<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Konsumsi Rumah Tangga Masih Andalan Ekonomi RI untuk Tumbuh 4,7%-5,5%</title><description>Bank Indonesia (BI) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2024 diprakirakan berada dalam kisaran 4,7-5,5%</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/17/320/3035614/konsumsi-rumah-tangga-masih-andalan-ekonomi-ri-untuk-tumbuh-4-7-5-5</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/07/17/320/3035614/konsumsi-rumah-tangga-masih-andalan-ekonomi-ri-untuk-tumbuh-4-7-5-5"/><item><title>Konsumsi Rumah Tangga Masih Andalan Ekonomi RI untuk Tumbuh 4,7%-5,5%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/17/320/3035614/konsumsi-rumah-tangga-masih-andalan-ekonomi-ri-untuk-tumbuh-4-7-5-5</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/07/17/320/3035614/konsumsi-rumah-tangga-masih-andalan-ekonomi-ri-untuk-tumbuh-4-7-5-5</guid><pubDate>Rabu 17 Juli 2024 15:18 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/17/320/3035614/konsumsi-rumah-tangga-masih-andalan-ekonomi-ri-untuk-tumbuh-4-7-5-5-4B8eioiFlK.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Konsumsi Rumah Tangga Masih Andalan Pertumbuhan Ekonomi RI. (Foto: Okezone.com/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/17/320/3035614/konsumsi-rumah-tangga-masih-andalan-ekonomi-ri-untuk-tumbuh-4-7-5-5-4B8eioiFlK.jfif</image><title>Konsumsi Rumah Tangga Masih Andalan Pertumbuhan Ekonomi RI. (Foto: Okezone.com/Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2024 diprakirakan berada dalam kisaran 4,7-5,5%.
&quot;Pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik didukung oleh permintaan domestik. PDB triwulan II 2024 didukung oleh konsumsi rumah tangga dan investasi,&quot; ujar Gubernur BI Perry Warjiyo dalam Konferensi Pers Hasil RDG BI di Jakarta, Rabu (17/7/2024).

BACA JUGA:
Ramalan BI soal Pertumbuhan Ekonomi Dunia 2024, Singgung AS-China

Selain itu, ekspor barang meningkat didorong kenaikan ekspor produk manufaktur dan pertambangan, terutama logam dan bijih logam, serta besi baja, ke negara mitra dagang utama, seperti India dan China.
&quot;Berdasarkan lapangan usaha pertumbuhan ekonomi terutama ditopang oleh  industri pengolahan, konstruksi, serta perdagangan besar dan eceran,&quot; tambah Perry.

BACA JUGA:
 Jokowi Soroti Potensi IKN Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Sektor Pertanian untuk Daerah Sekitar

Sementara itu, secara spasial, pertumbuhan ekonomi yang kuat diprakirakan terjadi di mayoritas wilayah, dengan pertumbuhan tertinggi di Sulawesi-Maluku-Papua (Sulampua), Bali-Nusa Tenggara (Bali Nusra), dan Kalimantan.&quot;Pertumbuhan ekonomi pada triwulan III dan triwulan IV 2024 diprakirakan akan tetap baik, dengan rencana peningkatan stimulus fiskal dari 2,3% menjadi 2,7% dari PDB serta kinerja ekspor yang meningkat dengan kenaikan permintaan dari mitra dagang utama,&quot; kata Perry.
Tak hanya itu, dia menegaskan bahwa BI akan terus memperkuat sinergitas antara stimulus fiskal pemerintah dengan stimulus makroprudensial BI. &quot;Hal ini demi mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, khususnya dari sisi permintaan,&quot; pungkas Perry.</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2024 diprakirakan berada dalam kisaran 4,7-5,5%.
&quot;Pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik didukung oleh permintaan domestik. PDB triwulan II 2024 didukung oleh konsumsi rumah tangga dan investasi,&quot; ujar Gubernur BI Perry Warjiyo dalam Konferensi Pers Hasil RDG BI di Jakarta, Rabu (17/7/2024).

BACA JUGA:
Ramalan BI soal Pertumbuhan Ekonomi Dunia 2024, Singgung AS-China

Selain itu, ekspor barang meningkat didorong kenaikan ekspor produk manufaktur dan pertambangan, terutama logam dan bijih logam, serta besi baja, ke negara mitra dagang utama, seperti India dan China.
&quot;Berdasarkan lapangan usaha pertumbuhan ekonomi terutama ditopang oleh  industri pengolahan, konstruksi, serta perdagangan besar dan eceran,&quot; tambah Perry.

BACA JUGA:
 Jokowi Soroti Potensi IKN Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Sektor Pertanian untuk Daerah Sekitar

Sementara itu, secara spasial, pertumbuhan ekonomi yang kuat diprakirakan terjadi di mayoritas wilayah, dengan pertumbuhan tertinggi di Sulawesi-Maluku-Papua (Sulampua), Bali-Nusa Tenggara (Bali Nusra), dan Kalimantan.&quot;Pertumbuhan ekonomi pada triwulan III dan triwulan IV 2024 diprakirakan akan tetap baik, dengan rencana peningkatan stimulus fiskal dari 2,3% menjadi 2,7% dari PDB serta kinerja ekspor yang meningkat dengan kenaikan permintaan dari mitra dagang utama,&quot; kata Perry.
Tak hanya itu, dia menegaskan bahwa BI akan terus memperkuat sinergitas antara stimulus fiskal pemerintah dengan stimulus makroprudensial BI. &quot;Hal ini demi mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, khususnya dari sisi permintaan,&quot; pungkas Perry.</content:encoded></item></channel></rss>
