<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menperin: 5 Pabrikan Otomotif Siap Bangun Pabrik di Indonesia</title><description>Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkap sudah ada 4  sampai 5 pabrikan otomotif yang siap membangun pabrik di Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/18/320/3036092/menperin-5-pabrikan-otomotif-siap-bangun-pabrik-di-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/07/18/320/3036092/menperin-5-pabrikan-otomotif-siap-bangun-pabrik-di-indonesia"/><item><title>Menperin: 5 Pabrikan Otomotif Siap Bangun Pabrik di Indonesia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/18/320/3036092/menperin-5-pabrikan-otomotif-siap-bangun-pabrik-di-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/07/18/320/3036092/menperin-5-pabrikan-otomotif-siap-bangun-pabrik-di-indonesia</guid><pubDate>Kamis 18 Juli 2024 14:35 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/18/320/3036092/menperin-5-pabrikan-otomotif-siap-bangun-pabrik-di-indonesia-DNJwIM7l4c.jpg" expression="full" type="image/jpeg">5 pabrikan otomotif siap bangun pabrik di RI (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/18/320/3036092/menperin-5-pabrikan-otomotif-siap-bangun-pabrik-di-indonesia-DNJwIM7l4c.jpg</image><title>5 pabrikan otomotif siap bangun pabrik di RI (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8yOC84LzE4MTE3Ni81L3g4ejdpMjY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkap sudah ada 4 sampai 5 pabrikan otomotif yang siap membangun pabrik di Indonesia. Menurutnya, sejumlah pabrikan tersebut sudah mengungkapkan komitmennya kepada Pemerintah untuk berinvestasi di Tanah Air.
&quot;Sudah ada 4-5, mereka yg punya komitmen untuk investasi masuk ke indonesia. Ada beberapa sudah,&quot; ungkapnya dalam opening ceremony pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024, Kamis (18/7/2024).

BACA JUGA:
Wapres Tuntut Industri Otomotif Adopsi Teknologi Ramah Lingkungan


Namun demikian, Menperin Agus tidak mengungkap secara rinci pabrikan mana saja yang akan membangun pabrik di Tanah Air. Dan ketika ditanyai soal berapa besar nilai investasinya, ia meminta agar pertanyaan tersebut jangan ditujukan ke dirinya.
&quot;Total investasi tanya ke Pak Dirjen ya,&quot; pungkasnya sambil beranjak masuk ke dalam mobil.

BACA JUGA:
Tumbuhkan Industri Otomotif, Pemerintah Gencar Berikan Intensif


Untuk diketahui, industri otomotif sendiri memang tengah berkembang di Indonesia. Menurut Ketua Umum Gaikindo, Johannes Nangoi, pada tahun 2023 Indonesia mencatat penjualan kendaraan bermotor hingga 1,48 juta unit.
Ia melanjutkan, angka ini merupakan angka penjualan tertinggi di nagara-negara ASEAN lainnya. Tak hanya itu, prestasi juga ditoreh dengan peningkatan TKDN yang mencapai 80%.
&quot;Perlu saya sampaikan TKDN kendaraan yang diproduksi di dalam negeri juga terus meningkat hingga beberapa model TKDN-nya lebih dari 80%. Saat ini angka produksi kendaraan bermotor terus meningkat.
Nangoi mengatakan bahwa seiring dengan peningkatan produksi kendaraan  bermotor, maka Indonesia bukan hanya dapat memenuhi kebutuhan domestik  tapi juga ekspor. Terlebih menurutnya, pada tahun lalu juga tercatat 570  ribu unit kendaraan diekspor dan telah meliputi lebih dari 90 negara  tujuan.
&quot;Dengan arahan dukungan dan kebijakan Pemerintah, pasar otomotif  Indonesia masih sangat potensial untuk terus berkembang, menjadi  inkubator bisnis bagi berbagai merek global kendaraan bermotor untuk  berinvestasi, membangun produksi dan infrastruktur di tanah air,&quot;  ujarnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8yOC84LzE4MTE3Ni81L3g4ejdpMjY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkap sudah ada 4 sampai 5 pabrikan otomotif yang siap membangun pabrik di Indonesia. Menurutnya, sejumlah pabrikan tersebut sudah mengungkapkan komitmennya kepada Pemerintah untuk berinvestasi di Tanah Air.
&quot;Sudah ada 4-5, mereka yg punya komitmen untuk investasi masuk ke indonesia. Ada beberapa sudah,&quot; ungkapnya dalam opening ceremony pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024, Kamis (18/7/2024).

BACA JUGA:
Wapres Tuntut Industri Otomotif Adopsi Teknologi Ramah Lingkungan


Namun demikian, Menperin Agus tidak mengungkap secara rinci pabrikan mana saja yang akan membangun pabrik di Tanah Air. Dan ketika ditanyai soal berapa besar nilai investasinya, ia meminta agar pertanyaan tersebut jangan ditujukan ke dirinya.
&quot;Total investasi tanya ke Pak Dirjen ya,&quot; pungkasnya sambil beranjak masuk ke dalam mobil.

BACA JUGA:
Tumbuhkan Industri Otomotif, Pemerintah Gencar Berikan Intensif


Untuk diketahui, industri otomotif sendiri memang tengah berkembang di Indonesia. Menurut Ketua Umum Gaikindo, Johannes Nangoi, pada tahun 2023 Indonesia mencatat penjualan kendaraan bermotor hingga 1,48 juta unit.
Ia melanjutkan, angka ini merupakan angka penjualan tertinggi di nagara-negara ASEAN lainnya. Tak hanya itu, prestasi juga ditoreh dengan peningkatan TKDN yang mencapai 80%.
&quot;Perlu saya sampaikan TKDN kendaraan yang diproduksi di dalam negeri juga terus meningkat hingga beberapa model TKDN-nya lebih dari 80%. Saat ini angka produksi kendaraan bermotor terus meningkat.
Nangoi mengatakan bahwa seiring dengan peningkatan produksi kendaraan  bermotor, maka Indonesia bukan hanya dapat memenuhi kebutuhan domestik  tapi juga ekspor. Terlebih menurutnya, pada tahun lalu juga tercatat 570  ribu unit kendaraan diekspor dan telah meliputi lebih dari 90 negara  tujuan.
&quot;Dengan arahan dukungan dan kebijakan Pemerintah, pasar otomotif  Indonesia masih sangat potensial untuk terus berkembang, menjadi  inkubator bisnis bagi berbagai merek global kendaraan bermotor untuk  berinvestasi, membangun produksi dan infrastruktur di tanah air,&quot;  ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
