<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erick Thohir: Gen Z RI Masih Bergantung Orangtua, di Luar Negeri Bisa Beli Rumah</title><description>Erick Thohir menyatakan generasi Z atau Gen Z di luar negeri bisa menopang hidup ekonominya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/10/470/3032553/erick-thohir-gen-z-ri-masih-bergantung-orangtua-di-luar-negeri-bisa-beli-rumah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/07/10/470/3032553/erick-thohir-gen-z-ri-masih-bergantung-orangtua-di-luar-negeri-bisa-beli-rumah"/><item><title>Erick Thohir: Gen Z RI Masih Bergantung Orangtua, di Luar Negeri Bisa Beli Rumah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/10/470/3032553/erick-thohir-gen-z-ri-masih-bergantung-orangtua-di-luar-negeri-bisa-beli-rumah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/07/10/470/3032553/erick-thohir-gen-z-ri-masih-bergantung-orangtua-di-luar-negeri-bisa-beli-rumah</guid><pubDate>Rabu 10 Juli 2024 18:19 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/10/470/3032553/erick-thohir-gen-z-ri-masih-bergantung-orangtua-di-luar-negeri-bisa-beli-rumah-liTS2wEXLF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gen Z Beli Rumah. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/10/470/3032553/erick-thohir-gen-z-ri-masih-bergantung-orangtua-di-luar-negeri-bisa-beli-rumah-liTS2wEXLF.jpg</image><title>Gen Z Beli Rumah. (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNy8wMy8xLzE4MjQ2MS81L3g5MWZsODI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyatakan generasi Z atau Gen Z di luar negeri bisa menopang hidup ekonominya. Mereka dapat membeli rumah untuk diri sendiri.
Bahkan, banyak dari Gen Z memilih menjadi pengusaha baru di berbagai sektor bisnis.  Kesuksesan generasi yang lahir dan tumbuh di era digital ini berdasarkan data-data yang diperoleh Erick Thohir.

BACA JUGA:
Diserang Ransomware, Erick Thohir Dorong Investigasi Internal demi Perbaikan Tata Kelola PDNS&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&amp;ldquo;Dari data-data kita bisa lihat Gen Z yang hari ini comparable dengan yang ada di luar negeri, GenZ yang hari ini comparable dengan yang ada di luar negeri,&amp;rdquo; ujar Erick saat ditemui di kawasan Kota Tua Jakarta, Rabu (10/7/2024).
&amp;ldquo;Gen Z yang di luar negeri itu sudah bisa menopang hidup ekonominya sendiri, bahkan banyak yang menjadi pengusaha-pengusaha baru,&amp;rdquo; paparnya.

BACA JUGA:
500 Karyawan BUMN Tekstil Dirumahkan dan Kena PHK, Erick Thohir Buka Suara

Berbanding terbalik yang hidup di negara lain, Erick mengatakan Gen Z di Indonesia belum mandiri alias masih bergantung hidup terhadap keluarga atau orang tua mereka.&amp;ldquo;Nah, di Indonesia kita bisa lihat Gen Z kita masih tergantung dengan orang tua,&amp;rdquo; beber dia.
Lelaki yang juga menjabat sebagai Ketua PSSI itu memang mendorong peningkatan literasi digital bagi generasi muda. Millenial dan Gen Z menduduki peringkat ke-2 kelompok pengguna internet terbesar di Indonesia.
Di lain sisi, dia menekan potensi ekonomi digital di Tanah Air yang diperkirakan mencapai Rp 4.500 triliun di tahun 2030-an dan menjadi terbesar di Asia Tenggara (ASEAN).
&amp;ldquo;Seperti yang saya sampaikan tadi bahwa Indonesia mempunyai potensi ekonomi yang luar biasa. Tadi saya bilang digital ekonomi kita itu marketnya Rp4.500 triliun di tahun 2030-an. Terbesar di Asia Tenggara,&amp;rdquo; ucapnya.
&amp;ldquo;Dan ekonomi kita sudah UDD3,3 triliun waktu itu, mungkin nomor 15 atau 14, saya lupa, di dunia,&amp;rdquo; jelas dia.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNy8wMy8xLzE4MjQ2MS81L3g5MWZsODI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyatakan generasi Z atau Gen Z di luar negeri bisa menopang hidup ekonominya. Mereka dapat membeli rumah untuk diri sendiri.
Bahkan, banyak dari Gen Z memilih menjadi pengusaha baru di berbagai sektor bisnis.  Kesuksesan generasi yang lahir dan tumbuh di era digital ini berdasarkan data-data yang diperoleh Erick Thohir.

BACA JUGA:
Diserang Ransomware, Erick Thohir Dorong Investigasi Internal demi Perbaikan Tata Kelola PDNS&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&amp;ldquo;Dari data-data kita bisa lihat Gen Z yang hari ini comparable dengan yang ada di luar negeri, GenZ yang hari ini comparable dengan yang ada di luar negeri,&amp;rdquo; ujar Erick saat ditemui di kawasan Kota Tua Jakarta, Rabu (10/7/2024).
&amp;ldquo;Gen Z yang di luar negeri itu sudah bisa menopang hidup ekonominya sendiri, bahkan banyak yang menjadi pengusaha-pengusaha baru,&amp;rdquo; paparnya.

BACA JUGA:
500 Karyawan BUMN Tekstil Dirumahkan dan Kena PHK, Erick Thohir Buka Suara

Berbanding terbalik yang hidup di negara lain, Erick mengatakan Gen Z di Indonesia belum mandiri alias masih bergantung hidup terhadap keluarga atau orang tua mereka.&amp;ldquo;Nah, di Indonesia kita bisa lihat Gen Z kita masih tergantung dengan orang tua,&amp;rdquo; beber dia.
Lelaki yang juga menjabat sebagai Ketua PSSI itu memang mendorong peningkatan literasi digital bagi generasi muda. Millenial dan Gen Z menduduki peringkat ke-2 kelompok pengguna internet terbesar di Indonesia.
Di lain sisi, dia menekan potensi ekonomi digital di Tanah Air yang diperkirakan mencapai Rp 4.500 triliun di tahun 2030-an dan menjadi terbesar di Asia Tenggara (ASEAN).
&amp;ldquo;Seperti yang saya sampaikan tadi bahwa Indonesia mempunyai potensi ekonomi yang luar biasa. Tadi saya bilang digital ekonomi kita itu marketnya Rp4.500 triliun di tahun 2030-an. Terbesar di Asia Tenggara,&amp;rdquo; ucapnya.
&amp;ldquo;Dan ekonomi kita sudah UDD3,3 triliun waktu itu, mungkin nomor 15 atau 14, saya lupa, di dunia,&amp;rdquo; jelas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
