<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Naik 216%, BNI Finance Bukukan Pembiayaan Rp2,89 Triliun di Semester I-2024</title><description>PT BNI Multifinance (BNI Finance) mencatat pembiayaan mencapai Rp2,89 triliun di semester I 2024.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/25/320/3039552/naik-216-bni-finance-bukukan-pembiayaan-rp2-89-triliun-di-semester-i-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/07/25/320/3039552/naik-216-bni-finance-bukukan-pembiayaan-rp2-89-triliun-di-semester-i-2024"/><item><title>Naik 216%, BNI Finance Bukukan Pembiayaan Rp2,89 Triliun di Semester I-2024</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/25/320/3039552/naik-216-bni-finance-bukukan-pembiayaan-rp2-89-triliun-di-semester-i-2024</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/07/25/320/3039552/naik-216-bni-finance-bukukan-pembiayaan-rp2-89-triliun-di-semester-i-2024</guid><pubDate>Kamis 25 Juli 2024 18:41 WIB</pubDate><dc:creator>Gibran Khayirah Tavip</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/25/320/3039552/naik-216-bni-finance-bukukan-pembiayaan-rp2-89-triliun-di-semester-i-2024-25XPoTwy4v.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BNI Finance bukukan pembiayaan Rp2,89 triliun (Foto: BNI Multifinance)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/25/320/3039552/naik-216-bni-finance-bukukan-pembiayaan-rp2-89-triliun-di-semester-i-2024-25XPoTwy4v.jpg</image><title>BNI Finance bukukan pembiayaan Rp2,89 triliun (Foto: BNI Multifinance)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8yMS8xLzE3ODY0NC81L3g4djlzNms=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT BNI Multifinance (BNI Finance) mencatat pembiayaan mencapai Rp2,89 triliun di semester I 2024. Pembiayaan anak usaha PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI ini melesat 216% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp915 miliar.
Kinerja positif ini juga tercermin dari total aset BNI Finance yang naik 240%, dari Rp1,60 triliun di semester I-2023 menjadi Rp5,45 triliun pada semester I-2024. Dengan capaian ini, BNI Finance berhasil naik kelas menjadi perusahaan multifinance dengan aset di kisaran Rp5-10 triliun.

BACA JUGA:
Kembangkan Ekosistem Keuangan Kampus, BNI dan Telkom University Ciptakan Pembayaran Terintegrasi


Direktur Utama BNI Finance Yenanto Siem mengungkapkan, kinerja positif ini didorong oleh penambahan jaringan yang dilakukan perseroan di tahun 2024. Ekspansi tersebut menghasilkan pertumbuhan pembiayaan baru yang signifikan, meskipun market ritel mobil baru mengalami penurunan 15% secara Year on Year (YoY) di semester I-2024.
&quot;Saat ini BNI Finance memiliki 44 kantor cabang di seluruh Indonesia dan akan kembali menambah outlet di semester kedua tahun ini,&quot; ujar Yenanto, Kamis (25/7/2024).

BACA JUGA:
BNI Ditunjuk Sebagai Administrator RDN dan Bank Pembayaran


Selain penambahan cabang, kinerja positif BNI Finance juga ditopang oleh strategi jitu yang dijalankan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan menjaga kualitas pembiayaan. Hal ini tercermin dari angka Non-Performing Financing (NPF) Nett perseroan yang terjaga di level aman sebesar 0,41%, membaik dibandingkan periode sebelumnya yang mencatat NPF Nett sebesar 0,98%.
&quot;Pencapaian BNI Finance ini tidak lepas dari dukungan BNI selaku induk usaha, dealer-dealer rekanan, dan mitra kerja lainnya,&quot; kata Yenanto.
Kinerja gemilang BNI Finance di Semester I-2024 menunjukkan komitmen  dan kemampuan perseroan dalam menjalankan bisnis pembiayaan secara  berkelanjutan dan bertanggung jawab. Kemampuan BNI Finance dalam  beradaptasi dengan kondisi market yang menantang dan terus meningkatkan  kualitas layanannya menjadi bukti nyata bahwa BNI Finance adalah mitra  terpercaya bagi para nasabahnya.
Dengan pencapaian ini, BNI Finance optimis dapat terus bertumbuh dan  berkontribusi pada kemajuan industri pembiayaan di Indonesia. BNI  Finance berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi pembiayaan yang  inovatif dan berkualitas bagi para nasabahnya, serta mendukung kemajuan  ekonomi nasional.
Lebih lanjut, Yenanto menjelaskan, BNI Finance telah melakukan  perubahan susunan komisaris di akhir Semester I-2024. Hal ini dilakukan  untuk memperkuat langkah strategis perseroan dalam proses transformasi  menjadi top tier di industri pembiayaan Indonesia.
Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dilaksanakan  pada Senin, 24 Juni 2024, BNI Finance secara resmi mengangkat Ita  Tetralastwati sebagai anggota Dewan Komisaris menggantikan Agung  Turanto.
Adapun, komisaris yang tunjuk akan efektif bertugas setelah mendapat  persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas Penilaian Kemampuan  dan Kepatutan (Fit and Proper Test). &amp;ldquo;Perubahan susunan komisaris ini  kami yakini mampu membawa semangat baru bagi perseroan dalam mencapai  sustainable healthy growth sesuai harapan pemegang saham,&amp;rdquo; ujar Yenanto.
Dengan perubahan di atas, maka susunan Dewan Komisaris dan Dewan Direksi BNI Finance menjadi sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama dan Komisaris Independen: Suhartono
Komisaris: Hari Satriono
Komisaris: Ita Tetralastwati
Dewan Direksi
Direktur Utama: Yenanto Siem
Direktur Bisnis: Albertus Henditrianto
Direktur Finance, IT dan Operasional: Legendariah</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8yMS8xLzE3ODY0NC81L3g4djlzNms=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT BNI Multifinance (BNI Finance) mencatat pembiayaan mencapai Rp2,89 triliun di semester I 2024. Pembiayaan anak usaha PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI ini melesat 216% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp915 miliar.
Kinerja positif ini juga tercermin dari total aset BNI Finance yang naik 240%, dari Rp1,60 triliun di semester I-2023 menjadi Rp5,45 triliun pada semester I-2024. Dengan capaian ini, BNI Finance berhasil naik kelas menjadi perusahaan multifinance dengan aset di kisaran Rp5-10 triliun.

BACA JUGA:
Kembangkan Ekosistem Keuangan Kampus, BNI dan Telkom University Ciptakan Pembayaran Terintegrasi


Direktur Utama BNI Finance Yenanto Siem mengungkapkan, kinerja positif ini didorong oleh penambahan jaringan yang dilakukan perseroan di tahun 2024. Ekspansi tersebut menghasilkan pertumbuhan pembiayaan baru yang signifikan, meskipun market ritel mobil baru mengalami penurunan 15% secara Year on Year (YoY) di semester I-2024.
&quot;Saat ini BNI Finance memiliki 44 kantor cabang di seluruh Indonesia dan akan kembali menambah outlet di semester kedua tahun ini,&quot; ujar Yenanto, Kamis (25/7/2024).

BACA JUGA:
BNI Ditunjuk Sebagai Administrator RDN dan Bank Pembayaran


Selain penambahan cabang, kinerja positif BNI Finance juga ditopang oleh strategi jitu yang dijalankan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan menjaga kualitas pembiayaan. Hal ini tercermin dari angka Non-Performing Financing (NPF) Nett perseroan yang terjaga di level aman sebesar 0,41%, membaik dibandingkan periode sebelumnya yang mencatat NPF Nett sebesar 0,98%.
&quot;Pencapaian BNI Finance ini tidak lepas dari dukungan BNI selaku induk usaha, dealer-dealer rekanan, dan mitra kerja lainnya,&quot; kata Yenanto.
Kinerja gemilang BNI Finance di Semester I-2024 menunjukkan komitmen  dan kemampuan perseroan dalam menjalankan bisnis pembiayaan secara  berkelanjutan dan bertanggung jawab. Kemampuan BNI Finance dalam  beradaptasi dengan kondisi market yang menantang dan terus meningkatkan  kualitas layanannya menjadi bukti nyata bahwa BNI Finance adalah mitra  terpercaya bagi para nasabahnya.
Dengan pencapaian ini, BNI Finance optimis dapat terus bertumbuh dan  berkontribusi pada kemajuan industri pembiayaan di Indonesia. BNI  Finance berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi pembiayaan yang  inovatif dan berkualitas bagi para nasabahnya, serta mendukung kemajuan  ekonomi nasional.
Lebih lanjut, Yenanto menjelaskan, BNI Finance telah melakukan  perubahan susunan komisaris di akhir Semester I-2024. Hal ini dilakukan  untuk memperkuat langkah strategis perseroan dalam proses transformasi  menjadi top tier di industri pembiayaan Indonesia.
Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dilaksanakan  pada Senin, 24 Juni 2024, BNI Finance secara resmi mengangkat Ita  Tetralastwati sebagai anggota Dewan Komisaris menggantikan Agung  Turanto.
Adapun, komisaris yang tunjuk akan efektif bertugas setelah mendapat  persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas Penilaian Kemampuan  dan Kepatutan (Fit and Proper Test). &amp;ldquo;Perubahan susunan komisaris ini  kami yakini mampu membawa semangat baru bagi perseroan dalam mencapai  sustainable healthy growth sesuai harapan pemegang saham,&amp;rdquo; ujar Yenanto.
Dengan perubahan di atas, maka susunan Dewan Komisaris dan Dewan Direksi BNI Finance menjadi sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama dan Komisaris Independen: Suhartono
Komisaris: Hari Satriono
Komisaris: Ita Tetralastwati
Dewan Direksi
Direktur Utama: Yenanto Siem
Direktur Bisnis: Albertus Henditrianto
Direktur Finance, IT dan Operasional: Legendariah</content:encoded></item></channel></rss>
