<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Masalah Pertanahan Paling Banyak Terjadi di Jawa Tengah, AHY Singgung Rugi Rp3,4 Triliun</title><description>AHY mengungkapkan bahwa Jawa Tengah tercatat paling banyak masalah pertanahan di Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/16/470/3035317/masalah-pertanahan-paling-banyak-terjadi-di-jawa-tengah-ahy-singgung-rugi-rp3-4-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/07/16/470/3035317/masalah-pertanahan-paling-banyak-terjadi-di-jawa-tengah-ahy-singgung-rugi-rp3-4-triliun"/><item><title>Masalah Pertanahan Paling Banyak Terjadi di Jawa Tengah, AHY Singgung Rugi Rp3,4 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/16/470/3035317/masalah-pertanahan-paling-banyak-terjadi-di-jawa-tengah-ahy-singgung-rugi-rp3-4-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/07/16/470/3035317/masalah-pertanahan-paling-banyak-terjadi-di-jawa-tengah-ahy-singgung-rugi-rp3-4-triliun</guid><pubDate>Selasa 16 Juli 2024 20:55 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/16/470/3035317/masalah-pertanahan-paling-banyak-terjadi-di-jawa-tengah-ahy-singgung-rugi-rp3-4-triliun-QQsFiiCQb4.png" expression="full" type="image/jpeg">Banyak Masalah Tanah di Jawa Tengah. (Foto: Okezone.com/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/16/470/3035317/masalah-pertanahan-paling-banyak-terjadi-di-jawa-tengah-ahy-singgung-rugi-rp3-4-triliun-QQsFiiCQb4.png</image><title>Banyak Masalah Tanah di Jawa Tengah. (Foto: Okezone.com/Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/Kepala BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan bahwa Jawa Tengah tercatat paling banyak masalah pertanahan di Indonesia.
Hal itu dikatakan saat menutup rangkaian kunjungan kerjanya di Jawa Tengah dengan menyambangi Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi Jawa Tengah di Kota Semarang.

BACA JUGA:
Mafia Tanah Berulah, Investasi Triliunan Rupiah di Jawa Tengah Batal&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Jawa Tengah ini sebagai salah satu Kanwil dengan jumlah permasalahan yang paling banyak karena 36 juta penduduknya, 35 Kantor Pertanahan (Kantah), sehingga pastilah termasuk yang paling dinamis dan paling kompleks masalahnya,&quot; kata AHY dalam keterangan resminya, Selasa (16/7/2024).
Di hadapan jajaran Kanwil BPN Provinsi Jawa Tengah dan para Kepala Kantah yang hadir, AHY menekankan kepada pejabat pertanahan di daerah tersebut untuk kolaborasi dalam memberantas mafia tanah, dengan aparat penegak hukum, lembaga peradilan, pemerintah daerah, serta stakeholders lainnya.

BACA JUGA:
Kasus Mafia Tanah Besar Terungkap, Rugikan Negara Rp3,4 Triliun

&quot;Perlu penyelesaian-penyelesaian yang taktis di lapangan, perlu sinergi dan kolaborasi,&quot; tutur Menteri AHY.
Sebagai informasi tambahan, pada kunjungan kerjanya ke Jawa Tengah itu AHY juga mengungkap 2 tindak pidana pertanahan yang dilakukan oleh mafia tanah di Kabupaten Grobogan dan Kota Semarang.
AHY menjelaskan mafia tanah itu melakukan kejahatan dengan menggunakan Akta Autentik yang dipalsukan dan melakukan penipuan dan/atau penggelapan. Dari dua kasus tersebut, berhasil diselamatkan objek tanah seluas 826.612 meter persegi atau 82,66 hektar serta potensi kerugian negara dan masyarakat Rp3,41 triliun.
&quot;Pemberantasan mafia tanah untuk menghadirkan keadilan atas urusan tanah dan tata ruang. Sekaligus kita ingin meyakinkan kepastian hukum untuk menghadirkan iklim investasi yang semakin kompetitif dan menjanjikan kepada para investor,&quot; tutup AHY.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/Kepala BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan bahwa Jawa Tengah tercatat paling banyak masalah pertanahan di Indonesia.
Hal itu dikatakan saat menutup rangkaian kunjungan kerjanya di Jawa Tengah dengan menyambangi Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi Jawa Tengah di Kota Semarang.

BACA JUGA:
Mafia Tanah Berulah, Investasi Triliunan Rupiah di Jawa Tengah Batal&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Jawa Tengah ini sebagai salah satu Kanwil dengan jumlah permasalahan yang paling banyak karena 36 juta penduduknya, 35 Kantor Pertanahan (Kantah), sehingga pastilah termasuk yang paling dinamis dan paling kompleks masalahnya,&quot; kata AHY dalam keterangan resminya, Selasa (16/7/2024).
Di hadapan jajaran Kanwil BPN Provinsi Jawa Tengah dan para Kepala Kantah yang hadir, AHY menekankan kepada pejabat pertanahan di daerah tersebut untuk kolaborasi dalam memberantas mafia tanah, dengan aparat penegak hukum, lembaga peradilan, pemerintah daerah, serta stakeholders lainnya.

BACA JUGA:
Kasus Mafia Tanah Besar Terungkap, Rugikan Negara Rp3,4 Triliun

&quot;Perlu penyelesaian-penyelesaian yang taktis di lapangan, perlu sinergi dan kolaborasi,&quot; tutur Menteri AHY.
Sebagai informasi tambahan, pada kunjungan kerjanya ke Jawa Tengah itu AHY juga mengungkap 2 tindak pidana pertanahan yang dilakukan oleh mafia tanah di Kabupaten Grobogan dan Kota Semarang.
AHY menjelaskan mafia tanah itu melakukan kejahatan dengan menggunakan Akta Autentik yang dipalsukan dan melakukan penipuan dan/atau penggelapan. Dari dua kasus tersebut, berhasil diselamatkan objek tanah seluas 826.612 meter persegi atau 82,66 hektar serta potensi kerugian negara dan masyarakat Rp3,41 triliun.
&quot;Pemberantasan mafia tanah untuk menghadirkan keadilan atas urusan tanah dan tata ruang. Sekaligus kita ingin meyakinkan kepastian hukum untuk menghadirkan iklim investasi yang semakin kompetitif dan menjanjikan kepada para investor,&quot; tutup AHY.</content:encoded></item></channel></rss>
