<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Skandal Mark Up Impor Beras Rugikan Negara Rp8,5 Triliun, Komisi VI Panggil Direksi Bulog</title><description>Komisi VI DPR mendalami skandal mark up impor  beras yang ditaksir menyebabkan kerugian negara hingga Rp 8,5 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/15/320/3034390/skandal-mark-up-impor-beras-rugikan-negara-rp8-5-triliun-komisi-vi-panggil-direksi-bulog</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/07/15/320/3034390/skandal-mark-up-impor-beras-rugikan-negara-rp8-5-triliun-komisi-vi-panggil-direksi-bulog"/><item><title>Skandal Mark Up Impor Beras Rugikan Negara Rp8,5 Triliun, Komisi VI Panggil Direksi Bulog</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/15/320/3034390/skandal-mark-up-impor-beras-rugikan-negara-rp8-5-triliun-komisi-vi-panggil-direksi-bulog</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/07/15/320/3034390/skandal-mark-up-impor-beras-rugikan-negara-rp8-5-triliun-komisi-vi-panggil-direksi-bulog</guid><pubDate>Senin 15 Juli 2024 10:16 WIB</pubDate><dc:creator>Faradilla Indah Siti Aysha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/15/320/3034390/skandal-mark-up-impor-beras-rugikan-negara-rp8-5-triliun-komisi-vi-panggil-direksi-bulog-YHrw2AXYe8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Skandal mark up impor beras bulog (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/15/320/3034390/skandal-mark-up-impor-beras-rugikan-negara-rp8-5-triliun-komisi-vi-panggil-direksi-bulog-YHrw2AXYe8.jpg</image><title>Skandal mark up impor beras bulog (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNy8wNC8xLzE4MjUxMS81L3g5MWlzN28=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mendalami skandal mark up impor beras yang ditaksir menyebabkan kerugian negara hingga Rp 8,5 triliun. Komisi VI segera melakukan pengecekan ke pelabuhan dan memanggil Direksi Perum Bulog.

BACA JUGA:
Skandal Impor Beras Dilaporkan ke KPK, Terungkap Harga Mark Up


&amp;ldquo;Kami bukan hanya memanggil Direksi Bulog, juga akan melakukan kunjungan ke pelabuhan dan gudang Bulog (untuk mendalami skandal mark up impor beras),&amp;rdquo; kata Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron, Senin (15/7/2024).

BACA JUGA:
Kerugian Negara dari Mark Up Impor Beras Lebih dari Rp2,7 Triliun


Komisi VI juga akan melakukan pengecekan ke pelabuhan dan gudang Bulog pada masa reses yang berlangsung dari 12 Juli 2024 atau di masa sidang terakhir.
&amp;ldquo;Jika memungkinkan di masa reses ini, atau di masa sidang terakhir dalam periode ini,&amp;rdquo; ungkap Herman Khaeron.
Herman Khaeron berharap, langkah tersebut  dapat memberikan gambaran  jelas atas skandal mark up impor beras yang diduga menelan kerugian  negara hingga Rp 8,5 triliun.
&amp;ldquo;Sisa waktu diperiode ini mudah-mudahan bisa memberi gambaran apa yang terjadi,&amp;rdquo; tandas Herman Khaeron.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNy8wNC8xLzE4MjUxMS81L3g5MWlzN28=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mendalami skandal mark up impor beras yang ditaksir menyebabkan kerugian negara hingga Rp 8,5 triliun. Komisi VI segera melakukan pengecekan ke pelabuhan dan memanggil Direksi Perum Bulog.

BACA JUGA:
Skandal Impor Beras Dilaporkan ke KPK, Terungkap Harga Mark Up


&amp;ldquo;Kami bukan hanya memanggil Direksi Bulog, juga akan melakukan kunjungan ke pelabuhan dan gudang Bulog (untuk mendalami skandal mark up impor beras),&amp;rdquo; kata Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron, Senin (15/7/2024).

BACA JUGA:
Kerugian Negara dari Mark Up Impor Beras Lebih dari Rp2,7 Triliun


Komisi VI juga akan melakukan pengecekan ke pelabuhan dan gudang Bulog pada masa reses yang berlangsung dari 12 Juli 2024 atau di masa sidang terakhir.
&amp;ldquo;Jika memungkinkan di masa reses ini, atau di masa sidang terakhir dalam periode ini,&amp;rdquo; ungkap Herman Khaeron.
Herman Khaeron berharap, langkah tersebut  dapat memberikan gambaran  jelas atas skandal mark up impor beras yang diduga menelan kerugian  negara hingga Rp 8,5 triliun.
&amp;ldquo;Sisa waktu diperiode ini mudah-mudahan bisa memberi gambaran apa yang terjadi,&amp;rdquo; tandas Herman Khaeron.</content:encoded></item></channel></rss>
