<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bukan Dibatasi, Ada Skenario Baru soal BBM Subsidi</title><description>Pemerintah sedang menyiapkan skenario agar distribusi bahan bakar minyak (BBM) subsidi lebih tepat sasaran</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/16/320/3035310/bukan-dibatasi-ada-skenario-baru-soal-bbm-subsidi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/07/16/320/3035310/bukan-dibatasi-ada-skenario-baru-soal-bbm-subsidi"/><item><title>Bukan Dibatasi, Ada Skenario Baru soal BBM Subsidi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/16/320/3035310/bukan-dibatasi-ada-skenario-baru-soal-bbm-subsidi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/07/16/320/3035310/bukan-dibatasi-ada-skenario-baru-soal-bbm-subsidi</guid><pubDate>Selasa 16 Juli 2024 20:45 WIB</pubDate><dc:creator>Atikah Umiyani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/16/320/3035310/bukan-dibatasi-ada-skenario-baru-soal-bbm-subsidi-2mBmjz6R1Y.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bakal Ada Skenario Baru Penjualan BBM Subsidi. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/16/320/3035310/bukan-dibatasi-ada-skenario-baru-soal-bbm-subsidi-2mBmjz6R1Y.jpg</image><title>Bakal Ada Skenario Baru Penjualan BBM Subsidi. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah sedang menyiapkan skenario agar distribusi bahan bakar minyak (BBM) subsidi lebih tepat sasaran. Skenario ini segera dilaporkan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi).
&quot;Tentu kita sedang siapkan, nah nanti skenarionya dilaporkan ke Pak Presiden,&quot; ujar Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, ketika ditemui di Kantor Kementerian Perekonomian, Jakarta, Selasa (16/7/2024).

BACA JUGA:
Pembatasan BBM Subsidi Bakal Berlaku 1 September 2024

Airlangga memastikan skenario tersebut tidak akan membatasi pembelian BBM subsidi.
&quot;Skenario terkait dengan program, tidak ada pembatasan BBM,&quot; tegasnya.
Airlangga juga menepis pernyataan akan adanya pembatasan BBM subsidi pada September mendatang.

BACA JUGA:
Masyarakat Panic Buying Borong BBM Gegara Omongan Luhut

Dia hanya bilang, dirinya meminta agar skenario tersebut bisa disosialisasikan lebih dulu sebelum diimplementasikan.
&quot;Jadi saya minta untuk sosialisasikan dulu, tidak ada pembatasan BBM,&quot; tutupnya.Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Prikanan (KKP) Wahyu Sakti Trenggono menyebutkan pembatasan akan dilakukan mulai 1 September 2024. Sehingga bukan 17 Agustus 2024 seperti yang saat ini ramai diberitakan.
&quot;(17 Agustus pembatasan?) Enggak. September. 1 September lah,&quot; jelas Wahyu Sakti.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah sedang menyiapkan skenario agar distribusi bahan bakar minyak (BBM) subsidi lebih tepat sasaran. Skenario ini segera dilaporkan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi).
&quot;Tentu kita sedang siapkan, nah nanti skenarionya dilaporkan ke Pak Presiden,&quot; ujar Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, ketika ditemui di Kantor Kementerian Perekonomian, Jakarta, Selasa (16/7/2024).

BACA JUGA:
Pembatasan BBM Subsidi Bakal Berlaku 1 September 2024

Airlangga memastikan skenario tersebut tidak akan membatasi pembelian BBM subsidi.
&quot;Skenario terkait dengan program, tidak ada pembatasan BBM,&quot; tegasnya.
Airlangga juga menepis pernyataan akan adanya pembatasan BBM subsidi pada September mendatang.

BACA JUGA:
Masyarakat Panic Buying Borong BBM Gegara Omongan Luhut

Dia hanya bilang, dirinya meminta agar skenario tersebut bisa disosialisasikan lebih dulu sebelum diimplementasikan.
&quot;Jadi saya minta untuk sosialisasikan dulu, tidak ada pembatasan BBM,&quot; tutupnya.Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Prikanan (KKP) Wahyu Sakti Trenggono menyebutkan pembatasan akan dilakukan mulai 1 September 2024. Sehingga bukan 17 Agustus 2024 seperti yang saat ini ramai diberitakan.
&quot;(17 Agustus pembatasan?) Enggak. September. 1 September lah,&quot; jelas Wahyu Sakti.</content:encoded></item></channel></rss>
