<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BBM Subsidi Akan Dibatasi, Begini Langkah Pertamina</title><description>Luhut Binsar Pandjaitan meminta pembelian BBM subsidi mulai dibatasi pada 17 Agustus 2024.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/11/320/3032454/bbm-subsidi-akan-dibatasi-begini-langkah-pertamina</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/07/11/320/3032454/bbm-subsidi-akan-dibatasi-begini-langkah-pertamina"/><item><title>BBM Subsidi Akan Dibatasi, Begini Langkah Pertamina</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/11/320/3032454/bbm-subsidi-akan-dibatasi-begini-langkah-pertamina</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/07/11/320/3032454/bbm-subsidi-akan-dibatasi-begini-langkah-pertamina</guid><pubDate>Kamis 11 Juli 2024 05:09 WIB</pubDate><dc:creator>Farida Syifa Anandita</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/10/320/3032454/bbm-subsidi-akan-dibatasi-begini-langkah-pertamina-A1F8KJr3nJ.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Pembelian BBM subsidi akan dibatasi (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/10/320/3032454/bbm-subsidi-akan-dibatasi-begini-langkah-pertamina-A1F8KJr3nJ.jpeg</image><title>Pembelian BBM subsidi akan dibatasi (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8yMy8xLzE3OTkyNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritian dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan meminta pembelian BBM subsidi mulai dibatasi pada 17 Agustus 2024.
Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso menjelaskan, Pertamina saat ini melakukan berbagai upaya untuk mendorong penyaluran BBM subsidi yang tepat sasaran.

BACA JUGA:
Beli BBM Subsidi Dibatasi Mulai 17 Agustus 2024, Erick Thohir Tak Ingin Orang Kaya Konsumsi Pertalite


Perusahaan menggunakan teknologi informasi untuk memantau pembelian BBM bersubsidi di seluruh SPBU secara real time untuk memastikan konsumen yang membeli adalah masyarakat yang berhak.
Dampaknya sejak 1 Agustus 2022 hingga kuartal I-2024, Pertamina mengurangi risiko penyalahgunaan BBM bersubsidi senilai 281 juta dollar AS atau sekitar Rp 4,4 trilliun.

BACA JUGA:
Tak Hanya BBM, Beli LPG Subsidi 3 Kg Juga Dibatasi


Pertamina juga memiliki program penguatan sarana dan fasilitas digitalisasi di SPBU. Hingga saat ini 82 persen SPBU telah terkoneksi secara nasional sehingga memudahkan monitoring dan pengawasan atas penyaluran BBM bersubsidi.
Ketiga, Pertamina meningkatkan kerja sama dengan aparat penegak hukum  (APH) untuk meningkatkan pengawasan dan penindakan kegiatan  penyalahgunaan BBM bersubsidi yang tidak sesuai peruntukannya.
Pertamina juga mendorong masyarakat ikut dalam program subsidi tepat  secara daring guna mengidentifikasi konsumen yang berhak serta memonitor  konsumsi atas Solar dan Pertalite.
&quot;Selama tahun 2023 Pertamina berhasil melakukan pengendalian  penyaluran JBT Solar dan JBKP Pertalite sehingga realisasi penyaluran  berada di bawah kuota yang ditetapkan pemerintah,&quot; kata Fadjar.
Baca Selengkapnya: Beli BBM Subsidi Dibatasi Mulai 17 Agustus, Ini Persiapan Pertamina</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8yMy8xLzE3OTkyNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritian dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan meminta pembelian BBM subsidi mulai dibatasi pada 17 Agustus 2024.
Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso menjelaskan, Pertamina saat ini melakukan berbagai upaya untuk mendorong penyaluran BBM subsidi yang tepat sasaran.

BACA JUGA:
Beli BBM Subsidi Dibatasi Mulai 17 Agustus 2024, Erick Thohir Tak Ingin Orang Kaya Konsumsi Pertalite


Perusahaan menggunakan teknologi informasi untuk memantau pembelian BBM bersubsidi di seluruh SPBU secara real time untuk memastikan konsumen yang membeli adalah masyarakat yang berhak.
Dampaknya sejak 1 Agustus 2022 hingga kuartal I-2024, Pertamina mengurangi risiko penyalahgunaan BBM bersubsidi senilai 281 juta dollar AS atau sekitar Rp 4,4 trilliun.

BACA JUGA:
Tak Hanya BBM, Beli LPG Subsidi 3 Kg Juga Dibatasi


Pertamina juga memiliki program penguatan sarana dan fasilitas digitalisasi di SPBU. Hingga saat ini 82 persen SPBU telah terkoneksi secara nasional sehingga memudahkan monitoring dan pengawasan atas penyaluran BBM bersubsidi.
Ketiga, Pertamina meningkatkan kerja sama dengan aparat penegak hukum  (APH) untuk meningkatkan pengawasan dan penindakan kegiatan  penyalahgunaan BBM bersubsidi yang tidak sesuai peruntukannya.
Pertamina juga mendorong masyarakat ikut dalam program subsidi tepat  secara daring guna mengidentifikasi konsumen yang berhak serta memonitor  konsumsi atas Solar dan Pertalite.
&quot;Selama tahun 2023 Pertamina berhasil melakukan pengendalian  penyaluran JBT Solar dan JBKP Pertalite sehingga realisasi penyaluran  berada di bawah kuota yang ditetapkan pemerintah,&quot; kata Fadjar.
Baca Selengkapnya: Beli BBM Subsidi Dibatasi Mulai 17 Agustus, Ini Persiapan Pertamina</content:encoded></item></channel></rss>
