<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Berkantor di IKN, Jokowi: Begitu Lampu Hijau Siap Saya</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunggu lampu hijau untuk dapat berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/19/470/3036773/berkantor-di-ikn-jokowi-begitu-lampu-hijau-siap-saya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/07/19/470/3036773/berkantor-di-ikn-jokowi-begitu-lampu-hijau-siap-saya"/><item><title>Berkantor di IKN, Jokowi: Begitu Lampu Hijau Siap Saya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/19/470/3036773/berkantor-di-ikn-jokowi-begitu-lampu-hijau-siap-saya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/07/19/470/3036773/berkantor-di-ikn-jokowi-begitu-lampu-hijau-siap-saya</guid><pubDate>Jum'at 19 Juli 2024 18:56 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/19/470/3036773/berkantor-di-ikn-jokowi-begitu-lampu-hijau-siap-saya-LoEGmFn5Qk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi Siap Berkantor di IKN (Foto: Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/19/470/3036773/berkantor-di-ikn-jokowi-begitu-lampu-hijau-siap-saya-LoEGmFn5Qk.jpg</image><title>Jokowi Siap Berkantor di IKN (Foto: Setkab)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunggu lampu hijau untuk dapat berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN). Jokowi mengaku sudah siap untuk berkantor di IKN.
&quot;Begitu ada lampu hijau siap saya akan berkantor di IKN,&quot; kata Jokowi dalam keterangannya di Bandung, Jumat (19/7/2024).

BACA JUGA:Progres IKN Baru 15%, Stafsus Jokowi: Luasnya 4 Kali Jakarta&amp;nbsp;


Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih menunggu ketersediaan air dan listrik di Ibu Kota Nusantara (IKN). Hal tersebut menanggapi perihal dirinya yang dikabarkan akan berkantor di IKN bulan Juli tahun ini.
&quot;Airnya udah siap belum? listriknya udah siap belum? Tempatnya sudah siap belum? kalau siap, pindah,&quot; kata Jokowi di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (8/7/2024).

BACA JUGA:Belum Ngantor di IKN pada Juli, Jokowi: Hujan Deras Banget!&amp;nbsp;


Jokowi mengaku sudah mendapatkan laporan dari kementerian PUPR, namun air dan listrik untuk dirinya berkantor belum tersedia dengan baik.
&quot;Sudah, tapi belum. Sudah, tapi belum,&quot; kata Jokowi.
Terkait Keputusan Presiden (Keppres) pemindahan ibu kota, Jokowi menyebut bahwa dirinya masih melihat situasi di lapangan. Dirinya tidak ingin terpaksa dalam menerbitkan Keppres tersebut.
&quot;Keppres bisa sebelum, bisa setelah Oktober. Kita melihat situasi lapangan. Kita tidak ingin memaksakan sesuatu yang memang belum jangan dipaksakan, semua dilihat progress lapangannya dilihat,&quot; kata Jokowi.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunggu lampu hijau untuk dapat berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN). Jokowi mengaku sudah siap untuk berkantor di IKN.
&quot;Begitu ada lampu hijau siap saya akan berkantor di IKN,&quot; kata Jokowi dalam keterangannya di Bandung, Jumat (19/7/2024).

BACA JUGA:Progres IKN Baru 15%, Stafsus Jokowi: Luasnya 4 Kali Jakarta&amp;nbsp;


Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih menunggu ketersediaan air dan listrik di Ibu Kota Nusantara (IKN). Hal tersebut menanggapi perihal dirinya yang dikabarkan akan berkantor di IKN bulan Juli tahun ini.
&quot;Airnya udah siap belum? listriknya udah siap belum? Tempatnya sudah siap belum? kalau siap, pindah,&quot; kata Jokowi di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (8/7/2024).

BACA JUGA:Belum Ngantor di IKN pada Juli, Jokowi: Hujan Deras Banget!&amp;nbsp;


Jokowi mengaku sudah mendapatkan laporan dari kementerian PUPR, namun air dan listrik untuk dirinya berkantor belum tersedia dengan baik.
&quot;Sudah, tapi belum. Sudah, tapi belum,&quot; kata Jokowi.
Terkait Keputusan Presiden (Keppres) pemindahan ibu kota, Jokowi menyebut bahwa dirinya masih melihat situasi di lapangan. Dirinya tidak ingin terpaksa dalam menerbitkan Keppres tersebut.
&quot;Keppres bisa sebelum, bisa setelah Oktober. Kita melihat situasi lapangan. Kita tidak ingin memaksakan sesuatu yang memang belum jangan dipaksakan, semua dilihat progress lapangannya dilihat,&quot; kata Jokowi.</content:encoded></item></channel></rss>
