<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Emas hingga Tembaga Bakal Dipantau Negara, Ini Alasannya</title><description>Komoditas emas hingga tembaga bakal dipantau ketat oleh Sistem Informasi Mineral dan Batubara Kementerian/Lembaga (Simbara).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/22/320/3037783/emas-hingga-tembaga-bakal-dipantau-negara-ini-alasannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/07/22/320/3037783/emas-hingga-tembaga-bakal-dipantau-negara-ini-alasannya"/><item><title>Emas hingga Tembaga Bakal Dipantau Negara, Ini Alasannya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/22/320/3037783/emas-hingga-tembaga-bakal-dipantau-negara-ini-alasannya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/07/22/320/3037783/emas-hingga-tembaga-bakal-dipantau-negara-ini-alasannya</guid><pubDate>Senin 22 Juli 2024 14:45 WIB</pubDate><dc:creator>Atikah Umiyani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/22/320/3037783/emas-hingga-tembaga-bakal-dipantau-negara-ini-alasannya-hktFILVQX4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Emas dan tembaga bakal dipantau negara (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/22/320/3037783/emas-hingga-tembaga-bakal-dipantau-negara-ini-alasannya-hktFILVQX4.jpg</image><title>Emas dan tembaga bakal dipantau negara (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8zMC8xLzE3NTYyNy81L3g4cjBibzY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Komoditas emas hingga tembaga bakal dipantau ketat oleh Sistem Informasi Mineral dan Batubara Kementerian/Lembaga (Simbara). Adapun saat ini, Simbara baru menyasar sektor komoditas nikel dan timah dari yang sebelumnya hanya batubara.

BACA JUGA:
Nikel-Timah Dipelototi Simbara, Tembaga hingga Emas Siap-Siap


Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengungkapkan, semenjak adanya Undang-Undang III tahun 2020 tentang pertambangan diberlakukan, kewenangan beralih ke pusat. Oleeh karena itu, pelayanan perizinan tidak mungkin bisa optimal tanpa menggunakan sistem informasi.

BACA JUGA:
Nikel-Timah Dipantau Ketat, Luhut Sebut Negara Bisa Raup Rp10 Triliun


Arifin menyebutkan, beberapa sistem informasi di sektor minerba yang sudah dikembangkan antara lain Minerba One Data Indonesia (MODI), Minerba One Map Indonesia (MOMI), E-PNBP, Minerba Online Monitoring System (MOMS) dan Modul Verifikasi Penjualan (MVP) yang digunakan untuk mengawasi transaksi penjualan minerba.
Arifin bilang, sistem informasi tersebut telah terintegrasi dengan  SIMBARA sejak Oktober tahun 2023 dan digunakan untuk mendorong  optimalisasi pelayanan perizinan, menciptakan tata kelola pertambangan  yang lebih transparan, akuntabel, serta mampu meningkatkan penerimaan  negara.
&quot;Selanjutnya kita masih akan menyelesaikan lagi beberapa mineral  komoditas antara lain tembaga, kemudian juga emas, bauksit, mangan, dan  lain-lainnya,&quot; tutup Arifin.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8zMC8xLzE3NTYyNy81L3g4cjBibzY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Komoditas emas hingga tembaga bakal dipantau ketat oleh Sistem Informasi Mineral dan Batubara Kementerian/Lembaga (Simbara). Adapun saat ini, Simbara baru menyasar sektor komoditas nikel dan timah dari yang sebelumnya hanya batubara.

BACA JUGA:
Nikel-Timah Dipelototi Simbara, Tembaga hingga Emas Siap-Siap


Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengungkapkan, semenjak adanya Undang-Undang III tahun 2020 tentang pertambangan diberlakukan, kewenangan beralih ke pusat. Oleeh karena itu, pelayanan perizinan tidak mungkin bisa optimal tanpa menggunakan sistem informasi.

BACA JUGA:
Nikel-Timah Dipantau Ketat, Luhut Sebut Negara Bisa Raup Rp10 Triliun


Arifin menyebutkan, beberapa sistem informasi di sektor minerba yang sudah dikembangkan antara lain Minerba One Data Indonesia (MODI), Minerba One Map Indonesia (MOMI), E-PNBP, Minerba Online Monitoring System (MOMS) dan Modul Verifikasi Penjualan (MVP) yang digunakan untuk mengawasi transaksi penjualan minerba.
Arifin bilang, sistem informasi tersebut telah terintegrasi dengan  SIMBARA sejak Oktober tahun 2023 dan digunakan untuk mendorong  optimalisasi pelayanan perizinan, menciptakan tata kelola pertambangan  yang lebih transparan, akuntabel, serta mampu meningkatkan penerimaan  negara.
&quot;Selanjutnya kita masih akan menyelesaikan lagi beberapa mineral  komoditas antara lain tembaga, kemudian juga emas, bauksit, mangan, dan  lain-lainnya,&quot; tutup Arifin.</content:encoded></item></channel></rss>
