<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Tips Hary Tanoe Jalankan Bisnis di Tengah Tantangan Ekonomi</title><description>Hary Tanoesoedibjo menyatakan bahwa saat ini situasi perekonomian di Indonesia masih belum pulih.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/11/320/3033113/5-tips-hary-tanoe-jalankan-bisnis-di-tengah-tantangan-ekonomi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/07/11/320/3033113/5-tips-hary-tanoe-jalankan-bisnis-di-tengah-tantangan-ekonomi"/><item><title>5 Tips Hary Tanoe Jalankan Bisnis di Tengah Tantangan Ekonomi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/11/320/3033113/5-tips-hary-tanoe-jalankan-bisnis-di-tengah-tantangan-ekonomi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/07/11/320/3033113/5-tips-hary-tanoe-jalankan-bisnis-di-tengah-tantangan-ekonomi</guid><pubDate>Kamis 11 Juli 2024 20:46 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/11/320/3033113/5-tips-hary-tanoe-jalankan-bisnis-di-tengah-tantangan-ekonomi-Kmx6BNNqI9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Hary Tanoesoedibjo beri Tips Jalankan Bisnis (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/11/320/3033113/5-tips-hary-tanoe-jalankan-bisnis-di-tengah-tantangan-ekonomi-Kmx6BNNqI9.jpg</image><title>Hary Tanoesoedibjo beri Tips Jalankan Bisnis (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8yMi8xLzE4MDk3OS81L3g4eXZrdWs=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo menyatakan bahwa saat ini situasi perekonomian di Indonesia masih belum pulih. Sehingga efisiensi menjadi hal yang paling penting dilakukan dalam menjalankan usaha.
Hal itu disampaikan Hary Tanoe saat menyampaikan pidatonya pada acara MNC Forum LXXVI (76 th): Strategic Business Turnaround - Pay TV &amp;amp; OTT dan Corporate Business Update, yang diselenggarakan di Jakarta Concert Hall, iNews Tower, Kamis (11/7/2024).

BACA JUGA:
Hary Tanoe Targetkan Aset Koperasi Karyawan MNC Group Tembus Rp100 Miliar

&quot;Zaman sekarang ini zaman susah, ekonomi tidak baik baik saja, saya ketemu teman, wah omzet turun 30%, ada yang turun 60%, daya beli slowing (melambat),&quot; ujar Hary Tanoe dalam pidatonya.
Menyikapi perekonomian yang belum pulih itu, Hary Tanoe mengungkapkan beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh para pelaku usaha menjalankan bisnisnya. Pertama adalah pentingnya sikap terbuka dan mau menerima realita. Hal ini menjadi modal penting dalam menjalankan sebuah organisasi.

BACA JUGA:
Hary Tanoe Ingin Koperasi MNC Group Bermanfaat bagi Karyawan

&quot;Dengan sikap tersebut, anggota organisasi dapat bekerja sama dengan baik dan mencapai tujuan bersama. Sikap tersebut juga dapat membantu organisasi dalam menghadapi tantangan dan hambatan,&quot; sambungnya.Kedua memperbaiki mentalitas organisasi, hal ini menurutnya menjadi modal dasar agar anggota organisasi berani untuk berbicara realitas, baik hal-hal positif, maupun hal-hal negatif untuk menjadi perbaikan bersama kedepannya.
Ketiga efisiensi sumber daya, hal ini bertujuan agar mampu menekan cost atau pengeluaran perusahaan. Sehingga beban pengeluaran tidak terlalu berat di tengah persaingan pasar yang ketat. &quot;Untuk memperbaiki produktivitas, perlu perbaikan pada sumber daya dan tenaga kerja,&quot; sambungnya.
Keempat membangun bisnis model yang tepat atau relevan dengan permintaan pasar yang fluktuatif. Mencari potensi pasar yang baru untuk mengoptimalkan pendapatan di tengah tekanan ekonomi yang saat ini belum pulih.
&quot;Membangun bisnis model memang penting, tapi harus tetap dikawal dengan implementasi yang benar dan dikawal agar hasilnya sempurna,&quot; kata Hary Tanoe.
Kelima adalah membangun strategi promosi yang efektif, sehingga produk yang dijual bisa dikenal oleh pasar. Penetrasi internet dan perkembangan media sosial menjadi platform yang cukup potensial untuk mengenalkan produk di pasar.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8yMi8xLzE4MDk3OS81L3g4eXZrdWs=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo menyatakan bahwa saat ini situasi perekonomian di Indonesia masih belum pulih. Sehingga efisiensi menjadi hal yang paling penting dilakukan dalam menjalankan usaha.
Hal itu disampaikan Hary Tanoe saat menyampaikan pidatonya pada acara MNC Forum LXXVI (76 th): Strategic Business Turnaround - Pay TV &amp;amp; OTT dan Corporate Business Update, yang diselenggarakan di Jakarta Concert Hall, iNews Tower, Kamis (11/7/2024).

BACA JUGA:
Hary Tanoe Targetkan Aset Koperasi Karyawan MNC Group Tembus Rp100 Miliar

&quot;Zaman sekarang ini zaman susah, ekonomi tidak baik baik saja, saya ketemu teman, wah omzet turun 30%, ada yang turun 60%, daya beli slowing (melambat),&quot; ujar Hary Tanoe dalam pidatonya.
Menyikapi perekonomian yang belum pulih itu, Hary Tanoe mengungkapkan beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh para pelaku usaha menjalankan bisnisnya. Pertama adalah pentingnya sikap terbuka dan mau menerima realita. Hal ini menjadi modal penting dalam menjalankan sebuah organisasi.

BACA JUGA:
Hary Tanoe Ingin Koperasi MNC Group Bermanfaat bagi Karyawan

&quot;Dengan sikap tersebut, anggota organisasi dapat bekerja sama dengan baik dan mencapai tujuan bersama. Sikap tersebut juga dapat membantu organisasi dalam menghadapi tantangan dan hambatan,&quot; sambungnya.Kedua memperbaiki mentalitas organisasi, hal ini menurutnya menjadi modal dasar agar anggota organisasi berani untuk berbicara realitas, baik hal-hal positif, maupun hal-hal negatif untuk menjadi perbaikan bersama kedepannya.
Ketiga efisiensi sumber daya, hal ini bertujuan agar mampu menekan cost atau pengeluaran perusahaan. Sehingga beban pengeluaran tidak terlalu berat di tengah persaingan pasar yang ketat. &quot;Untuk memperbaiki produktivitas, perlu perbaikan pada sumber daya dan tenaga kerja,&quot; sambungnya.
Keempat membangun bisnis model yang tepat atau relevan dengan permintaan pasar yang fluktuatif. Mencari potensi pasar yang baru untuk mengoptimalkan pendapatan di tengah tekanan ekonomi yang saat ini belum pulih.
&quot;Membangun bisnis model memang penting, tapi harus tetap dikawal dengan implementasi yang benar dan dikawal agar hasilnya sempurna,&quot; kata Hary Tanoe.
Kelima adalah membangun strategi promosi yang efektif, sehingga produk yang dijual bisa dikenal oleh pasar. Penetrasi internet dan perkembangan media sosial menjadi platform yang cukup potensial untuk mengenalkan produk di pasar.</content:encoded></item></channel></rss>
