<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erick Thohir Bocorkan Hasil Pertemuan Prabowo-Macron dan Pengusaha Prancis</title><description>Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Elysee, Paris.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/27/320/3040341/erick-thohir-bocorkan-hasil-pertemuan-prabowo-macron-dan-pengusaha-prancis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/07/27/320/3040341/erick-thohir-bocorkan-hasil-pertemuan-prabowo-macron-dan-pengusaha-prancis"/><item><title>Erick Thohir Bocorkan Hasil Pertemuan Prabowo-Macron dan Pengusaha Prancis</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/27/320/3040341/erick-thohir-bocorkan-hasil-pertemuan-prabowo-macron-dan-pengusaha-prancis</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/07/27/320/3040341/erick-thohir-bocorkan-hasil-pertemuan-prabowo-macron-dan-pengusaha-prancis</guid><pubDate>Sabtu 27 Juli 2024 10:07 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/27/320/3040341/erick-thohir-bocorkan-hasil-pertemuan-prabowo-macron-dan-pengusaha-prancis-2sGAWoEs9z.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri BUMN Erick Thohir soal Pertemuan Prabowo dan Macron  (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/27/320/3040341/erick-thohir-bocorkan-hasil-pertemuan-prabowo-macron-dan-pengusaha-prancis-2sGAWoEs9z.jpg</image><title>Menteri BUMN Erick Thohir soal Pertemuan Prabowo dan Macron  (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Presiden terpilih Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Elysee, Paris. Hal ini disampaikan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir.
Menurut dia, Prabowo ingin meningkatkan hubungan atau kerja sama bilateral antara Indonesia dan Prancis, terutama di bidang ekonomi, yang sudah dibangun Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelumnya.

BACA JUGA:
Bertemu Bos TikTok dan YouTube, Erick Thohir Singgung Rp4.500 Triliun


&amp;ldquo;Pak Prabowo memaparkan ini merupakan bentuk keberlanjutan dari pemerintahan bapak Presiden Joko Widodo ke Presiden terpilih. Hal ini juga disampaikan Pak Prabowo saat bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Elysee, Paris,&amp;rdquo; ujar Erick melalui akun Instagramnya, dikutip Sabtu (27/7/2024).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNy8yMS8xLzE4MzAwNy81L3g5MmttNTQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Prabowo juga menyambangi sejumlah para pimpinan perusahaan besar di Prancis. Tujuannya, mempererat kerja sama investasi. Soal ini Erick enggan merinci lebih jauh.

BACA JUGA:
Orang Terdekat Prabowo Jadi Komisaris BUMN, Stafsus Erick Thohir: Ganti Pemerintahan Menyesuaikan Arahnya


&amp;ldquo;Dalam pertemuan ini, Pak Prabowo ingin meningkatkan kerja sama yang bisa memberikan manfaat di bidang ekonomi antara Indonesia dan Prancis karena memiliki potensi yang sangat besar,&amp;rdquo; beber dia.Selain Erick Thohir, ada beberapa nama yang turut mendampingi Prabowo Subianto di Paris, seperti Wisnu Wardana, Rosan Roeslani, Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Anindya Bakrie, hingga Dubes Indonesia untuk Perancis Mohamad Oemar.
&amp;ldquo;Hadir juga dalam pertemuan ini, Pak Wisnu Wardana, Pak Rosan Roeslani, Dubes Indonesia untuk Perancis - Pak Mohamad Oemar, Mas Budisatrio Djiwandono dan Pak Sugiono,&amp;rdquo; ucap dia.
Prancis memang terus meningkatkan kerja sama strategis dengan negara mitra di kawasan Indo-Pasifik, termasuk Indonesia.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden terpilih Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Elysee, Paris. Hal ini disampaikan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir.
Menurut dia, Prabowo ingin meningkatkan hubungan atau kerja sama bilateral antara Indonesia dan Prancis, terutama di bidang ekonomi, yang sudah dibangun Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelumnya.

BACA JUGA:
Bertemu Bos TikTok dan YouTube, Erick Thohir Singgung Rp4.500 Triliun


&amp;ldquo;Pak Prabowo memaparkan ini merupakan bentuk keberlanjutan dari pemerintahan bapak Presiden Joko Widodo ke Presiden terpilih. Hal ini juga disampaikan Pak Prabowo saat bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Elysee, Paris,&amp;rdquo; ujar Erick melalui akun Instagramnya, dikutip Sabtu (27/7/2024).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNy8yMS8xLzE4MzAwNy81L3g5MmttNTQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Prabowo juga menyambangi sejumlah para pimpinan perusahaan besar di Prancis. Tujuannya, mempererat kerja sama investasi. Soal ini Erick enggan merinci lebih jauh.

BACA JUGA:
Orang Terdekat Prabowo Jadi Komisaris BUMN, Stafsus Erick Thohir: Ganti Pemerintahan Menyesuaikan Arahnya


&amp;ldquo;Dalam pertemuan ini, Pak Prabowo ingin meningkatkan kerja sama yang bisa memberikan manfaat di bidang ekonomi antara Indonesia dan Prancis karena memiliki potensi yang sangat besar,&amp;rdquo; beber dia.Selain Erick Thohir, ada beberapa nama yang turut mendampingi Prabowo Subianto di Paris, seperti Wisnu Wardana, Rosan Roeslani, Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Anindya Bakrie, hingga Dubes Indonesia untuk Perancis Mohamad Oemar.
&amp;ldquo;Hadir juga dalam pertemuan ini, Pak Wisnu Wardana, Pak Rosan Roeslani, Dubes Indonesia untuk Perancis - Pak Mohamad Oemar, Mas Budisatrio Djiwandono dan Pak Sugiono,&amp;rdquo; ucap dia.
Prancis memang terus meningkatkan kerja sama strategis dengan negara mitra di kawasan Indo-Pasifik, termasuk Indonesia.</content:encoded></item></channel></rss>
