<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>RI Siapkan 4 KEK Baru Senilai Rp161 Triliun, Ini Lokasinya</title><description>Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus menyiapkan 4 Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) baru dengan potensi investasi Rp161 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/23/470/3038096/ri-siapkan-4-kek-baru-senilai-rp161-triliun-ini-lokasinya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/07/23/470/3038096/ri-siapkan-4-kek-baru-senilai-rp161-triliun-ini-lokasinya"/><item><title>RI Siapkan 4 KEK Baru Senilai Rp161 Triliun, Ini Lokasinya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/23/470/3038096/ri-siapkan-4-kek-baru-senilai-rp161-triliun-ini-lokasinya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/07/23/470/3038096/ri-siapkan-4-kek-baru-senilai-rp161-triliun-ini-lokasinya</guid><pubDate>Selasa 23 Juli 2024 08:00 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/23/470/3038096/ri-siapkan-4-kek-baru-senilai-rp161-triliun-ini-lokasinya-a5gCkMzwWa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kawasan Ekonomi Khusus (Foto: PUPR)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/23/470/3038096/ri-siapkan-4-kek-baru-senilai-rp161-triliun-ini-lokasinya-a5gCkMzwWa.jpg</image><title>Kawasan Ekonomi Khusus (Foto: PUPR)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNy8yMC8xLzE4Mjk3MC81L3g5MmlqMTQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pemerintah melalui Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus menyiapkan 4 Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) baru dengan potensi investasi Rp161 triliun pada tahun 2024.
Plt Sekretaris Jendral Dewan Nasional KEK Rizal Edwin menjelaskan, keempat KEK baru tersebut saat ini tengah menunggu Peraturan Pemerintah (PP) sebagai landasan hukum penetapan KEK baru tersebut.

BACA JUGA:
Adu Kekayaan Joe Biden, Kamala Harris vs Donald Trump, Siapakah yang Paling Tajir?

&quot;Kita perlu ada penetapan PP yang akan di tandatangani oleh Presiden kemudian untuk investasinya jumlahnya dari 4 KEK tersebut adalah Rp161 triliun,&quot; kata Edwin dalam media briefing di Jakarta, Selasa (23/7/2024).
Lebih lanjut, Edwin merinci 4 KEK baru tersebut Sulawesi, Kepulauan Riau, Banten, BSD, dan Riau. Pertama KEK yang berada di Sulawesi yaitu KEK Industri Hijau Bungku di Morowali, Sulawesi Tengah dengan rencana kegiatan usaha produksi dan pengolahan logistik hingga distrubusi pengembangan energi.

BACA JUGA:
Tandingi Mandalika, MNC Land Akan Bangun Sirkuit MotoGP di KEK Lido

Kedua di Provinisi Riau ada KEK Nipa, KEK ini akan difungsikan untuk mendukung industri logistik dan distribusi pengembangan energi.Ketiga adalah KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam yang berlokasi di Batam. Proyek KEK baru ini akan berfokus pada pariwisata kesehatan.
Keempat adalah KEK Edutek Medika Internasional Banten yang berlokasi di Bumi Serpong Damai (BSD), Kabupaten Tangerang. KEK ini berfokus pada riset, ekonomi digital dan pengmbangan teknologi pendidikan, kesehatan dan industri kreatif.
Edwin menjelaskan dari total proyeksi invetasi Rp161 triliun itu diperkirakan berasal dari Penanaman Modal Asing (PMA) dan PMDN (Penanaman Modal Dalam Negeri). Porsinya sekitar 71% PMA dan 39% PMDN.
&quot;Untuk ke 4 KEK baru ini saat ini masih dalam proses penetapam PP,&quot; tutup Edwin.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNy8yMC8xLzE4Mjk3MC81L3g5MmlqMTQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pemerintah melalui Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus menyiapkan 4 Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) baru dengan potensi investasi Rp161 triliun pada tahun 2024.
Plt Sekretaris Jendral Dewan Nasional KEK Rizal Edwin menjelaskan, keempat KEK baru tersebut saat ini tengah menunggu Peraturan Pemerintah (PP) sebagai landasan hukum penetapan KEK baru tersebut.

BACA JUGA:
Adu Kekayaan Joe Biden, Kamala Harris vs Donald Trump, Siapakah yang Paling Tajir?

&quot;Kita perlu ada penetapan PP yang akan di tandatangani oleh Presiden kemudian untuk investasinya jumlahnya dari 4 KEK tersebut adalah Rp161 triliun,&quot; kata Edwin dalam media briefing di Jakarta, Selasa (23/7/2024).
Lebih lanjut, Edwin merinci 4 KEK baru tersebut Sulawesi, Kepulauan Riau, Banten, BSD, dan Riau. Pertama KEK yang berada di Sulawesi yaitu KEK Industri Hijau Bungku di Morowali, Sulawesi Tengah dengan rencana kegiatan usaha produksi dan pengolahan logistik hingga distrubusi pengembangan energi.

BACA JUGA:
Tandingi Mandalika, MNC Land Akan Bangun Sirkuit MotoGP di KEK Lido

Kedua di Provinisi Riau ada KEK Nipa, KEK ini akan difungsikan untuk mendukung industri logistik dan distribusi pengembangan energi.Ketiga adalah KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam yang berlokasi di Batam. Proyek KEK baru ini akan berfokus pada pariwisata kesehatan.
Keempat adalah KEK Edutek Medika Internasional Banten yang berlokasi di Bumi Serpong Damai (BSD), Kabupaten Tangerang. KEK ini berfokus pada riset, ekonomi digital dan pengmbangan teknologi pendidikan, kesehatan dan industri kreatif.
Edwin menjelaskan dari total proyeksi invetasi Rp161 triliun itu diperkirakan berasal dari Penanaman Modal Asing (PMA) dan PMDN (Penanaman Modal Dalam Negeri). Porsinya sekitar 71% PMA dan 39% PMDN.
&quot;Untuk ke 4 KEK baru ini saat ini masih dalam proses penetapam PP,&quot; tutup Edwin.</content:encoded></item></channel></rss>
