<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BTN Kantongi Laba Bersih Rp1,5 Triliun di Semester I-2024</title><description>PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) mengantongi laba bersih Rp1,5 triliun sepanjang semester I 2024.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/25/278/3039597/btn-kantongi-laba-bersih-rp1-5-triliun-di-semester-i-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/07/25/278/3039597/btn-kantongi-laba-bersih-rp1-5-triliun-di-semester-i-2024"/><item><title>BTN Kantongi Laba Bersih Rp1,5 Triliun di Semester I-2024</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/25/278/3039597/btn-kantongi-laba-bersih-rp1-5-triliun-di-semester-i-2024</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/07/25/278/3039597/btn-kantongi-laba-bersih-rp1-5-triliun-di-semester-i-2024</guid><pubDate>Kamis 25 Juli 2024 19:51 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/25/278/3039597/btn-kantongi-laba-bersih-rp1-5-triliun-di-semester-i-2024-TvOVo2qxw2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bank BTN raup laba Rp1,5 triliun di kuarta II 2024 (Foto: BTN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/25/278/3039597/btn-kantongi-laba-bersih-rp1-5-triliun-di-semester-i-2024-TvOVo2qxw2.jpg</image><title>Bank BTN raup laba Rp1,5 triliun di kuarta II 2024 (Foto: BTN)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8wOC80LzE2MjI4NC81L3g4ajZna3k=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mengantongi laba bersih Rp1,5 triliun sepanjang semester I 2024. Perolehan tersebut naik tipis dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp1,47 triliun.
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan, di tengah kondisi ekonomi global yang sangat menantang, BTN tetap dapat menorehkan kinerja yang positif sepanjang semester I 2024.

BACA JUGA:
Batal Akuisisi Bank Muamalat, Ini Penjelasan Dirut BTN


&quot;Bahkan penyaluran kredit dan pembiayaan BTN berhasil tumbuh signifikan. Kami optimistis hingga akhir tahun 2024, BTN tetap mampu membukukan kinerja keuangan yang positif,&amp;rdquo; ujar Nixon dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (25/7/2024).
Adapun BTN mencatat penyaluran kredit dan pembiayaan mencapai sekitar Rp352,06 triliun sepanjang semester I 2024. Perolehan tersebut tumbuh 14,4% secara tahunan (year-on-year/yoy) dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp307,66 triliun.

BACA JUGA:
Spin Off Unit Usaha Syariah, BTN Anggarkan Rp6 Triliun


Nixon mengungkapkan, penyaluran kredit dan pembiayaan perumahan masih mendominasi total kredit dan pembiayaan perseroan pada semester I 2024.
Adapun kredit dan pembiayaan perumahan yang disalurkan BTN hingga akhir Juni 2024 mencapai Rp299,24 triliun.
Dari jumlah tersebut KPR Subsidi pada semester I 2024 masih menjadi kontribusi terbesar dengan nilai mencapai Rp171,01 triliun tumbuh 12,4% yoy dibandingkan periode yang sama tahun lalu senilai Rp152,16 triliun.
Sedangkan KPR Non Subsidi tumbuh 12% yoy menjadi Rp101,76 triliun  pada semester I 2024 dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar  Rp90,83 triliun.
&amp;ldquo;Kami memacu kredit dengan  sangat memperhatikan prinsip  kehati-hatian. Rasio NPL Gross kami masih terjaga dengan baik di level  3,1%. Hingga akhir tahun ini kami berharap bisa menurunkan rasio NPL di  bawah 3%,&amp;rdquo; kata Nixon.
Dari sisi dana pihak ketiga (DPK), seiring ketatnya likuiditas pada  industri perbankan, BTN berhasil meningkatkan DPK pada semester I 2024  menjadi Rp365,4 triliun atau naik 16,6% yoy dibandingkan periode yang  sama tahun lalu yang sebesar Rp313,3 triliun.
Dari jumlah tersebut perolehan dana murah atau CASA mencapai Rp189,21  triliun naik sekitar 11,16% yoy dibandingkan akhir Juni 2023 sebesar  Rp170,21 triliun.
Dengan demikian, sepanjang semester I 2024, laba bersih BTN tumbuh  menjadi Rp1,502 triliun atau naik dibandingkan periode yang sama tahun  lalu sebesar Rp1,474 triliun.
Sementara total aset BTN hingga akhir Juni 2024 naik 13,7% yoy  menjadi  Rp455,60 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang  sebesar Rp400,54 triliun.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8wOC80LzE2MjI4NC81L3g4ajZna3k=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mengantongi laba bersih Rp1,5 triliun sepanjang semester I 2024. Perolehan tersebut naik tipis dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp1,47 triliun.
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan, di tengah kondisi ekonomi global yang sangat menantang, BTN tetap dapat menorehkan kinerja yang positif sepanjang semester I 2024.

BACA JUGA:
Batal Akuisisi Bank Muamalat, Ini Penjelasan Dirut BTN


&quot;Bahkan penyaluran kredit dan pembiayaan BTN berhasil tumbuh signifikan. Kami optimistis hingga akhir tahun 2024, BTN tetap mampu membukukan kinerja keuangan yang positif,&amp;rdquo; ujar Nixon dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (25/7/2024).
Adapun BTN mencatat penyaluran kredit dan pembiayaan mencapai sekitar Rp352,06 triliun sepanjang semester I 2024. Perolehan tersebut tumbuh 14,4% secara tahunan (year-on-year/yoy) dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp307,66 triliun.

BACA JUGA:
Spin Off Unit Usaha Syariah, BTN Anggarkan Rp6 Triliun


Nixon mengungkapkan, penyaluran kredit dan pembiayaan perumahan masih mendominasi total kredit dan pembiayaan perseroan pada semester I 2024.
Adapun kredit dan pembiayaan perumahan yang disalurkan BTN hingga akhir Juni 2024 mencapai Rp299,24 triliun.
Dari jumlah tersebut KPR Subsidi pada semester I 2024 masih menjadi kontribusi terbesar dengan nilai mencapai Rp171,01 triliun tumbuh 12,4% yoy dibandingkan periode yang sama tahun lalu senilai Rp152,16 triliun.
Sedangkan KPR Non Subsidi tumbuh 12% yoy menjadi Rp101,76 triliun  pada semester I 2024 dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar  Rp90,83 triliun.
&amp;ldquo;Kami memacu kredit dengan  sangat memperhatikan prinsip  kehati-hatian. Rasio NPL Gross kami masih terjaga dengan baik di level  3,1%. Hingga akhir tahun ini kami berharap bisa menurunkan rasio NPL di  bawah 3%,&amp;rdquo; kata Nixon.
Dari sisi dana pihak ketiga (DPK), seiring ketatnya likuiditas pada  industri perbankan, BTN berhasil meningkatkan DPK pada semester I 2024  menjadi Rp365,4 triliun atau naik 16,6% yoy dibandingkan periode yang  sama tahun lalu yang sebesar Rp313,3 triliun.
Dari jumlah tersebut perolehan dana murah atau CASA mencapai Rp189,21  triliun naik sekitar 11,16% yoy dibandingkan akhir Juni 2023 sebesar  Rp170,21 triliun.
Dengan demikian, sepanjang semester I 2024, laba bersih BTN tumbuh  menjadi Rp1,502 triliun atau naik dibandingkan periode yang sama tahun  lalu sebesar Rp1,474 triliun.
Sementara total aset BTN hingga akhir Juni 2024 naik 13,7% yoy  menjadi  Rp455,60 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang  sebesar Rp400,54 triliun.</content:encoded></item></channel></rss>
