<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Bukti Indonesia-Korsel Tinggalkan Dolar AS</title><description>Bank Indonesia (BI) kembali memperluas jaringan kerja sama pembayaran dengan mitra strategis internasional.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/16/320/3034863/ini-bukti-indonesia-korsel-tinggalkan-dolar-as</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/07/16/320/3034863/ini-bukti-indonesia-korsel-tinggalkan-dolar-as"/><item><title>Ini Bukti Indonesia-Korsel Tinggalkan Dolar AS</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/16/320/3034863/ini-bukti-indonesia-korsel-tinggalkan-dolar-as</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/07/16/320/3034863/ini-bukti-indonesia-korsel-tinggalkan-dolar-as</guid><pubDate>Selasa 16 Juli 2024 08:42 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/16/320/3034863/ini-bukti-indonesia-korsel-tinggalkan-dolar-as-J6uG58J52I.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bank sentral RI dan Korea sepakati kerjasama (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/16/320/3034863/ini-bukti-indonesia-korsel-tinggalkan-dolar-as-J6uG58J52I.jpg</image><title>Bank sentral RI dan Korea sepakati kerjasama (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8wOS8xLzE2NzkzMS81L3g4bWR0Njc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) kembali memperluas jaringan kerja sama pembayaran dengan mitra strategis internasional. Perluasan kerja sama tersebut dilaksanakan antara BI dengan Bank of Korea (BoK) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (NK) terkait pembayaran berbasis QR code.
Penandatanganan NK dilakukan oleh Gubernur BI, Perry Warjiyo, dan Gubernur BoK, Ree Chang-yong, pada 15 Juli 2024 di Penang, Malaysia. Kerja sama pembayaran berbasis QR code dimaksud bertujuan untuk mengakselerasi kerja sama terkait interkoneksi dan interoperabilitas pembayaran lintas negara dengan menggunakan QR code, yakni QR Code Indonesian Standard (QRIS) dan QR Code pembayaran Korea Selatan yang akan ditentukan oleh BoK.

BACA JUGA:
Dolar AS Perkasa, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp16.170/USD


Kerja sama ini akan membangun kerangka yang memfasilitasi pembayaran berbasis QR code antar kedua negara, termasuk operator sistem pembayaran atau penyedia jasa pembayaran.  Kesepakatan tersebut menandai dimulainya kerja sama antara BI dan BoK dalam mengimplementasikan konektivitas pembayaran berbasis QR code.
Kerjasama didukung sinergi erat pelaku industri kedua negara. Inisiasi kerja sama ini akan ditindaklanjuti dengan pengembangan interkoneksi dilanjutkan dengan tahap uji coba sebelum implementasi dilakukan secara penuh. Implementasi kerja sama ini akan mendukung transaksi antar masyarakat di kedua negara dalam rangka mendorong ekonomi dan keuangan digital di Indonesia dan Korea Selatan mengingat antara lain tingginya jumlah turis antar kedua negara.

BACA JUGA:
Janet Yellen Khawatir Keruntuhan Dolar AS, Singgung Rusia dan Sanksi Barat 


Gubernur BI Perry Warjiyo menekankan, kerja sama pembayaran berbasis QR code antara BI dan BoK akan memperkuat hubungan ekonomi antara Indonesia dan Korea Selatan.&amp;nbsp;Kerja sama sistem pembayaran berbasis QR code ini sekaligus menjadi  wujud nyata implementasi dari G20 Roadmap for Enhancing Cross-border  Payments. Selain itu, konektivitas pembayaran lintas negara juga perlu  disinergikan dengan skema mata uang lokal dalam transaksi bilateral  untuk mendukung stabilitas makroekonomi dan meningkatkan efisiensi.
MoU ini diharapkan dapat mendukung terwujudnya sistem pembayaran  lintas negara antara Indonesia dan Korea Selatan yang lebih efisien,  cepat, inklusif dan transparan. Ke depan, Bank Indonesia terus  memperkuat dan memperluas kerja sama internasional dengan bank sentral  dan otoritas terkait lainnya di internasional dalam mendorong  konektivitas pembayaran lintas batas.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8wOS8xLzE2NzkzMS81L3g4bWR0Njc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) kembali memperluas jaringan kerja sama pembayaran dengan mitra strategis internasional. Perluasan kerja sama tersebut dilaksanakan antara BI dengan Bank of Korea (BoK) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (NK) terkait pembayaran berbasis QR code.
Penandatanganan NK dilakukan oleh Gubernur BI, Perry Warjiyo, dan Gubernur BoK, Ree Chang-yong, pada 15 Juli 2024 di Penang, Malaysia. Kerja sama pembayaran berbasis QR code dimaksud bertujuan untuk mengakselerasi kerja sama terkait interkoneksi dan interoperabilitas pembayaran lintas negara dengan menggunakan QR code, yakni QR Code Indonesian Standard (QRIS) dan QR Code pembayaran Korea Selatan yang akan ditentukan oleh BoK.

BACA JUGA:
Dolar AS Perkasa, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp16.170/USD


Kerja sama ini akan membangun kerangka yang memfasilitasi pembayaran berbasis QR code antar kedua negara, termasuk operator sistem pembayaran atau penyedia jasa pembayaran.  Kesepakatan tersebut menandai dimulainya kerja sama antara BI dan BoK dalam mengimplementasikan konektivitas pembayaran berbasis QR code.
Kerjasama didukung sinergi erat pelaku industri kedua negara. Inisiasi kerja sama ini akan ditindaklanjuti dengan pengembangan interkoneksi dilanjutkan dengan tahap uji coba sebelum implementasi dilakukan secara penuh. Implementasi kerja sama ini akan mendukung transaksi antar masyarakat di kedua negara dalam rangka mendorong ekonomi dan keuangan digital di Indonesia dan Korea Selatan mengingat antara lain tingginya jumlah turis antar kedua negara.

BACA JUGA:
Janet Yellen Khawatir Keruntuhan Dolar AS, Singgung Rusia dan Sanksi Barat 


Gubernur BI Perry Warjiyo menekankan, kerja sama pembayaran berbasis QR code antara BI dan BoK akan memperkuat hubungan ekonomi antara Indonesia dan Korea Selatan.&amp;nbsp;Kerja sama sistem pembayaran berbasis QR code ini sekaligus menjadi  wujud nyata implementasi dari G20 Roadmap for Enhancing Cross-border  Payments. Selain itu, konektivitas pembayaran lintas negara juga perlu  disinergikan dengan skema mata uang lokal dalam transaksi bilateral  untuk mendukung stabilitas makroekonomi dan meningkatkan efisiensi.
MoU ini diharapkan dapat mendukung terwujudnya sistem pembayaran  lintas negara antara Indonesia dan Korea Selatan yang lebih efisien,  cepat, inklusif dan transparan. Ke depan, Bank Indonesia terus  memperkuat dan memperluas kerja sama internasional dengan bank sentral  dan otoritas terkait lainnya di internasional dalam mendorong  konektivitas pembayaran lintas batas.</content:encoded></item></channel></rss>
