<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dampak Gangguan IT Global: Check-in di Bandara Manual, Penumpang Diminta Datang Lebih Awal</title><description>Kemenhub) meminta kepada calon penumpang pesawat untuk berangkat lebih awal ke bandara.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/20/320/3036989/dampak-gangguan-it-global-check-in-di-bandara-manual-penumpang-diminta-datang-lebih-awal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/07/20/320/3036989/dampak-gangguan-it-global-check-in-di-bandara-manual-penumpang-diminta-datang-lebih-awal"/><item><title>Dampak Gangguan IT Global: Check-in di Bandara Manual, Penumpang Diminta Datang Lebih Awal</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/20/320/3036989/dampak-gangguan-it-global-check-in-di-bandara-manual-penumpang-diminta-datang-lebih-awal</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/07/20/320/3036989/dampak-gangguan-it-global-check-in-di-bandara-manual-penumpang-diminta-datang-lebih-awal</guid><pubDate>Sabtu 20 Juli 2024 11:35 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/20/320/3036989/dampak-gangguan-it-global-check-in-di-bandara-manual-penumpang-diminta-datang-lebih-awal-IWHdAnKbYj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penumpang pesawat Diminta Datang Lebih Awal (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/20/320/3036989/dampak-gangguan-it-global-check-in-di-bandara-manual-penumpang-diminta-datang-lebih-awal-IWHdAnKbYj.jpg</image><title>Penumpang pesawat Diminta Datang Lebih Awal (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8zMC8xOS8xODIzMjIvNS94OTE2d2N1&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meminta kepada calon penumpang pesawat untuk berangkat lebih awal ke bandara. Sebab saat ini tengah terjadi gangguan sistem IT terjadi di beberapa sistem check-in milik beberapa maskapai.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara, M. Kristi Endah Murni mengatakan beberapa maskapai yang saat ini tengah terdampak gangguan sistem IT Check-in bandara seperti Citilink, Scoot Airlines, AirAsia dan Indigo, mengingat sistem tersebut terhubung dengan provider sistem secara global.

BACA JUGA:
Sistem Layanan Citilink hingga AirAsia Terdampak Gangguan IT Global


Saat ini Kemenhub telah meminta operator penerbangan untuk membuka lebih banyak check-in counter karena pelayanan proses check-in keberangkatan penumpang dan bagasi secara manual karena adanya gangguan tersebut
&quot;Langkah-langkah yang dilakukan untuk antisipasi gangguan tersebut yaitu melakukan pelayanan proses check-in keberangkatan penumpang dan bagasi secara manual, membuka lebih banyak check-in counter serta menghimbau agar para penumpang berangkat lebih awal,&quot; ujar Kristi dalam keterangan resminya, Sabtu (20/7/2024).

BACA JUGA:
Daftar Wilayah yang Akan Jual BBM Jenis Baru Rendah Sulfur 1 September 2024


Meski demikian, Kemenhub memastikan operator penerbangan seperti PT. Angkasa Pura Indonesia (PT. Angkasa Pura I dan PT. Angkasa Pura II), serta Airnav Indonesia tetap menjalankan operasional penerbangan dengan normal dan tidak terdapat gangguan.Kementerian Perhubungan melalui Ditjen Hubud memonitor perkembangan masalah tersebut dan melakukan langkah-langkah antisipasi dan mitigasi termasuk memastikan penanganan penumpang dengan memberikan kompensasi keterlambatan (delay management) dan opsi pelayanan terbaik kepada penumpang.
Selain itu Ditjen Hubud menugaskan para Inspektur Penerbangan untuk bekerja sama dengan para operator penerbangan, penyelenggara bandara dan penyelenggara navigasi penerbangan untuk  memastikan operasional penerbangan tetap berjalan dengan aman dan selamat.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8zMC8xOS8xODIzMjIvNS94OTE2d2N1&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meminta kepada calon penumpang pesawat untuk berangkat lebih awal ke bandara. Sebab saat ini tengah terjadi gangguan sistem IT terjadi di beberapa sistem check-in milik beberapa maskapai.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara, M. Kristi Endah Murni mengatakan beberapa maskapai yang saat ini tengah terdampak gangguan sistem IT Check-in bandara seperti Citilink, Scoot Airlines, AirAsia dan Indigo, mengingat sistem tersebut terhubung dengan provider sistem secara global.

BACA JUGA:
Sistem Layanan Citilink hingga AirAsia Terdampak Gangguan IT Global


Saat ini Kemenhub telah meminta operator penerbangan untuk membuka lebih banyak check-in counter karena pelayanan proses check-in keberangkatan penumpang dan bagasi secara manual karena adanya gangguan tersebut
&quot;Langkah-langkah yang dilakukan untuk antisipasi gangguan tersebut yaitu melakukan pelayanan proses check-in keberangkatan penumpang dan bagasi secara manual, membuka lebih banyak check-in counter serta menghimbau agar para penumpang berangkat lebih awal,&quot; ujar Kristi dalam keterangan resminya, Sabtu (20/7/2024).

BACA JUGA:
Daftar Wilayah yang Akan Jual BBM Jenis Baru Rendah Sulfur 1 September 2024


Meski demikian, Kemenhub memastikan operator penerbangan seperti PT. Angkasa Pura Indonesia (PT. Angkasa Pura I dan PT. Angkasa Pura II), serta Airnav Indonesia tetap menjalankan operasional penerbangan dengan normal dan tidak terdapat gangguan.Kementerian Perhubungan melalui Ditjen Hubud memonitor perkembangan masalah tersebut dan melakukan langkah-langkah antisipasi dan mitigasi termasuk memastikan penanganan penumpang dengan memberikan kompensasi keterlambatan (delay management) dan opsi pelayanan terbaik kepada penumpang.
Selain itu Ditjen Hubud menugaskan para Inspektur Penerbangan untuk bekerja sama dengan para operator penerbangan, penyelenggara bandara dan penyelenggara navigasi penerbangan untuk  memastikan operasional penerbangan tetap berjalan dengan aman dan selamat.</content:encoded></item></channel></rss>
