<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ekonomi Malaysia Tumbuh 5,8% di Kuartal II-2024</title><description>Pertumbuhan ekonomi Malaysia mencapai 5,8% pada kuartal II 2024.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/22/320/3037750/ekonomi-malaysia-tumbuh-5-8-di-kuartal-ii-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/07/22/320/3037750/ekonomi-malaysia-tumbuh-5-8-di-kuartal-ii-2024"/><item><title>Ekonomi Malaysia Tumbuh 5,8% di Kuartal II-2024</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/22/320/3037750/ekonomi-malaysia-tumbuh-5-8-di-kuartal-ii-2024</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/07/22/320/3037750/ekonomi-malaysia-tumbuh-5-8-di-kuartal-ii-2024</guid><pubDate>Senin 22 Juli 2024 14:07 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/22/320/3037750/ekonomi-malaysia-tumbuh-5-8-di-kuartal-ii-2024-HxlmPy0QoO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ekonomi Malaysia tumbuh di luar ekspektasi (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/22/320/3037750/ekonomi-malaysia-tumbuh-5-8-di-kuartal-ii-2024-HxlmPy0QoO.jpg</image><title>Ekonomi Malaysia tumbuh di luar ekspektasi (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNy8xOC80LzE4MjkyMy81L3g5MmRweHk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
JAKARTA &amp;ndash; Pertumbuhan ekonomi Malaysia mencapai 5,8% pada kuartal II 2024. Perdana Menteri Datuk Seri Anwar Ibrahim mengklaim, ekonomi Malaysia tumbuh di atas perkiraan.
Dia menegaskan, ekonomi Malaysia telah melampaui batas dan menghasilkan prestasi yang melampaudi luar ekspektasi.

BACA JUGA:
Heboh, PM dan Menteri Ekonomi Malaysia Dapat Kiriman Pasta Gigi Ganja dari Indonesia


&quot;Ini di luar prediksi semua pihak. Saya berterima kasih kepada masyarakat, pekerja, dan investor atas kerja kerasnya. Ini memberikan kita kesempatan untuk bangkit sebagai bangsa yang kuat,&quot; ujar PM Malaysia dalam video yang beredar di media sosial, dikutip dari The Star, Senin (22/7/2024).
Anwar melanjutkan, pemerintah menjanjikan lapangan kerja yang lebih baik, pelatihan yang lebih baik, dan teknologi yang lebih baik untuk beralih ke cara hidup digital dan hemat energi.

BACA JUGA:
Ramalan BI soal Pertumbuhan Ekonomi Dunia 2024, Singgung AS-China


&amp;ldquo;Saya yakin bahwa dengan kerja sama dan fokus kita pada pembangunan ekonomi, kita akan berhasil,&amp;rdquo; katanya kepada wartawan.
Dalam pernyataan yang dikeluarkan pada Jumat 19 Juli, Departemen Statistik menyatakan PDB diperkirakan akan meningkat sebesar 5% pada paruh pertama tahun 2024, naik dari 4,1% pada waktu yang sama tahun lalu.
Badan tersebut juga menyatakan bahwa perekonomian negara tersebut  kemungkinan akan mempertahankan laju pembangunannya selama kuartal ini,  dibantu oleh faktor-faktor domestik dan ekspor, dengan perkiraan yang  menjanjikan untuk sisa tahun ini.
Kepala Statistik Malaysia Datuk Sri Mohd Uzir Mahidin menyatakan  bahwa prediksi kenaikan pada kuartal kedua konsisten dengan data  terkini, seperti indeks output industri, yang masing-masing meningkat  sebesar 6,1% dan 2,4% pada bulan April dan Mei 2024, dibandingkan tahun  sebelumnya.
Sementara itu, penjualan grosir dan eceran naik 6,6% di bulan April dan 7,1% di bulan Mei dibandingkan tahun sebelumnya.
&amp;ldquo;Di sektor eksternal, perdagangan, ekspor, dan impor secara  keseluruhan meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.  Variabel lainnya termasuk peningkatan kunjungan pengunjung, produksi  kelapa sawit, dan kemajuan pembangunan megaproyek&amp;rdquo;, ujar Mohd Uzir.
Dari sisi pertumbuhan sektor, ia menyatakan bahwa sektor jasa tumbuh  sebesar 5,6%, naik dari 4,7% pada kuartal pertama, didorong oleh  subsektor perdagangan besar dan eceran, transportasi dan pergudangan,  serta perbankan dan asuransi.
Sektor manufaktur meningkat sebesar 4,7%, naik dari 1,9% pada kuartal  sebelumnya, dengan pertumbuhan di seluruh sub-sektor, sementara sektor  konstruksi meningkat sebesar 17,2%, karena kinerja yang kuat di semua  sub-sektor.
Sektor pertanian meningkat sebesar 7,1% dari 1,6% pada kuartal pertama, berkat kuatnya pertumbuhan sub-sektor kelapa sawit.
Sementara itu, sektor pertambangan dan penggalian turun menjadi 3,3%  dari 5,7% pada triwulan sebelumnya, hal ini disebabkan oleh moderasi  pada subsektor gas bumi.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNy8xOC80LzE4MjkyMy81L3g5MmRweHk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
JAKARTA &amp;ndash; Pertumbuhan ekonomi Malaysia mencapai 5,8% pada kuartal II 2024. Perdana Menteri Datuk Seri Anwar Ibrahim mengklaim, ekonomi Malaysia tumbuh di atas perkiraan.
Dia menegaskan, ekonomi Malaysia telah melampaui batas dan menghasilkan prestasi yang melampaudi luar ekspektasi.

BACA JUGA:
Heboh, PM dan Menteri Ekonomi Malaysia Dapat Kiriman Pasta Gigi Ganja dari Indonesia


&quot;Ini di luar prediksi semua pihak. Saya berterima kasih kepada masyarakat, pekerja, dan investor atas kerja kerasnya. Ini memberikan kita kesempatan untuk bangkit sebagai bangsa yang kuat,&quot; ujar PM Malaysia dalam video yang beredar di media sosial, dikutip dari The Star, Senin (22/7/2024).
Anwar melanjutkan, pemerintah menjanjikan lapangan kerja yang lebih baik, pelatihan yang lebih baik, dan teknologi yang lebih baik untuk beralih ke cara hidup digital dan hemat energi.

BACA JUGA:
Ramalan BI soal Pertumbuhan Ekonomi Dunia 2024, Singgung AS-China


&amp;ldquo;Saya yakin bahwa dengan kerja sama dan fokus kita pada pembangunan ekonomi, kita akan berhasil,&amp;rdquo; katanya kepada wartawan.
Dalam pernyataan yang dikeluarkan pada Jumat 19 Juli, Departemen Statistik menyatakan PDB diperkirakan akan meningkat sebesar 5% pada paruh pertama tahun 2024, naik dari 4,1% pada waktu yang sama tahun lalu.
Badan tersebut juga menyatakan bahwa perekonomian negara tersebut  kemungkinan akan mempertahankan laju pembangunannya selama kuartal ini,  dibantu oleh faktor-faktor domestik dan ekspor, dengan perkiraan yang  menjanjikan untuk sisa tahun ini.
Kepala Statistik Malaysia Datuk Sri Mohd Uzir Mahidin menyatakan  bahwa prediksi kenaikan pada kuartal kedua konsisten dengan data  terkini, seperti indeks output industri, yang masing-masing meningkat  sebesar 6,1% dan 2,4% pada bulan April dan Mei 2024, dibandingkan tahun  sebelumnya.
Sementara itu, penjualan grosir dan eceran naik 6,6% di bulan April dan 7,1% di bulan Mei dibandingkan tahun sebelumnya.
&amp;ldquo;Di sektor eksternal, perdagangan, ekspor, dan impor secara  keseluruhan meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.  Variabel lainnya termasuk peningkatan kunjungan pengunjung, produksi  kelapa sawit, dan kemajuan pembangunan megaproyek&amp;rdquo;, ujar Mohd Uzir.
Dari sisi pertumbuhan sektor, ia menyatakan bahwa sektor jasa tumbuh  sebesar 5,6%, naik dari 4,7% pada kuartal pertama, didorong oleh  subsektor perdagangan besar dan eceran, transportasi dan pergudangan,  serta perbankan dan asuransi.
Sektor manufaktur meningkat sebesar 4,7%, naik dari 1,9% pada kuartal  sebelumnya, dengan pertumbuhan di seluruh sub-sektor, sementara sektor  konstruksi meningkat sebesar 17,2%, karena kinerja yang kuat di semua  sub-sektor.
Sektor pertanian meningkat sebesar 7,1% dari 1,6% pada kuartal pertama, berkat kuatnya pertumbuhan sub-sektor kelapa sawit.
Sementara itu, sektor pertambangan dan penggalian turun menjadi 3,3%  dari 5,7% pada triwulan sebelumnya, hal ini disebabkan oleh moderasi  pada subsektor gas bumi.</content:encoded></item></channel></rss>
