<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Pencatatan Saham hingga 18 Obligasi di BEI dalam Sepekan</title><description>Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat selama sepekan terdapat 5 pencatatan saham, 18 obligasi, 4 sukuk, 1 waran, dan 1 SPE-GRK.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/13/278/3033759/5-pencatatan-saham-hingga-18-obligasi-di-bei-dalam-sepekan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/07/13/278/3033759/5-pencatatan-saham-hingga-18-obligasi-di-bei-dalam-sepekan"/><item><title>5 Pencatatan Saham hingga 18 Obligasi di BEI dalam Sepekan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/13/278/3033759/5-pencatatan-saham-hingga-18-obligasi-di-bei-dalam-sepekan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/07/13/278/3033759/5-pencatatan-saham-hingga-18-obligasi-di-bei-dalam-sepekan</guid><pubDate>Sabtu 13 Juli 2024 10:46 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/13/278/3033759/5-pencatatan-saham-hingga-18-obligasi-di-bei-dalam-sepekan-5dzlCRFh6F.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pencatatan obligasi dan sukuk dalam sepekan (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/13/278/3033759/5-pencatatan-saham-hingga-18-obligasi-di-bei-dalam-sepekan-5dzlCRFh6F.jpg</image><title>Pencatatan obligasi dan sukuk dalam sepekan (Foto: Shutterstock)</title></images><description>


JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat selama sepekan terdapat 5 pencatatan saham, 18 obligasi, 4 sukuk, 1 waran, dan 1 SPE-GRK.
Mengawali pekan ini pada Senin, perdagangan BEI dibuka dalam rangka pencatatan perdana saham PT Superior Prima Sukses Tbk (BLES) di Papan Utama, PT Indo American Seafoods Tbk (ISEA) di Papan Pengembangan, dan PT Intra GolfLink Resorts Tbk (GOLF) di Papan Utama.

BACA JUGA:
Dorong Usaha Ekonomi Kreatif Melantai di Bursa, Kemenparekraf Gandeng BEI dan OJK

BLES merupakan perusahaan tercatat ke-28 di BEI pada tahun 2024 dan bergerak pada sektor Barang Baku dengan subindustri Material Konstruksi. BLES merupakan perusahaan manufaktur bata ringan AAC dengan merek BLESSCON dan SUPERIORE BLOCK.
Selanjutnya, ISEA sebagai perusahaan ke-29 yang tercatat di BEI pada tahun 2024 bergerak pada sektor Barang Konsumen Primer dengan subindustri Ikan, Daging &amp;amp; Produk Unggas. ISEA merupakan salah satu produsen dan eksportir produk olahan udang terintegrasi di Indonesia dengan brand Soematra-ku. Selain saham, ISEA juga mencatatkan Warrant I dengan kode ISEA-W.

BACA JUGA:
Saham BUMN Karya Kompak Meroket, Ini Penjelasan BEI

Kemudian, GOLF yang merupakan perusahaan tercatat ke-30 di BEI pada tahun 2024 bergerak pada sektor Barang Konsumen Non-Primer dengan subindustri Fasilitas Rekreasi &amp;amp; Olah Raga. GOLF merupakan perusahaan yang bergerak di industri hospitality dalam bentuk pemilikan sekaligus pengelolaan lapangan golf di Indonesia dan sejak tahun 2022 berekspansi serta bertransformasi menjadi perusahaan properti terpadu dengan aset properti berkualitas tinggi.
Pada hari yang sama, terdapat pencatatan 14 Obligasi dan 3 Sukuk di BEI yakni:

 Obligasi Berkelanjutan V Bank BTPN Tahap I Tahun 2024 oleh PT Bank BTPN Tbk
Obligasi Berkelanjutan IV Bank Panin Tahap I Tahun 2024 oleh PT Bank Panin Indonesia Tbk
Obligasi Subordinasi Berkelanjutan IV Bank Panin Tahap I Tahun 2024 oleh PT Bank Panin Indonesia Tbk
Obligasi III Bussan Auto Finance Tahap I Tahun 2024 oleh PT Bussan Auto Finance
Obligasi Berkelanjutan IV Maybank Finance Tahap I Tahun 2024 oleh PT Maybank Indonesia Finance
Obligasi III Hino Finance Indonesia Tahun 2024 oleh PT Hino Finance Indonesia
Obligasi Berkelanjutan VI Pegadaian Tahap I Tahun 2024 oleh PT Pegadaian
Obligasi Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Pegadaian Tahap I Tahun 2024 oleh PT Pegadaian
Obligasi Berkelanjutan III Jasa Marga Tahap I Tahun 2024 oleh PT Jasa Marga Tbk
Obligasi Subordinasi Berkelanjutan IV Bank BJB Tahap I Tahun oleh PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk
Obligasi Berkelanjutan II Angkasa Pura I Tahap I Tahun 2024 oleh PT Angkasa Pura I
Obligasi Berkelanjutan IV Sarana Multi Infrastruktur Tahap I Tahun 2024 oleh PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero)
Obligasi III Wahana Inti Selaras Tahun 2024 oleh PT Wahana Inti Selaras
Obligasi Berkelanjutan III Mayora Indah Tahap I Tahun 2024 oleh PT Mayora Indah Tbk
Sukuk Mudharabah Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Pegadaian Tahap I Tahun 2024 oleh PT Pegadaian
Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Pegadaian Tahap I Tahun 2024 oleh PT Pegadaian
Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Sarana Multi Infrastruktur Tahap I Tahun 2024 oleh PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero).
Selain itu masih pada hari yang sama, IDXCarbon mencatatkan unit  karbon Sertifikat Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca (SPE-GRK) atas proyek  Pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Air Minihidro (PLTM) Gunung  Wugul milik PT PLN Indonesia Power dengan nomor SPE-10-PR-X-2023- 16887.
Jumlah unit karbon yang dicatatkan adalah sebesar 1.598 ton CO2  ekuivalen (tCO2e) untuk vintage 2021 dan 11.334 tCO2e untuk vintage  2022. Dengan pencatatan tersebut, saat ini telah terdapat SPE-GRK dari 3  proyek berbeda yang terdaftar di IDXCarbon.
Pada Selasa, perdagangan BEI dibuka dalam rangka pencatatan perdana  saham PT Gunanusa Eramandiri Tbk (GUNA) sebagai Perusahaan tercatat  ke-31 pada tahun 2024 di Papan Pengembangan. GUNA bergerak pada sektor  Barang Konsumen Primer dengan subindustri Perkebunan &amp;amp; Tanaman  Pangan. GUNA merupakan produsen makanan dan kacang-kacangan yang  berkualitas di Indonesia dengan merk Almonesia dan John Farmer.
Kemudian pada Rabu, terdapat pencatatan 1 saham, 1 sukuk, dan 4  obligasi di BEI yaitu saham PT UBC Medical Indonesia Tbk (LABS), Sukuk  Wakalah Bi Al-Istitsmar Berkelanjutan I CIMB Niaga Auto Finance Tahap I  Tahun 2024 oleh PT CIMB Niaga Auto Finance Tbk, Obligasi Berkelanjutan  III Jaya Ancol Tahap I Tahun 2024 oleh PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk,  Obligasi Berkelanjutan IV Protelindo Tahap I Tahun 2024 oleh PT  Profesional Telekomunikasi Indonesia, Obligasi Berkelanjutan IV Adhi  Karya Tahap I Tahun 2024 oleh PT Adhi Karya (Persero) Tbk, dan Obligasi  Terkait Keberlanjutan I Spindo Tahun 2024 oleh PT Steel Pipe Industry of  Indonesia Tbk.
LABS yang bergerak pada sektor Kesehatan dengan sub industri Penyedia  &amp;amp; Distribusi Perlengkapan Kesehatan mencatatkan sahamnya di Papan  Pengembangan dan menjadi perusahaan ke-32 yang tercatat di BEI pada  2024.
Selanjutnya pada Kamis, Obligasi Berkelanjutan I Eagle High  Plantations Tahap I Tahun 2024 oleh PT Eagle High Plantations Tbk mulai  dicatatkan di BEI.
Total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun  2024 adalah 89 emisi dari 58 emiten senilai Rp74,78 triliun. Sedangkan  total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 600 emisi  dengan outstanding sebesar Rp485,22 triliun dan USD54,758 juta, yang  diterbitkan oleh 134 emiten.
Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 186 seri dengan  nilai nominal Rp6.049,24 triliun dan USD502,10 juta. Efek Beragun Aset  (EBA) dengan jumlah 10 emisi dengan nilai Rp2,93 triliun.</description><content:encoded>


JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat selama sepekan terdapat 5 pencatatan saham, 18 obligasi, 4 sukuk, 1 waran, dan 1 SPE-GRK.
Mengawali pekan ini pada Senin, perdagangan BEI dibuka dalam rangka pencatatan perdana saham PT Superior Prima Sukses Tbk (BLES) di Papan Utama, PT Indo American Seafoods Tbk (ISEA) di Papan Pengembangan, dan PT Intra GolfLink Resorts Tbk (GOLF) di Papan Utama.

BACA JUGA:
Dorong Usaha Ekonomi Kreatif Melantai di Bursa, Kemenparekraf Gandeng BEI dan OJK

BLES merupakan perusahaan tercatat ke-28 di BEI pada tahun 2024 dan bergerak pada sektor Barang Baku dengan subindustri Material Konstruksi. BLES merupakan perusahaan manufaktur bata ringan AAC dengan merek BLESSCON dan SUPERIORE BLOCK.
Selanjutnya, ISEA sebagai perusahaan ke-29 yang tercatat di BEI pada tahun 2024 bergerak pada sektor Barang Konsumen Primer dengan subindustri Ikan, Daging &amp;amp; Produk Unggas. ISEA merupakan salah satu produsen dan eksportir produk olahan udang terintegrasi di Indonesia dengan brand Soematra-ku. Selain saham, ISEA juga mencatatkan Warrant I dengan kode ISEA-W.

BACA JUGA:
Saham BUMN Karya Kompak Meroket, Ini Penjelasan BEI

Kemudian, GOLF yang merupakan perusahaan tercatat ke-30 di BEI pada tahun 2024 bergerak pada sektor Barang Konsumen Non-Primer dengan subindustri Fasilitas Rekreasi &amp;amp; Olah Raga. GOLF merupakan perusahaan yang bergerak di industri hospitality dalam bentuk pemilikan sekaligus pengelolaan lapangan golf di Indonesia dan sejak tahun 2022 berekspansi serta bertransformasi menjadi perusahaan properti terpadu dengan aset properti berkualitas tinggi.
Pada hari yang sama, terdapat pencatatan 14 Obligasi dan 3 Sukuk di BEI yakni:

 Obligasi Berkelanjutan V Bank BTPN Tahap I Tahun 2024 oleh PT Bank BTPN Tbk
Obligasi Berkelanjutan IV Bank Panin Tahap I Tahun 2024 oleh PT Bank Panin Indonesia Tbk
Obligasi Subordinasi Berkelanjutan IV Bank Panin Tahap I Tahun 2024 oleh PT Bank Panin Indonesia Tbk
Obligasi III Bussan Auto Finance Tahap I Tahun 2024 oleh PT Bussan Auto Finance
Obligasi Berkelanjutan IV Maybank Finance Tahap I Tahun 2024 oleh PT Maybank Indonesia Finance
Obligasi III Hino Finance Indonesia Tahun 2024 oleh PT Hino Finance Indonesia
Obligasi Berkelanjutan VI Pegadaian Tahap I Tahun 2024 oleh PT Pegadaian
Obligasi Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Pegadaian Tahap I Tahun 2024 oleh PT Pegadaian
Obligasi Berkelanjutan III Jasa Marga Tahap I Tahun 2024 oleh PT Jasa Marga Tbk
Obligasi Subordinasi Berkelanjutan IV Bank BJB Tahap I Tahun oleh PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk
Obligasi Berkelanjutan II Angkasa Pura I Tahap I Tahun 2024 oleh PT Angkasa Pura I
Obligasi Berkelanjutan IV Sarana Multi Infrastruktur Tahap I Tahun 2024 oleh PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero)
Obligasi III Wahana Inti Selaras Tahun 2024 oleh PT Wahana Inti Selaras
Obligasi Berkelanjutan III Mayora Indah Tahap I Tahun 2024 oleh PT Mayora Indah Tbk
Sukuk Mudharabah Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Pegadaian Tahap I Tahun 2024 oleh PT Pegadaian
Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Pegadaian Tahap I Tahun 2024 oleh PT Pegadaian
Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Sarana Multi Infrastruktur Tahap I Tahun 2024 oleh PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero).
Selain itu masih pada hari yang sama, IDXCarbon mencatatkan unit  karbon Sertifikat Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca (SPE-GRK) atas proyek  Pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Air Minihidro (PLTM) Gunung  Wugul milik PT PLN Indonesia Power dengan nomor SPE-10-PR-X-2023- 16887.
Jumlah unit karbon yang dicatatkan adalah sebesar 1.598 ton CO2  ekuivalen (tCO2e) untuk vintage 2021 dan 11.334 tCO2e untuk vintage  2022. Dengan pencatatan tersebut, saat ini telah terdapat SPE-GRK dari 3  proyek berbeda yang terdaftar di IDXCarbon.
Pada Selasa, perdagangan BEI dibuka dalam rangka pencatatan perdana  saham PT Gunanusa Eramandiri Tbk (GUNA) sebagai Perusahaan tercatat  ke-31 pada tahun 2024 di Papan Pengembangan. GUNA bergerak pada sektor  Barang Konsumen Primer dengan subindustri Perkebunan &amp;amp; Tanaman  Pangan. GUNA merupakan produsen makanan dan kacang-kacangan yang  berkualitas di Indonesia dengan merk Almonesia dan John Farmer.
Kemudian pada Rabu, terdapat pencatatan 1 saham, 1 sukuk, dan 4  obligasi di BEI yaitu saham PT UBC Medical Indonesia Tbk (LABS), Sukuk  Wakalah Bi Al-Istitsmar Berkelanjutan I CIMB Niaga Auto Finance Tahap I  Tahun 2024 oleh PT CIMB Niaga Auto Finance Tbk, Obligasi Berkelanjutan  III Jaya Ancol Tahap I Tahun 2024 oleh PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk,  Obligasi Berkelanjutan IV Protelindo Tahap I Tahun 2024 oleh PT  Profesional Telekomunikasi Indonesia, Obligasi Berkelanjutan IV Adhi  Karya Tahap I Tahun 2024 oleh PT Adhi Karya (Persero) Tbk, dan Obligasi  Terkait Keberlanjutan I Spindo Tahun 2024 oleh PT Steel Pipe Industry of  Indonesia Tbk.
LABS yang bergerak pada sektor Kesehatan dengan sub industri Penyedia  &amp;amp; Distribusi Perlengkapan Kesehatan mencatatkan sahamnya di Papan  Pengembangan dan menjadi perusahaan ke-32 yang tercatat di BEI pada  2024.
Selanjutnya pada Kamis, Obligasi Berkelanjutan I Eagle High  Plantations Tahap I Tahun 2024 oleh PT Eagle High Plantations Tbk mulai  dicatatkan di BEI.
Total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun  2024 adalah 89 emisi dari 58 emiten senilai Rp74,78 triliun. Sedangkan  total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 600 emisi  dengan outstanding sebesar Rp485,22 triliun dan USD54,758 juta, yang  diterbitkan oleh 134 emiten.
Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 186 seri dengan  nilai nominal Rp6.049,24 triliun dan USD502,10 juta. Efek Beragun Aset  (EBA) dengan jumlah 10 emisi dengan nilai Rp2,93 triliun.</content:encoded></item></channel></rss>
