<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tips Investasi untuk Ibu-Ibu, Awas Terjerat Pinjol Ilegal</title><description>Tips investasi untuk ibu-ibu jangan sampai terjebak yang ilegal. Investasi di pasar modal kini bisa dimulai dengan modal minim</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/26/622/3040179/tips-investasi-untuk-ibu-ibu-awas-terjerat-pinjol-ilegal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/07/26/622/3040179/tips-investasi-untuk-ibu-ibu-awas-terjerat-pinjol-ilegal"/><item><title>Tips Investasi untuk Ibu-Ibu, Awas Terjerat Pinjol Ilegal</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/26/622/3040179/tips-investasi-untuk-ibu-ibu-awas-terjerat-pinjol-ilegal</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/07/26/622/3040179/tips-investasi-untuk-ibu-ibu-awas-terjerat-pinjol-ilegal</guid><pubDate>Jum'at 26 Juli 2024 21:16 WIB</pubDate><dc:creator>Ghanny Rachmansyah S</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/26/622/3040179/tips-investasi-untuk-ibu-ibu-awas-terjerat-pinjol-ilegal-Ndh4lOHfJV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tips investasi agar terhindar dari penipuan (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/26/622/3040179/tips-investasi-untuk-ibu-ibu-awas-terjerat-pinjol-ilegal-Ndh4lOHfJV.jpg</image><title>Tips investasi agar terhindar dari penipuan (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Tips investasi untuk ibu-ibu jangan sampai terjebak yang ilegal. Investasi di pasar modal kini bisa dimulai dengan modal minim.
Meskipun tidak menjanjikan keuntungan yang besar dan cepat, investasi di pasar modal layak dicoba. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), investor pasar modal kini mencapai 12,16 juta termasuk di dalamnya investor saham, obligasi dan reksa dana.

BACA JUGA:
Ini 81 APK Pinjol Ilegal yang Masih Aktif


Angka ini tercatat sebagai capaian tahun 2023 dan masih terbilang kecil jika dibandingkan dengan jumlah populasi di Indonesia. Untuk itu, Direktur Bisnis PNM Prasetya Sayekti mendorong nasabah ikut serta mewarnai pasar modal.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8yNi8xLzE4MjE2MS81L3g5MHllY2k=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

BACA JUGA:
OJK Cabut Izin 66 Pinjol!


&amp;ldquo;Investasi sekarang tidak harus menunggu punya uang banyak, bisa mulai dengan jumlah kecil. Ini jadi solusi bagi masyarakat akar rumput agar bisa menjadi investor dan mulai belajar mengatur keuangannya,&amp;rdquo; ungkap Prasetya, Jumat (26/7/2024).Prasetya juga optimis jika ibu-ibu dibekali literasi dan inklusi maka akan terhindar dari investasi dan pinjaman ilegal.
&amp;ldquo;Literasi dan inklusi keuangan ini memberikan tiga modal yaitu  finansial, intelektual dan sosial dengan membangun jejaring usaha sesama  anggota. Supaya ibu-ibu paham risiko investasi jangan sampai terkena  investasi bodong apalagi sampai terlilit pinjol ilegal,&amp;rdquo; tambahnya.
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Tips investasi untuk ibu-ibu jangan sampai terjebak yang ilegal. Investasi di pasar modal kini bisa dimulai dengan modal minim.
Meskipun tidak menjanjikan keuntungan yang besar dan cepat, investasi di pasar modal layak dicoba. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), investor pasar modal kini mencapai 12,16 juta termasuk di dalamnya investor saham, obligasi dan reksa dana.

BACA JUGA:
Ini 81 APK Pinjol Ilegal yang Masih Aktif


Angka ini tercatat sebagai capaian tahun 2023 dan masih terbilang kecil jika dibandingkan dengan jumlah populasi di Indonesia. Untuk itu, Direktur Bisnis PNM Prasetya Sayekti mendorong nasabah ikut serta mewarnai pasar modal.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8yNi8xLzE4MjE2MS81L3g5MHllY2k=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

BACA JUGA:
OJK Cabut Izin 66 Pinjol!


&amp;ldquo;Investasi sekarang tidak harus menunggu punya uang banyak, bisa mulai dengan jumlah kecil. Ini jadi solusi bagi masyarakat akar rumput agar bisa menjadi investor dan mulai belajar mengatur keuangannya,&amp;rdquo; ungkap Prasetya, Jumat (26/7/2024).Prasetya juga optimis jika ibu-ibu dibekali literasi dan inklusi maka akan terhindar dari investasi dan pinjaman ilegal.
&amp;ldquo;Literasi dan inklusi keuangan ini memberikan tiga modal yaitu  finansial, intelektual dan sosial dengan membangun jejaring usaha sesama  anggota. Supaya ibu-ibu paham risiko investasi jangan sampai terkena  investasi bodong apalagi sampai terlilit pinjol ilegal,&amp;rdquo; tambahnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
