<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bali dan IKN Bakal Jadi Lokasi Family Office</title><description>Pemerintah masih membahas usulan penentuan lokasi pengembangan family office pertama di Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/25/320/3039606/bali-dan-ikn-bakal-jadi-lokasi-family-office</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/07/25/320/3039606/bali-dan-ikn-bakal-jadi-lokasi-family-office"/><item><title>Bali dan IKN Bakal Jadi Lokasi Family Office</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/25/320/3039606/bali-dan-ikn-bakal-jadi-lokasi-family-office</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/07/25/320/3039606/bali-dan-ikn-bakal-jadi-lokasi-family-office</guid><pubDate>Kamis 25 Juli 2024 20:15 WIB</pubDate><dc:creator>Atikah Umiyani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/25/320/3039606/bali-dan-ikn-bakal-jadi-lokasi-family-office-6IdnbjWfDP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bali dan IKN bakal jadi famili office (Foto: Kemenko Perekonomian)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/25/320/3039606/bali-dan-ikn-bakal-jadi-lokasi-family-office-6IdnbjWfDP.jpg</image><title>Bali dan IKN bakal jadi famili office (Foto: Kemenko Perekonomian)</title></images><description>


JAKARTA &amp;ndash; Pemerintah masih membahas usulan penentuan lokasi pengembangan family office pertama di Indonesia.  Saat ini ada dua lokasi yang digadang-gadang akan menjadi pusat family office yaitu Bali dan Ibu Kota Negara (IKN).
&quot;Nanti dilihat bagaimana usulan dan rencana family office tersebut,&quot; jelas Menko Perekonomian Airlangga Hartarto ketika ditemui usai acara Perayaan Hari Jadi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian ke-58 di kantornya, Jakarta, Kamis (25/7/2024).

BACA JUGA:
Luhut Sebut Family Office Beri Kepastian Hukum, Duit Bakal Deras Masuk RI dari Orang Super Kaya

Lebih lanjut, Airlangga juga mengakui bahwa hingga saat ini belum ada investor yang berminat dengan rencana pembentukan family office. Menurutnya hal itu karena belum ada payung hukum yang jelas untuk mengatur hal ini.

BACA JUGA:
Sri Mulyani soal Family Office: Ada yang Sukses dan Tidak

&quot;Ininya kan belum ada. Pertama kalau untuk industri keuangan perangkat hukumnya harus jelas. Jadi kalau perangkat hukumnya jelas baru industri itu bisa tumbuh,&quot; tutupnya.Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut  Binsar Pandjaitan menceritakan pengalamannya berguru soal penerapan  family office di Dubai dan Abu Dhabi. Hasil 'belajar' itu pun  dilaporkannya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden Terpilih  Prabowo Subianto.
Luhut menambahkan, pembentukan family office bersamaan dengan  pemberian insentif fiskal dari pemerintah yang saat ini sedang dikaji  oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Ia pun memastikan bahwa skenario  pembentukan family office ini bakal rampung sebelum Presiden Jokowi  lengser pada Oktober 2024.</description><content:encoded>


JAKARTA &amp;ndash; Pemerintah masih membahas usulan penentuan lokasi pengembangan family office pertama di Indonesia.  Saat ini ada dua lokasi yang digadang-gadang akan menjadi pusat family office yaitu Bali dan Ibu Kota Negara (IKN).
&quot;Nanti dilihat bagaimana usulan dan rencana family office tersebut,&quot; jelas Menko Perekonomian Airlangga Hartarto ketika ditemui usai acara Perayaan Hari Jadi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian ke-58 di kantornya, Jakarta, Kamis (25/7/2024).

BACA JUGA:
Luhut Sebut Family Office Beri Kepastian Hukum, Duit Bakal Deras Masuk RI dari Orang Super Kaya

Lebih lanjut, Airlangga juga mengakui bahwa hingga saat ini belum ada investor yang berminat dengan rencana pembentukan family office. Menurutnya hal itu karena belum ada payung hukum yang jelas untuk mengatur hal ini.

BACA JUGA:
Sri Mulyani soal Family Office: Ada yang Sukses dan Tidak

&quot;Ininya kan belum ada. Pertama kalau untuk industri keuangan perangkat hukumnya harus jelas. Jadi kalau perangkat hukumnya jelas baru industri itu bisa tumbuh,&quot; tutupnya.Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut  Binsar Pandjaitan menceritakan pengalamannya berguru soal penerapan  family office di Dubai dan Abu Dhabi. Hasil 'belajar' itu pun  dilaporkannya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden Terpilih  Prabowo Subianto.
Luhut menambahkan, pembentukan family office bersamaan dengan  pemberian insentif fiskal dari pemerintah yang saat ini sedang dikaji  oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Ia pun memastikan bahwa skenario  pembentukan family office ini bakal rampung sebelum Presiden Jokowi  lengser pada Oktober 2024.</content:encoded></item></channel></rss>
