<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menko Airlangga Usul Bioavtur Diproduksi UMKM</title><description>Airlangga Hartarto menilai bioavtur atau sustainable aviation fuel (SAF)  dapat diproduksi oleh Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/22/320/3037989/menko-airlangga-usul-bioavtur-diproduksi-umkm</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/07/22/320/3037989/menko-airlangga-usul-bioavtur-diproduksi-umkm"/><item><title>Menko Airlangga Usul Bioavtur Diproduksi UMKM</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/22/320/3037989/menko-airlangga-usul-bioavtur-diproduksi-umkm</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/07/22/320/3037989/menko-airlangga-usul-bioavtur-diproduksi-umkm</guid><pubDate>Senin 22 Juli 2024 21:08 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/22/320/3037989/menko-airlangga-usul-bioavtur-diproduksi-umkm-iiVAuA2TD6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bioavtur bisa diproduksi UMKM (Foto: Kemenko Perekonomian)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/22/320/3037989/menko-airlangga-usul-bioavtur-diproduksi-umkm-iiVAuA2TD6.jpg</image><title>Bioavtur bisa diproduksi UMKM (Foto: Kemenko Perekonomian)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8yMy80LzE3ODY5MC81L3g4dmZ0YWU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menilai bioavtur atau sustainable aviation fuel (SAF) dapat diproduksi oleh Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Menurut dia, bahan baku bioavtur dapat disuplai dari minyak inti biji kelapa sawit atau palm kernel oil. Airlangga pun meminta Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Arsjad Rasjid, mengawal usulan tersebut.

BACA JUGA:
Jual Avtur Ramah Lingkungan, RI Bisa Untung Rp12 Triliun/Tahun


&amp;ldquo;Salah satu pak Ketua Umum Kadin yang bisa didorong kemarin di Jepang juga IJB-Net small and medium enterprises (UMKM) membuat bioavtur,&amp;rdquo; ujar Airlangga saat gelaran Pesta Rakyat UMKM untuk Indonesia di Jakarta Convention Center (JCC), Senin (22/7/2024).

BACA JUGA:
Penerbangan Haji 2024, Penyaluran Avtur Diprediksi Naik 5%


Dalam proses produksi bioavtur, lanjut dia, dibutuhkan banyak kerja sama antara UMKM dan dibantu oleh pihak terkait, misalnya Kadin.
&amp;ldquo;Nah ini bisa diaplikasi karena bioavtur tidak cukup oleh satu UMKM, tetapi harus many UMKM,&amp;rdquo; paparnya.
Di lain sisi, pemerintah tengah mendorong nilai tambah bagi sejumlah  komoditas di dalam negeri melalui hilirisasi. Seperti karet, kakao, dan  coklat, dan kelapa. Kelapa misalnya perlu di hilirisasi karena berperan  penting dalam supply chain minyak.
&amp;ldquo;Kita ingin karena karet, kakao, dan coklat itu ujungnya adalah  perkebunan rakyat yang sebetulnya sudah mirip dengan perkebunan tembakau  atau cengkeh. Oleh karena itu, kalau hilirisasi cengkeh itu ujung di HM  Sampoerna, maka hilirisasi sawit ada di pak Franky, kita butuh juga  backbone untuk karet, kakao, dan kelapa,&amp;rdquo; tukas dia.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8yMy80LzE3ODY5MC81L3g4dmZ0YWU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menilai bioavtur atau sustainable aviation fuel (SAF) dapat diproduksi oleh Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Menurut dia, bahan baku bioavtur dapat disuplai dari minyak inti biji kelapa sawit atau palm kernel oil. Airlangga pun meminta Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Arsjad Rasjid, mengawal usulan tersebut.

BACA JUGA:
Jual Avtur Ramah Lingkungan, RI Bisa Untung Rp12 Triliun/Tahun


&amp;ldquo;Salah satu pak Ketua Umum Kadin yang bisa didorong kemarin di Jepang juga IJB-Net small and medium enterprises (UMKM) membuat bioavtur,&amp;rdquo; ujar Airlangga saat gelaran Pesta Rakyat UMKM untuk Indonesia di Jakarta Convention Center (JCC), Senin (22/7/2024).

BACA JUGA:
Penerbangan Haji 2024, Penyaluran Avtur Diprediksi Naik 5%


Dalam proses produksi bioavtur, lanjut dia, dibutuhkan banyak kerja sama antara UMKM dan dibantu oleh pihak terkait, misalnya Kadin.
&amp;ldquo;Nah ini bisa diaplikasi karena bioavtur tidak cukup oleh satu UMKM, tetapi harus many UMKM,&amp;rdquo; paparnya.
Di lain sisi, pemerintah tengah mendorong nilai tambah bagi sejumlah  komoditas di dalam negeri melalui hilirisasi. Seperti karet, kakao, dan  coklat, dan kelapa. Kelapa misalnya perlu di hilirisasi karena berperan  penting dalam supply chain minyak.
&amp;ldquo;Kita ingin karena karet, kakao, dan coklat itu ujungnya adalah  perkebunan rakyat yang sebetulnya sudah mirip dengan perkebunan tembakau  atau cengkeh. Oleh karena itu, kalau hilirisasi cengkeh itu ujung di HM  Sampoerna, maka hilirisasi sawit ada di pak Franky, kita butuh juga  backbone untuk karet, kakao, dan kelapa,&amp;rdquo; tukas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
