<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Capai 2,8% Ekonomi AS Tumbuh Lebih Cepat di Kuartal II-2024</title><description>Perekonomian AS tumbuh lebih cepat dari perkiraan pada kuartal kedua, sementara inflasi mereda, menurut data Departemen Perdagangan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/27/320/3040381/capai-2-8-ekonomi-as-tumbuh-lebih-cepat-di-kuartal-ii-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/07/27/320/3040381/capai-2-8-ekonomi-as-tumbuh-lebih-cepat-di-kuartal-ii-2024"/><item><title>Capai 2,8% Ekonomi AS Tumbuh Lebih Cepat di Kuartal II-2024</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/27/320/3040381/capai-2-8-ekonomi-as-tumbuh-lebih-cepat-di-kuartal-ii-2024</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/07/27/320/3040381/capai-2-8-ekonomi-as-tumbuh-lebih-cepat-di-kuartal-ii-2024</guid><pubDate>Sabtu 27 Juli 2024 13:05 WIB</pubDate><dc:creator>Ghanny Rachmansyah S</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/27/320/3040381/capai-2-8-ekonomi-as-tumbuh-lebih-cepat-di-kuartal-ii-2024-fRDC6BZJ4F.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ekonomi AS Menguat (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/27/320/3040381/capai-2-8-ekonomi-as-tumbuh-lebih-cepat-di-kuartal-ii-2024-fRDC6BZJ4F.jpg</image><title>Ekonomi AS Menguat (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Perekonomian AS tumbuh lebih cepat dari perkiraan pada kuartal kedua, sementara inflasi mereda, menurut data Departemen Perdagangan. Produk domestik bruto dilaporkan naik pada tingkat tahunan 2,8% pada kuartal terakhir.
Angka itu lebih tinggi dari ekspektasi para ekonom dan naik tajam dari pertumbuhan 1,4% pada kuartal pertama.

BACA JUGA:
Menkeu AS Tolak G20 Pajaki Orang Super Kaya


Sementara itu, ukuran utama inflasi yang disebut indeks harga belanja konsumsi pribadi atau PCE naik 2,9%, turun dari 3,7% pada kuartal sebelumnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNy8wMy8xLzE4MjQzMS81L3g5MWVuOGE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Pertumbuhan yang stabil dan meredanya tekanan harga kemungkinan merupakan kabar baik bagi para pejabat bank sentral AS, Federal Reserve atau The Fed, menjelang pertemuan kebijakan yang akan berlangsung dua hari minggu depan.

BACA JUGA:
Wall Street Sepekan Menguat Didorong Data Ekonomi AS


The Fed secara agresif menaikkan suku bunga sejak 2022 untuk mengendalikan inflasi. Langkah tersebut dikhawatirkan akan menyeret perekonomian ke dalam resesi.
Meskipun pertumbuhan ekonomi solid, prospek untuk paruh kedua tahun ini masih belum jelas. Namun begitu, resesi diperkirakan tidak akan terjadi, dan dilonggarkannya kebijakan moneter diperkirakan akan terjadi pada tahun ini.
Pasar keuangan memperkirakan tiga kali penurunan suku bunga, dimulai pada September.</description><content:encoded>JAKARTA - Perekonomian AS tumbuh lebih cepat dari perkiraan pada kuartal kedua, sementara inflasi mereda, menurut data Departemen Perdagangan. Produk domestik bruto dilaporkan naik pada tingkat tahunan 2,8% pada kuartal terakhir.
Angka itu lebih tinggi dari ekspektasi para ekonom dan naik tajam dari pertumbuhan 1,4% pada kuartal pertama.

BACA JUGA:
Menkeu AS Tolak G20 Pajaki Orang Super Kaya


Sementara itu, ukuran utama inflasi yang disebut indeks harga belanja konsumsi pribadi atau PCE naik 2,9%, turun dari 3,7% pada kuartal sebelumnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNy8wMy8xLzE4MjQzMS81L3g5MWVuOGE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Pertumbuhan yang stabil dan meredanya tekanan harga kemungkinan merupakan kabar baik bagi para pejabat bank sentral AS, Federal Reserve atau The Fed, menjelang pertemuan kebijakan yang akan berlangsung dua hari minggu depan.

BACA JUGA:
Wall Street Sepekan Menguat Didorong Data Ekonomi AS


The Fed secara agresif menaikkan suku bunga sejak 2022 untuk mengendalikan inflasi. Langkah tersebut dikhawatirkan akan menyeret perekonomian ke dalam resesi.
Meskipun pertumbuhan ekonomi solid, prospek untuk paruh kedua tahun ini masih belum jelas. Namun begitu, resesi diperkirakan tidak akan terjadi, dan dilonggarkannya kebijakan moneter diperkirakan akan terjadi pada tahun ini.
Pasar keuangan memperkirakan tiga kali penurunan suku bunga, dimulai pada September.</content:encoded></item></channel></rss>
