<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erick Thohir Bertemu Bos Produsen Nikel Terbesar di Dunia, Bahas Apa?</title><description>Menteri BUMN Erick Thohir bertemu petinggi produsen nikel terbesar di dunia, Vale Base Metals, kemarin.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/12/320/3033263/erick-thohir-bertemu-bos-produsen-nikel-terbesar-di-dunia-bahas-apa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/07/12/320/3033263/erick-thohir-bertemu-bos-produsen-nikel-terbesar-di-dunia-bahas-apa"/><item><title>Erick Thohir Bertemu Bos Produsen Nikel Terbesar di Dunia, Bahas Apa?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/12/320/3033263/erick-thohir-bertemu-bos-produsen-nikel-terbesar-di-dunia-bahas-apa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/07/12/320/3033263/erick-thohir-bertemu-bos-produsen-nikel-terbesar-di-dunia-bahas-apa</guid><pubDate>Jum'at 12 Juli 2024 09:51 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/12/320/3033263/erick-thohir-bertemu-bos-produsen-nikel-terbesar-di-dunia-bahas-apa-krLlJ0pORm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Erick Thohir bertemu bos produsen nikel terbesar di dunia (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/12/320/3033263/erick-thohir-bertemu-bos-produsen-nikel-terbesar-di-dunia-bahas-apa-krLlJ0pORm.jpg</image><title>Erick Thohir bertemu bos produsen nikel terbesar di dunia (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yNy8xLzE3MTI5MC81L3g4b2Qzc3I=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir bertemu petinggi produsen nikel terbesar di dunia, Vale Base Metals, kemarin. Petinggi Vale Base Metals yang menyambangi Erick Thohir adalah Chief Sustainability and Corporate Affairs Officer, Emily Olson. Hadir juga CEO Vale Indonesia, Febriany Eddy dan Direktur Bernardus Irmanto.
&amp;ldquo;Bertemu Chief Sustainability and Corporate Affairs Officers, Vale Base Metals, Ibu Emily Olson dan CEO Vale Indonesia, Ibu Febriany Eddy, dan Direktur, Bapak Bernardus Irmanto,&amp;rdquo; ujar Erick, Jumat (12/7/2024).

BACA JUGA:
Erick Thohir Bakal Pangkas BUMN Jadi 11 Klaster


Dalam pertemuan tersebut, mereka membahas perihal strategi pengembangan industri nikel di Tanah Air, sebagai langkah dari program hilirisasi pertambangan.
&amp;ldquo;Kami membahas strategi pengembangan industri nikel dalam negeri sebagai bagian dari program hilirisasi. PT Vale Indonesia sebagai bagian dari ekosistem kendaraan listrik, juga telah bekerja sama dengan produsen mobil raksasa dunia seperti Ford dan automaker Eropa,&amp;rdquo; paparnya.

BACA JUGA:
DPR Setujui PMN Rp44,2 Triliun, Erick Thohir Pamer Kontribusi BUMN untuk Negara


Pemerintah tengah menggenjot hilirisasi pertambangan. Berbagai langkah pun ditempuh otoritas, salah satunya dengan mengakuisisi 14% saham Vale Indonesia melalui BUMN Holding Industri Pertambangan, PT Mineral Industri Indonesia (Persero) atau MIND ID.
Untuk diketahui, MIND ID telah menyelesaikan transaksi pembelian 14% saham divestasi Vale Indonesia (INCO) dari Vale Canada Limited (VCL) dan Sumitomo Metal Mining Co Ltd (SMM).
Dengan begitu, MIND ID telah merampungkan pengambilan bagian atas  saham baru sebagai pelaksanaan atas seluruh Hak Memesan Efek Terlebih  Dahulu (HMETD) yang diperoleh dalam Penambahan Modal Dengan Memberikan  HMETD I PT Vale dan pembelian oleh MIND ID atas sebagian saham lama  milik VCL, SMM, dan Vale Japan Limited di PT Vale melalui pasar  negosiasi di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Melalui penyelesaian transaksi, perusahaan resmi menjadi pemegang  saham terbesar di Vale Indonesia dengan porsi saham yang meningkat dari  20,0% menjadi sekitar 34,0%.
Sedangkan kepemilikan VCL berkurang dari 44,4% menjadi sekitar 33,9%,  dan kepemilikan SMM berkurang dari 15,0% menjadi sekitar 11,5%.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yNy8xLzE3MTI5MC81L3g4b2Qzc3I=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir bertemu petinggi produsen nikel terbesar di dunia, Vale Base Metals, kemarin. Petinggi Vale Base Metals yang menyambangi Erick Thohir adalah Chief Sustainability and Corporate Affairs Officer, Emily Olson. Hadir juga CEO Vale Indonesia, Febriany Eddy dan Direktur Bernardus Irmanto.
&amp;ldquo;Bertemu Chief Sustainability and Corporate Affairs Officers, Vale Base Metals, Ibu Emily Olson dan CEO Vale Indonesia, Ibu Febriany Eddy, dan Direktur, Bapak Bernardus Irmanto,&amp;rdquo; ujar Erick, Jumat (12/7/2024).

BACA JUGA:
Erick Thohir Bakal Pangkas BUMN Jadi 11 Klaster


Dalam pertemuan tersebut, mereka membahas perihal strategi pengembangan industri nikel di Tanah Air, sebagai langkah dari program hilirisasi pertambangan.
&amp;ldquo;Kami membahas strategi pengembangan industri nikel dalam negeri sebagai bagian dari program hilirisasi. PT Vale Indonesia sebagai bagian dari ekosistem kendaraan listrik, juga telah bekerja sama dengan produsen mobil raksasa dunia seperti Ford dan automaker Eropa,&amp;rdquo; paparnya.

BACA JUGA:
DPR Setujui PMN Rp44,2 Triliun, Erick Thohir Pamer Kontribusi BUMN untuk Negara


Pemerintah tengah menggenjot hilirisasi pertambangan. Berbagai langkah pun ditempuh otoritas, salah satunya dengan mengakuisisi 14% saham Vale Indonesia melalui BUMN Holding Industri Pertambangan, PT Mineral Industri Indonesia (Persero) atau MIND ID.
Untuk diketahui, MIND ID telah menyelesaikan transaksi pembelian 14% saham divestasi Vale Indonesia (INCO) dari Vale Canada Limited (VCL) dan Sumitomo Metal Mining Co Ltd (SMM).
Dengan begitu, MIND ID telah merampungkan pengambilan bagian atas  saham baru sebagai pelaksanaan atas seluruh Hak Memesan Efek Terlebih  Dahulu (HMETD) yang diperoleh dalam Penambahan Modal Dengan Memberikan  HMETD I PT Vale dan pembelian oleh MIND ID atas sebagian saham lama  milik VCL, SMM, dan Vale Japan Limited di PT Vale melalui pasar  negosiasi di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Melalui penyelesaian transaksi, perusahaan resmi menjadi pemegang  saham terbesar di Vale Indonesia dengan porsi saham yang meningkat dari  20,0% menjadi sekitar 34,0%.
Sedangkan kepemilikan VCL berkurang dari 44,4% menjadi sekitar 33,9%,  dan kepemilikan SMM berkurang dari 15,0% menjadi sekitar 11,5%.</content:encoded></item></channel></rss>
