau mina padi seluas 1,5 hektare di Dusun III Talang Andong, yang termasuk dalam lokasi ring satu Kilang Plaju.

Di lokasi yang sepanjang tahun tergenang air itu dikembangkan penanaman padi terapung, ternak bebek petelur, budi daya ikan patin dan nila. Kemudian dikembangkan rumah pembibitan tanaman sayuran, serta pembuatan pupuk kompos dan pupuk cair yang memanfaatkan bahan baku yang ada di sekitar lokasi seperti enceng gondok dan sekam padi, serta pembuatan pakan ternak.



&amp;ldquo;Kami memutuskan untuk melakukan edukasi pembatan olahan pangan, edukasi pertanian dan pembuatan kompos, penangkaran bebek, hidroponik, dan lain-lain,&amp;rdquo; tambah Area Manager Communication, Relations &amp;amp; CSR Kilang Pertamina Plaju Siti Rachmi Indahsari.



Pada 2024, program akan fokus pada pengembangan akses pasar selain perluasan demplot mina padi. Produk olahan yang dihasilkan kelompok akan disertifikasi. Selain itu, anggota kelompok akan mendapatkan pelatihan pemasaran online, pengolahan keuangan, dan dasar-dasar perkoperasian.



&amp;ldquo;Di akhir program pada 2025, diharapkan sudah ada pengembangan dan sosialisasi pertanian terintegrasi di luar kelompok binaan, pembentukan pusat kegiatan edukasi pertanian, dan terbektuknya kelembagaan koperasi pertanian dan produksi pangan,&amp;rdquo; tutur Rachmi.



Pemerintah berharap Program Mina Padi bisa berkembang dengan baik. Di lokasi program ini juga didorong menjadi desa wisata serta edukasi pertanian dan peternakan. Program Mina Padi tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat, karena lahan yang selama ini tidak produktif mulai memberikan hasil dan bisa dijadikan sumber penghasilan.



Melalui berbagai upaya peningkatan produksi padi dan bahan pangan lainnya, diharapkan bisa menyukseskan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP), memperkuat ketahanan pangan nasional, dan mendukung terwujudnya Indonesia menjadi lumbung pangan dunia.

</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah bergerak cepat untuk memperkuat ketahanan pangan demi terwujudnya Indonesia menjadi lumbung pangan dunia. Salah satunya melalui Mina Padi.

Mina padi adalah suatu bentuk usaha tani gabungan yang memanfaatkan genangan air sawah yang tengah ditanami padi sebagai kolam untuk budidaya yang memaksimalkan hasil tanah sawah. Mina padi dengan demikian meningkatkan efisiensi lahan karena satu lahan menjadi sarana untuk budidaya dua komoditas pertanian sekaligus.

BACA JUGA:Tingkatkan Produksi Pangan, Ketua Komisi IV DPR Puji Kinerja Mentan Amran&amp;nbsp;


Produktivitas sawah diyakini akan meningkatkan produksi ikan secara organik dan ramah lingkungan, baik dari padi yang dihasilkan maupun hasil panen dari ikan. Selain itu, Mina Padi juga dipercaya akan mencegah dan menahan laju alih fungsi lahan pangan menjadi lahan non-pangan. Mina padi pun diharapkan menjadi kegiatan yang dapat menyerap tenaga kerja bersifat padat karya sehingga mampu mencegah urbanisasi.

Sebagai contoh, Mina Padi dilakukan di Dusun III Talang Andong, Desa Sungai Rebo, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Hal ini dikarenakan rendahnya produksi padi karena terpengaruh kondisi pasang surut air dan memiliki lahan yang tidak produktif. Tak hanya itu, musim tanam hanya sekali dalam setahun, alat pertanian yang sederhana, serta terbatasnya pemasaran produk pertanian tidak mampu mendukung peningkatan  kesejahteraan masyarakat setempat, terutama para petani.

Pengembangan program ini bekerja sama dengan Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang. Dosen Unsri Yulian Junaidi yang menjadi tenaga pendamping Kelompok Tani Bina Berkah mengatakan bersama timnya berupaya membantu mengolah lahan Dusun III Talang Andong secara maksimal agar bisa menjadi sumber penghasilan utama masyarakat setempat.

&amp;ldquo;Selain mengembangkan Program Mina Padi, kami akan membantu masyarakat mengolah hasil pertanian dan peternakan menjadi berbagai makanan olahan yang bisa memberi nilai tambah, ujar tenaga pendamping kelompok tani itu,&amp;rdquo; katanya dalam keterangannya, Jakarta, Rabu (10/7/2024).

BACA JUGA:Jokowi Harap Pompanisasi Tingkatkan Produktivitas Pertanian di Bantaeng&amp;nbsp;


Sejak November 2022, Kelompok Tani Bina Berkah memulai pengembangan pertanian dan perikanan terintegrasi atau mina padi seluas 1,5 hektare di Dusun III Talang Andong, yang termasuk dalam lokasi ring satu Kilang Plaju.

Di lokasi yang sepanjang tahun tergenang air itu dikembangkan penanaman padi terapung, ternak bebek petelur, budi daya ikan patin dan nila. Kemudian dikembangkan rumah pembibitan tanaman sayuran, serta pembuatan pupuk kompos dan pupuk cair yang memanfaatkan bahan baku yang ada di sekitar lokasi seperti enceng gondok dan sekam padi, serta pembuatan pakan ternak.



&amp;ldquo;Kami memutuskan untuk melakukan edukasi pembatan olahan pangan, edukasi pertanian dan pembuatan kompos, penangkaran bebek, hidroponik, dan lain-lain,&amp;rdquo; tambah Area Manager Communication, Relations &amp;amp; CSR Kilang Pertamina Plaju Siti Rachmi Indahsari.



Pada 2024, program akan fokus pada pengembangan akses pasar selain perluasan demplot mina padi. Produk olahan yang dihasilkan kelompok akan disertifikasi. Selain itu, anggota kelompok akan mendapatkan pelatihan pemasaran online, pengolahan keuangan, dan dasar-dasar perkoperasian.



&amp;ldquo;Di akhir program pada 2025, diharapkan sudah ada pengembangan dan sosialisasi pertanian terintegrasi di luar kelompok binaan, pembentukan pusat kegiatan edukasi pertanian, dan terbektuknya kelembagaan koperasi pertanian dan produksi pangan,&amp;rdquo; tutur Rachmi.



Pemerintah berharap Program Mina Padi bisa berkembang dengan baik. Di lokasi program ini juga didorong menjadi desa wisata serta edukasi pertanian dan peternakan. Program Mina Padi tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat, karena lahan yang selama ini tidak produktif mulai memberikan hasil dan bisa dijadikan sumber penghasilan.



Melalui berbagai upaya peningkatan produksi padi dan bahan pangan lainnya, diharapkan bisa menyukseskan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP), memperkuat ketahanan pangan nasional, dan mendukung terwujudnya Indonesia menjadi lumbung pangan dunia.

</content:encoded></item></channel></rss>
