<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kapan MRT Jakarta ke Tangsel? Ini Bocorannya</title><description>Tuhiyat menyatakan proyek MRT Jakarta tembus ke Tangerang Selatan (Tangsel) masih dalam tahap pembahasan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/11/320/3033038/kapan-mrt-jakarta-ke-tangsel-ini-bocorannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/07/11/320/3033038/kapan-mrt-jakarta-ke-tangsel-ini-bocorannya"/><item><title>Kapan MRT Jakarta ke Tangsel? Ini Bocorannya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/11/320/3033038/kapan-mrt-jakarta-ke-tangsel-ini-bocorannya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/07/11/320/3033038/kapan-mrt-jakarta-ke-tangsel-ini-bocorannya</guid><pubDate>Kamis 11 Juli 2024 18:00 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/11/320/3033038/kapan-mrt-jakarta-ke-tangsel-ini-bocorannya-J7BsQh3BZX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">MRT Jakarta ke Tangsel (Foto: MRT)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/11/320/3033038/kapan-mrt-jakarta-ke-tangsel-ini-bocorannya-J7BsQh3BZX.jpg</image><title>MRT Jakarta ke Tangsel (Foto: MRT)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNy8xMC8xLzE4MjY4OC81L3g5MXZtcGE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Direktur Utama PT MRT Jakarta, Tuhiyat menyatakan  proyek MRT Jakarta tembus ke Tangerang Selatan (Tangsel) masih dalam tahap pembahasan.
Menurutnya, belum ada kepastian dari pihak terkait menyoal rencana tersebut. Tuhiyat mengatakan, sampai saat ini PT MRT Jakarta masih fokus untuk membangun infrastruktur di wilayah Jakarta. Ia juga menyebut tak bisa sembarang membangun proyek di tiap daerah.

BACA JUGA:
Bandara Halim Bakal Terhubung dengan MRT dan LRT

&quot;Sampai saat ini kami masih fokus membangun infrastruktur di wilayah Jakarta. (Pembangunan) tergantung pada Pemerintah Provinsi atau Kota yang bersangkutan, plus Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Perhubungan,&quot; ungkapnya pada konferensi pers yang digelar pada Kamis (11/7/2024).
Lebih lanjut disampaikan bahwa memang benar beberapa waktu lalu sempat ada pembicaraan dari para Pemerintah Daerah terkait penambahan rute MRT Lebak Bulus ke Tangsel. Namun semua itu belum menemukan titik terang.

BACA JUGA:
Ini Hasil Investigasi dan Penyebab Besi Crane Proyek Kejagung Jatuh ke Jalur MRT

Tuhiyat juga menjelaskan bahwa pengembangan MRT bukan hanya berdasarkan permintaan masyarakat saja, melainkan bergantung juga dengan keputusan Pemerintah Pusat untuk menentukan pengembangan mana yang menjadi prioritas.&quot;Dulu sempat ada (pembicaraan) dengan Walikota. Bukan berhenti (rencana pembangunan), tapi pendekatan financing dulu. Sebetulnya bukan permintaan tapi di Kemenhub ada rencana induk transportasi di wilayah Jabodetabek. Jadi dia dari situ mana dulu prioritas,&quot; tambah Tuhiyat.
Sebelumnya, apabila rencana tersebut terealisasi, setidaknya ada 11 stasiun MRT yang akan dibangun di wilayah Tangsel hingga Tangerang Kota. Rute tersebut berawal dari Stasiun Lebak Bulus yang saat ini menjadi titik pemberhentian akhir sekaligus depo MRT.
Rencana rute MRT Jakarta yang akan tembus ke Tangsel adalah dari Lebak Bulus menuju Stasiun UMJ, Stasiun Unin Syarif Hidayatullah, Stasiun Pasar Ciputat, Stasiun Pustekkom, Stasiun Pondok Cabe, Stasiun Pamulang Barat, Stasiun Pondok Benda, Stasiun Babakan, Stasiun Puspitek, Stasiun Rawa Buntu, dan berakhir di Tangerang Kota.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNy8xMC8xLzE4MjY4OC81L3g5MXZtcGE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Direktur Utama PT MRT Jakarta, Tuhiyat menyatakan  proyek MRT Jakarta tembus ke Tangerang Selatan (Tangsel) masih dalam tahap pembahasan.
Menurutnya, belum ada kepastian dari pihak terkait menyoal rencana tersebut. Tuhiyat mengatakan, sampai saat ini PT MRT Jakarta masih fokus untuk membangun infrastruktur di wilayah Jakarta. Ia juga menyebut tak bisa sembarang membangun proyek di tiap daerah.

BACA JUGA:
Bandara Halim Bakal Terhubung dengan MRT dan LRT

&quot;Sampai saat ini kami masih fokus membangun infrastruktur di wilayah Jakarta. (Pembangunan) tergantung pada Pemerintah Provinsi atau Kota yang bersangkutan, plus Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Perhubungan,&quot; ungkapnya pada konferensi pers yang digelar pada Kamis (11/7/2024).
Lebih lanjut disampaikan bahwa memang benar beberapa waktu lalu sempat ada pembicaraan dari para Pemerintah Daerah terkait penambahan rute MRT Lebak Bulus ke Tangsel. Namun semua itu belum menemukan titik terang.

BACA JUGA:
Ini Hasil Investigasi dan Penyebab Besi Crane Proyek Kejagung Jatuh ke Jalur MRT

Tuhiyat juga menjelaskan bahwa pengembangan MRT bukan hanya berdasarkan permintaan masyarakat saja, melainkan bergantung juga dengan keputusan Pemerintah Pusat untuk menentukan pengembangan mana yang menjadi prioritas.&quot;Dulu sempat ada (pembicaraan) dengan Walikota. Bukan berhenti (rencana pembangunan), tapi pendekatan financing dulu. Sebetulnya bukan permintaan tapi di Kemenhub ada rencana induk transportasi di wilayah Jabodetabek. Jadi dia dari situ mana dulu prioritas,&quot; tambah Tuhiyat.
Sebelumnya, apabila rencana tersebut terealisasi, setidaknya ada 11 stasiun MRT yang akan dibangun di wilayah Tangsel hingga Tangerang Kota. Rute tersebut berawal dari Stasiun Lebak Bulus yang saat ini menjadi titik pemberhentian akhir sekaligus depo MRT.
Rencana rute MRT Jakarta yang akan tembus ke Tangsel adalah dari Lebak Bulus menuju Stasiun UMJ, Stasiun Unin Syarif Hidayatullah, Stasiun Pasar Ciputat, Stasiun Pustekkom, Stasiun Pondok Cabe, Stasiun Pamulang Barat, Stasiun Pondok Benda, Stasiun Babakan, Stasiun Puspitek, Stasiun Rawa Buntu, dan berakhir di Tangerang Kota.</content:encoded></item></channel></rss>
