<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Beras Impor Kena Denda, Alur Impor Segera Dievaluasi</title><description>Gerakan Bersama Buruh/Pekerja BUMN (Geber BUMN) menilai ada yang mesti diperbaiki pada alur impor beras.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/26/320/3040168/beras-impor-kena-denda-alur-impor-segera-dievaluasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/07/26/320/3040168/beras-impor-kena-denda-alur-impor-segera-dievaluasi"/><item><title>Beras Impor Kena Denda, Alur Impor Segera Dievaluasi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/26/320/3040168/beras-impor-kena-denda-alur-impor-segera-dievaluasi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/07/26/320/3040168/beras-impor-kena-denda-alur-impor-segera-dievaluasi</guid><pubDate>Jum'at 26 Juli 2024 20:59 WIB</pubDate><dc:creator>Gibran Khayirah Tavip</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/26/320/3040168/beras-impor-kena-denda-alur-impor-segera-dievaluasi-Z4rIsc1g1e.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mafia impor beras jadi dalang skandal demurrage (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/26/320/3040168/beras-impor-kena-denda-alur-impor-segera-dievaluasi-Z4rIsc1g1e.jpg</image><title>Mafia impor beras jadi dalang skandal demurrage (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA -  Gerakan Bersama Buruh/Pekerja BUMN menilai ada yang mesti diperbaiki pada alur impor beras. Hal ini guna menghindari adanya skandal demurrage atau denda impor beras  sebesar Rp294, 5 miliar.
&amp;ldquo;Kasus demurrage beras itu mengindikasikan adanya fraud atau kecurangan di perusahaan Bulog lewat alur administratif berikut kewenangan yang menyertainya,&amp;rdquo; ujar Koordinator  Geber BUMN Achmad Ismail, Jumat (26/7/2024).

BACA JUGA:
Mafia Impor Beras Diduga Jadi Aktor di Balik Skandal Demurrage


Menurutnya, munculnya skandal demurrage atau denda impor beras dengan nilai Rp294,5 miliar disebabkan lantaran sistem anti fraud yang membentengi Perum Bulog sudah tidak berfungsi.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8yMC80LzE3ODU2My81L3g4djBuNmM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Sehingga ada pihak tertentu yang leluasa memanfaatkannya,&amp;rdquo; papar Ais.
Ais mencurigai adanya kerjasama pihak eksternal dan internal yang berkolaborasi untuk mencari keuntungan pribadi sehingga menimbulkan kerugian negara  sebesar Rp294,5 miliar akibat demurrage tersebut.

BACA JUGA:
Harga Pangan Hari Ini, Beras dan Cabai Naik Lagi


&amp;ldquo;Adanya dampak kerugian dari  fraud lewat alur itu harus segera ditindak lanjuti melalui perbaikan sistem tata kelola dan penegakan hukumnya,&amp;rdquo; ungkap praktisi BUMN ini.
Dengan kondisi demikian, Ais menekankan, perlunya evaluasi alur importasi beras secara total dengan menutup celah-celah potensi fraud dan korupsi.
&amp;ldquo;Mengedepankan transparansi dan akuntabilitas serta integritas utamanya di kalangan pegawai Bulog,&amp;rdquo; pungkas Ais.
Sebelumnya, Direktur Utama Perum Bulog Bayu Krisnamurthi buka suara  soal mekanisme lelang impor. Tindakan itu juga dilakukan sekaligus untuk  membantah isu penggelembungan harga impor beras yang kini tengah  menyeret perusahaan pelat merah tersebut.
Bayu menyebut mekanisme lelang terbuka diawali dengan pengumuman terbuka bahwa Perum Bulog akan membeli sejumlah beras.
&quot;Lalu akan ada pendaftaran peminat lelang yang jumlahnya antara 80  sampai 100 perusahaan eksportir penjual,&quot; kata Bayu Sabtu (20/7/2024).
Bayu mengatakan beberapa perusahaan, terutama yang baru, biasanya  akan mundur karena persyaratan yang ketat tersebut. Sehingga, yang  kemudian benar-benar ikut lelang sekitar 40-50 perusahaan.
Klaim Bayu ini sendiri tidak sesuai fakta  dengan  dokumen hasil  riviu sementara Tim Riviu Kegiatan Pengadaan Beras Luar Negeri atau  impor pada tanggal 17 Mei 2024 yang ditandatangani Plh Kepala SPI  Arrahim K. Kanam.</description><content:encoded>JAKARTA -  Gerakan Bersama Buruh/Pekerja BUMN menilai ada yang mesti diperbaiki pada alur impor beras. Hal ini guna menghindari adanya skandal demurrage atau denda impor beras  sebesar Rp294, 5 miliar.
&amp;ldquo;Kasus demurrage beras itu mengindikasikan adanya fraud atau kecurangan di perusahaan Bulog lewat alur administratif berikut kewenangan yang menyertainya,&amp;rdquo; ujar Koordinator  Geber BUMN Achmad Ismail, Jumat (26/7/2024).

BACA JUGA:
Mafia Impor Beras Diduga Jadi Aktor di Balik Skandal Demurrage


Menurutnya, munculnya skandal demurrage atau denda impor beras dengan nilai Rp294,5 miliar disebabkan lantaran sistem anti fraud yang membentengi Perum Bulog sudah tidak berfungsi.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8yMC80LzE3ODU2My81L3g4djBuNmM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Sehingga ada pihak tertentu yang leluasa memanfaatkannya,&amp;rdquo; papar Ais.
Ais mencurigai adanya kerjasama pihak eksternal dan internal yang berkolaborasi untuk mencari keuntungan pribadi sehingga menimbulkan kerugian negara  sebesar Rp294,5 miliar akibat demurrage tersebut.

BACA JUGA:
Harga Pangan Hari Ini, Beras dan Cabai Naik Lagi


&amp;ldquo;Adanya dampak kerugian dari  fraud lewat alur itu harus segera ditindak lanjuti melalui perbaikan sistem tata kelola dan penegakan hukumnya,&amp;rdquo; ungkap praktisi BUMN ini.
Dengan kondisi demikian, Ais menekankan, perlunya evaluasi alur importasi beras secara total dengan menutup celah-celah potensi fraud dan korupsi.
&amp;ldquo;Mengedepankan transparansi dan akuntabilitas serta integritas utamanya di kalangan pegawai Bulog,&amp;rdquo; pungkas Ais.
Sebelumnya, Direktur Utama Perum Bulog Bayu Krisnamurthi buka suara  soal mekanisme lelang impor. Tindakan itu juga dilakukan sekaligus untuk  membantah isu penggelembungan harga impor beras yang kini tengah  menyeret perusahaan pelat merah tersebut.
Bayu menyebut mekanisme lelang terbuka diawali dengan pengumuman terbuka bahwa Perum Bulog akan membeli sejumlah beras.
&quot;Lalu akan ada pendaftaran peminat lelang yang jumlahnya antara 80  sampai 100 perusahaan eksportir penjual,&quot; kata Bayu Sabtu (20/7/2024).
Bayu mengatakan beberapa perusahaan, terutama yang baru, biasanya  akan mundur karena persyaratan yang ketat tersebut. Sehingga, yang  kemudian benar-benar ikut lelang sekitar 40-50 perusahaan.
Klaim Bayu ini sendiri tidak sesuai fakta  dengan  dokumen hasil  riviu sementara Tim Riviu Kegiatan Pengadaan Beras Luar Negeri atau  impor pada tanggal 17 Mei 2024 yang ditandatangani Plh Kepala SPI  Arrahim K. Kanam.</content:encoded></item></channel></rss>
