<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>G7 Diproyeksi Menolak Ambil Alih Aset Rusia Senilai 4,519 Triliun</title><description>Negara yang tergabung dalam kelompok G7 kemungkinan menolak rencana Amerika Serikat (AS) untuk mengambil alih aset Rusia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/12/320/3032967/g7-diproyeksi-menolak-ambil-alih-aset-rusia-senilai-4-519-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/07/12/320/3032967/g7-diproyeksi-menolak-ambil-alih-aset-rusia-senilai-4-519-triliun"/><item><title>G7 Diproyeksi Menolak Ambil Alih Aset Rusia Senilai 4,519 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/12/320/3032967/g7-diproyeksi-menolak-ambil-alih-aset-rusia-senilai-4-519-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/07/12/320/3032967/g7-diproyeksi-menolak-ambil-alih-aset-rusia-senilai-4-519-triliun</guid><pubDate>Jum'at 12 Juli 2024 06:15 WIB</pubDate><dc:creator>Ghanny Rachmansyah S</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/11/320/3032967/g7-diproyeksi-menolak-ambil-alih-aset-rusia-senilai-4-519-triliun-m28iPvcT7v.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ada ancaman Arab, G7 dikabarkan menolak penyitaan aset bank sentral Rusia (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/11/320/3032967/g7-diproyeksi-menolak-ambil-alih-aset-rusia-senilai-4-519-triliun-m28iPvcT7v.jpg</image><title>Ada ancaman Arab, G7 dikabarkan menolak penyitaan aset bank sentral Rusia (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xOS8xMC8xNzA4NjUvNS94OG82Y3Nw&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Negara yang tergabung dalam kelompok G7 kemungkinan menolak rencana Amerika Serikat (AS) untuk mengambil alih aset Rusia. Saat ini ada aset Bank Sentral Rusia sebesar Rp4. 519 triliun yang dibekukan.

BACA JUGA:
Serangan Rudal Rusia Hantam RS Anak-Anak Terbesar Ukraina yang Merawat Anak Penderita Kanker

Penolakan tersebut dikabarkan karena adanya ancaman terselubung dari Arab Saudi. Ada kekhawatiran bahwa penyitaan aset Rusia dapat mempengaruhi kepercayaan terhadap mata uang euro.
Sebaliknya, Arab Saudi mengancam akan menjual sebagian utangnya ke Uni Eropa jika G7 meneruskan rencana pengambilalihannya.

BACA JUGA:
Di KTT NATO, Sekutu Bergerak Lawan Rusia dan Dukung Ukraina


Dilansir Bloomberg, Jumat (12/7/2024), salah satu sumber, yang enggan disebutkan namanya, menggambarkan pesan dari Kementerian Keuangan Saudi sebagai &quot;ancaman terselubung&quot;. Dua orang lainnya mengatakan Riyadh hanya memperhitungkan utang treasury Prancis.
Arab Saudi memiliki USD132 miliar Treasury AS dan jumlah obligasi euro tidak diketahui secara yang pasti.
Sumber Bloomberg mengatakan para pejabat Uni Eropa mungkin kurang  khawatir mengenai dampaknya terhadap utang Perancis dibandingkan  negara-negara lain.
Dua sumber mempertanyakan kredibilitas dugaan ancaman Arab Saudi, dan  mencatat bahwa mata uang G7 tidak terpengaruh oleh hilangnya dana Rusia  ketika dana Rusia pertama kali dibekukan.
Baca Selengkapnya: G7 Pecah soal Aset Rusia Rp4.519 Triliun, Ada Misi Terselubung Arab Saudi?
https://economy.okezone.com/amp/2024/07/10/320/3032369/g7-pecah-soal-aset-rusia-rp4-519-triliun-ada-misi-terselubung-arab-saudi?page=1</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xOS8xMC8xNzA4NjUvNS94OG82Y3Nw&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Negara yang tergabung dalam kelompok G7 kemungkinan menolak rencana Amerika Serikat (AS) untuk mengambil alih aset Rusia. Saat ini ada aset Bank Sentral Rusia sebesar Rp4. 519 triliun yang dibekukan.

BACA JUGA:
Serangan Rudal Rusia Hantam RS Anak-Anak Terbesar Ukraina yang Merawat Anak Penderita Kanker

Penolakan tersebut dikabarkan karena adanya ancaman terselubung dari Arab Saudi. Ada kekhawatiran bahwa penyitaan aset Rusia dapat mempengaruhi kepercayaan terhadap mata uang euro.
Sebaliknya, Arab Saudi mengancam akan menjual sebagian utangnya ke Uni Eropa jika G7 meneruskan rencana pengambilalihannya.

BACA JUGA:
Di KTT NATO, Sekutu Bergerak Lawan Rusia dan Dukung Ukraina


Dilansir Bloomberg, Jumat (12/7/2024), salah satu sumber, yang enggan disebutkan namanya, menggambarkan pesan dari Kementerian Keuangan Saudi sebagai &quot;ancaman terselubung&quot;. Dua orang lainnya mengatakan Riyadh hanya memperhitungkan utang treasury Prancis.
Arab Saudi memiliki USD132 miliar Treasury AS dan jumlah obligasi euro tidak diketahui secara yang pasti.
Sumber Bloomberg mengatakan para pejabat Uni Eropa mungkin kurang  khawatir mengenai dampaknya terhadap utang Perancis dibandingkan  negara-negara lain.
Dua sumber mempertanyakan kredibilitas dugaan ancaman Arab Saudi, dan  mencatat bahwa mata uang G7 tidak terpengaruh oleh hilangnya dana Rusia  ketika dana Rusia pertama kali dibekukan.
Baca Selengkapnya: G7 Pecah soal Aset Rusia Rp4.519 Triliun, Ada Misi Terselubung Arab Saudi?
https://economy.okezone.com/amp/2024/07/10/320/3032369/g7-pecah-soal-aset-rusia-rp4-519-triliun-ada-misi-terselubung-arab-saudi?page=1</content:encoded></item></channel></rss>
