<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wall Street Menguat, Saham Nvidia Bawa Nasdaq dan S&amp;P 500 Cetak Rekor</title><description>Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Rabu (10/7/2024) waktu setempat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/11/278/3032724/wall-street-menguat-saham-nvidia-bawa-nasdaq-dan-s-p-500-cetak-rekor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/07/11/278/3032724/wall-street-menguat-saham-nvidia-bawa-nasdaq-dan-s-p-500-cetak-rekor"/><item><title>Wall Street Menguat, Saham Nvidia Bawa Nasdaq dan S&amp;P 500 Cetak Rekor</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/11/278/3032724/wall-street-menguat-saham-nvidia-bawa-nasdaq-dan-s-p-500-cetak-rekor</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/07/11/278/3032724/wall-street-menguat-saham-nvidia-bawa-nasdaq-dan-s-p-500-cetak-rekor</guid><pubDate>Kamis 11 Juli 2024 07:22 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/11/278/3032724/wall-street-menguat-saham-nvidia-bawa-nasdaq-dan-s-p-500-cetak-rekor-y9DYQBE25p.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bursa saham Wall Street ditutup menguat (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/11/278/3032724/wall-street-menguat-saham-nvidia-bawa-nasdaq-dan-s-p-500-cetak-rekor-y9DYQBE25p.jpg</image><title>Bursa saham Wall Street ditutup menguat (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xNi80LzE2MDg5Ny81L3g4ajZtNmo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Rabu (10/7/2024) waktu setempat. Adapun penguatan didorong oleh kenaikan saham Nvidia dan saham-saham unggulan Wall Street lainnya menjelang data inflasi dan laporan laba kuartalan yang akan dirilis minggu ini.
Mengutip Reuters, S&amp;amp;P 500 naik 1,02% untuk mengakhiri sesi di 5.633,91 poin. Nasdaq naik 1,18% menjadi 18.647,45 poin, sementara Dow Jones Industrial Average naik 1,09% menjadi 39.721,36 poin.

BACA JUGA:
Wall Street Menguat, Indeks S&amp;amp;P 500 dan Nasdaq Catat Rekor Tertinggi


S&amp;amp;P 500 kini telah naik 18% pada tahun 2024, dan Nasdaq naik 24%. Pencapaian ini adalah rekor penutupan tertinggi ketujuh berturut-turut Nasdaq dan keenam berturut-turut S&amp;amp;P 500.
S&amp;amp;P 500 melewati 5.600 untuk pertama kalinya setelah Ketua Federal Reserve Jerome Powell memicu ekspektasi untuk pemotongan suku bunga pada bulan September.
Powell mengatakan dalam kesaksiannya di Kongres pada hari kedua bahwa ia belum siap untuk menyimpulkan bahwa inflasi bergerak turun secara berkelanjutan hingga 2%, meskipun ia menyatakan &quot;sedikit keyakinan akan hal itu&quot;.

BACA JUGA:
Wall Street Beragam, Investor Menanti Data Inflasi AS


Indeks semikonduktor Philadelphia (.SOX) melonjak 2,4% ke rekor tertinggi setelah produsen kontrak Taiwan Semiconductor Manufacturing Co membukukan pendapatan kuartalan yang kuat.
&quot;Laporan TSMC mendukung narasi AI, sehingga lebih dari apapun hari ini merupakan titik data yang cukup penting,&quot; kata Thomas Martin, manajer portofolio senior di Globalt Investments di Atlanta.
Micron Technology (MU.O) melonjak 4%, Nvidia (NVDA.O) naik 2,7% dan Advanced Micro Devices (AMD.O) naik 3,9%.
Apple (AAPL.O) naik 1,9% ke rekor tertinggi, mengangkat nilai pasar sahamnya menjadi USD3,6 triliun.
Dengan hanya segelintir saham berkapitalisasi besar yang memicu reli  Wall Street tahun ini, beberapa investor khawatir tentang potensi aksi  jual jika laba perusahaan-perusahaan tersebut gagal memenuhi ekspektasi  tinggi.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xNi80LzE2MDg5Ny81L3g4ajZtNmo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Rabu (10/7/2024) waktu setempat. Adapun penguatan didorong oleh kenaikan saham Nvidia dan saham-saham unggulan Wall Street lainnya menjelang data inflasi dan laporan laba kuartalan yang akan dirilis minggu ini.
Mengutip Reuters, S&amp;amp;P 500 naik 1,02% untuk mengakhiri sesi di 5.633,91 poin. Nasdaq naik 1,18% menjadi 18.647,45 poin, sementara Dow Jones Industrial Average naik 1,09% menjadi 39.721,36 poin.

BACA JUGA:
Wall Street Menguat, Indeks S&amp;amp;P 500 dan Nasdaq Catat Rekor Tertinggi


S&amp;amp;P 500 kini telah naik 18% pada tahun 2024, dan Nasdaq naik 24%. Pencapaian ini adalah rekor penutupan tertinggi ketujuh berturut-turut Nasdaq dan keenam berturut-turut S&amp;amp;P 500.
S&amp;amp;P 500 melewati 5.600 untuk pertama kalinya setelah Ketua Federal Reserve Jerome Powell memicu ekspektasi untuk pemotongan suku bunga pada bulan September.
Powell mengatakan dalam kesaksiannya di Kongres pada hari kedua bahwa ia belum siap untuk menyimpulkan bahwa inflasi bergerak turun secara berkelanjutan hingga 2%, meskipun ia menyatakan &quot;sedikit keyakinan akan hal itu&quot;.

BACA JUGA:
Wall Street Beragam, Investor Menanti Data Inflasi AS


Indeks semikonduktor Philadelphia (.SOX) melonjak 2,4% ke rekor tertinggi setelah produsen kontrak Taiwan Semiconductor Manufacturing Co membukukan pendapatan kuartalan yang kuat.
&quot;Laporan TSMC mendukung narasi AI, sehingga lebih dari apapun hari ini merupakan titik data yang cukup penting,&quot; kata Thomas Martin, manajer portofolio senior di Globalt Investments di Atlanta.
Micron Technology (MU.O) melonjak 4%, Nvidia (NVDA.O) naik 2,7% dan Advanced Micro Devices (AMD.O) naik 3,9%.
Apple (AAPL.O) naik 1,9% ke rekor tertinggi, mengangkat nilai pasar sahamnya menjadi USD3,6 triliun.
Dengan hanya segelintir saham berkapitalisasi besar yang memicu reli  Wall Street tahun ini, beberapa investor khawatir tentang potensi aksi  jual jika laba perusahaan-perusahaan tersebut gagal memenuhi ekspektasi  tinggi.</content:encoded></item></channel></rss>
