<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tabungan Pelajar RI Rp23 Triliun</title><description>OJK) menargetkan kenaikan pembukaan rekening pelajar sebesar 3% tiap tahun. Hal ini dalam program nasional Gencar, Gerakan Nasional Cerdas.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/27/320/3040406/tabungan-pelajar-ri-rp23-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/07/27/320/3040406/tabungan-pelajar-ri-rp23-triliun"/><item><title>Tabungan Pelajar RI Rp23 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/27/320/3040406/tabungan-pelajar-ri-rp23-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/07/27/320/3040406/tabungan-pelajar-ri-rp23-triliun</guid><pubDate>Sabtu 27 Juli 2024 14:08 WIB</pubDate><dc:creator>Ghanny Rachmansyah S</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/27/320/3040406/tabungan-pelajar-ri-rp23-triliun-2Ud36ZexQf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tabungan Pelajar RI (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/27/320/3040406/tabungan-pelajar-ri-rp23-triliun-2Ud36ZexQf.jpg</image><title>Tabungan Pelajar RI (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menargetkan kenaikan pembukaan rekening pelajar sebesar 3% tiap tahun. Hal ini dalam program nasional Gencar, Gerakan Nasional Cerdas Keuangan.
&quot;Insya Allah kita mau ada program nasional Gencar, Gerakan Nasional Cerdas Keuangan, target tiga persen naik setiap tahun,&quot; ujar Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi dikutip Antara, Sabtu (27/7/2024).

BACA JUGA:
OJK Cabut Izin 66 Pinjol!


Friderica mengatakan pihaknya akan menyampaikan capaian-capaian tersebut selama setahun tentang literasi edukasi kepada para pelajar.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8yMC8xLzE3NTMzNy81L3g4cXFxb28=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Ia menyatakan hingga triwulan I 2024, sebanyak 57 juta siswa memiliki simpanan pelajar (SimPel) dari program satu rekening satu pelajar (KEJAR). Angka tersebut sebesar 85,58 persen pelajar SD hingga SMA di Indonesia.

BACA JUGA:
Putusan MA soal Pinjol Terbit, OJK Perketat Pengawasan


&quot;Angkanya di sekitar 57 juta rekening, angkanya sekitar Rp23 triliun,&quot; kata Friderica.
Program KEJAR sendiri terdiri dari SimPel dan Tabungan Anak yang mencapai Rp32,28 triliun.Friderica mengatakan program lainnya yakni Tuntas, yakni satu tabungan untuk satu pelajar disabilitas. Program tersebut guna mendorong pelajar disabilitas memiliki rekening.
Hal tersebut diperkuat dengan Undang Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) yang didorong Komisi XI DPR RI, dimana pelaku usaha diwajibkan untuk melakukan edukasi literasi keuangan.




</description><content:encoded>JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menargetkan kenaikan pembukaan rekening pelajar sebesar 3% tiap tahun. Hal ini dalam program nasional Gencar, Gerakan Nasional Cerdas Keuangan.
&quot;Insya Allah kita mau ada program nasional Gencar, Gerakan Nasional Cerdas Keuangan, target tiga persen naik setiap tahun,&quot; ujar Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi dikutip Antara, Sabtu (27/7/2024).

BACA JUGA:
OJK Cabut Izin 66 Pinjol!


Friderica mengatakan pihaknya akan menyampaikan capaian-capaian tersebut selama setahun tentang literasi edukasi kepada para pelajar.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8yMC8xLzE3NTMzNy81L3g4cXFxb28=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Ia menyatakan hingga triwulan I 2024, sebanyak 57 juta siswa memiliki simpanan pelajar (SimPel) dari program satu rekening satu pelajar (KEJAR). Angka tersebut sebesar 85,58 persen pelajar SD hingga SMA di Indonesia.

BACA JUGA:
Putusan MA soal Pinjol Terbit, OJK Perketat Pengawasan


&quot;Angkanya di sekitar 57 juta rekening, angkanya sekitar Rp23 triliun,&quot; kata Friderica.
Program KEJAR sendiri terdiri dari SimPel dan Tabungan Anak yang mencapai Rp32,28 triliun.Friderica mengatakan program lainnya yakni Tuntas, yakni satu tabungan untuk satu pelajar disabilitas. Program tersebut guna mendorong pelajar disabilitas memiliki rekening.
Hal tersebut diperkuat dengan Undang Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) yang didorong Komisi XI DPR RI, dimana pelaku usaha diwajibkan untuk melakukan edukasi literasi keuangan.




</content:encoded></item></channel></rss>
