<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Punya 10,4 Juta Sperma Sapi, RI Bisa Swasembada Pangan?</title><description>Kementan mencatat produksi sperma sapi yang dihasilkan telah mencapai 10,4 juta paket.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/30/320/3041512/punya-10-4-juta-sperma-sapi-ri-bisa-swasembada-pangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/07/30/320/3041512/punya-10-4-juta-sperma-sapi-ri-bisa-swasembada-pangan"/><item><title>Punya 10,4 Juta Sperma Sapi, RI Bisa Swasembada Pangan?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/07/30/320/3041512/punya-10-4-juta-sperma-sapi-ri-bisa-swasembada-pangan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/07/30/320/3041512/punya-10-4-juta-sperma-sapi-ri-bisa-swasembada-pangan</guid><pubDate>Selasa 30 Juli 2024 10:41 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/30/320/3041512/punya-10-4-juta-sperma-sapi-ri-bisa-swasembada-pangan-cBoD3AKL1Z.jpg" expression="full" type="image/jpeg">RI Siap Swasembada Susu dan Daging Sapi. (Foto: Okezone.com/Kementan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/30/320/3041512/punya-10-4-juta-sperma-sapi-ri-bisa-swasembada-pangan-cBoD3AKL1Z.jpg</image><title>RI Siap Swasembada Susu dan Daging Sapi. (Foto: Okezone.com/Kementan)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) mencatat produksi sperma sapi yang dihasilkan telah mencapai 10,4 juta paket. Dengan hasil tersebut, Kementan optimis bisa mencapai swasembada pangan dalam bentuk susu dan daging sapi.
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menyampaikan, semua paket tersebut bahkan sudah siap pakai alias bisa disuntikkan langsung kepada sapi indukan. Sehingga nantinya akan menambah jumlah ketersediaan sapi yang ada.

BACA JUGA:
Daftar Terbaru Harga Pangan Jelang Lebaran 2024, Daging Sapi Dekati Rp150 Ribu/Kg&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Ini merupakan kabar yang menggembirakan dan juga mohon diberitakan bahwa Kementerian Pertanian melalui Balai Inseminasi Buatan mampu menyediakan 10,4 juta Inseminasi Buatan,&quot; katanya saat meninjau Balai Inseminasi Buatan Lembang di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Bara, Sabtu (30/7/2024).
Wamen menambahkan, saat ini stok atau cadangan sperma yang tersedia di Balai Inseminasi Buatan Lembang mencapai kurang lebih 5,4 juta paket. Ia juga mengklaim, jutaan paket sperma ini dihasilkan dalam kualitas yang sangat baik.

BACA JUGA:
Harga Cabai hingga Daging Sapi Meroket Jelang Lebaran 2024

Hal itu dimungkinkan karena produksi sperma telah didukung dengan teknologi dan kemampuan SDM yang mumpuni di bidang peternakan. Ia berharap ke depan seluruh pihak bisa memiliki komitmen yang sama agar produksi dalam negeri agar terus meningkat.
&quot;Kita sudah ada cadangan 5,4 juta inseminasi yang bisa dimasukkan ke sapi indukan. Jadi kalau sekarang ini tiba-tiba 5,4 kita distribusikan serentak, maka semua sapi bisa langsung hamil (bunting),&quot; ujar Wamen Sudaryono.
&quot;Secara teknologi dan secara SDM kita mampu membuat inseminasi buatan yang baik. Inseminasi buatan kita mampu, teknologinya mampu, alatnya ada, pengawasan ada, produksi mampu dan semua kita bisa,&quot; imbuhnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNy8yNi80LzE4MzI2NC81L3g5MnhybGU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Masih soal teknologi, kata Wamen, Kementan sudah memiliki teknologi khusus yang dapat memilah sapi betina dan pejantan hanya dengan sekali sentuh. Teknologi yang dimaksud adalah sexing yang akan menghasilkan anakan sapi sesuai harapan.
&quot;Kita sudah ada teknologi sexing yang dapat memilah sperma untuk anak laki-laki dan betina. Saya kira ini sangat penting karena kalau untuk produksi susu kan harus betina,&quot; tutup Wamen.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) mencatat produksi sperma sapi yang dihasilkan telah mencapai 10,4 juta paket. Dengan hasil tersebut, Kementan optimis bisa mencapai swasembada pangan dalam bentuk susu dan daging sapi.
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menyampaikan, semua paket tersebut bahkan sudah siap pakai alias bisa disuntikkan langsung kepada sapi indukan. Sehingga nantinya akan menambah jumlah ketersediaan sapi yang ada.

BACA JUGA:
Daftar Terbaru Harga Pangan Jelang Lebaran 2024, Daging Sapi Dekati Rp150 Ribu/Kg&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Ini merupakan kabar yang menggembirakan dan juga mohon diberitakan bahwa Kementerian Pertanian melalui Balai Inseminasi Buatan mampu menyediakan 10,4 juta Inseminasi Buatan,&quot; katanya saat meninjau Balai Inseminasi Buatan Lembang di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Bara, Sabtu (30/7/2024).
Wamen menambahkan, saat ini stok atau cadangan sperma yang tersedia di Balai Inseminasi Buatan Lembang mencapai kurang lebih 5,4 juta paket. Ia juga mengklaim, jutaan paket sperma ini dihasilkan dalam kualitas yang sangat baik.

BACA JUGA:
Harga Cabai hingga Daging Sapi Meroket Jelang Lebaran 2024

Hal itu dimungkinkan karena produksi sperma telah didukung dengan teknologi dan kemampuan SDM yang mumpuni di bidang peternakan. Ia berharap ke depan seluruh pihak bisa memiliki komitmen yang sama agar produksi dalam negeri agar terus meningkat.
&quot;Kita sudah ada cadangan 5,4 juta inseminasi yang bisa dimasukkan ke sapi indukan. Jadi kalau sekarang ini tiba-tiba 5,4 kita distribusikan serentak, maka semua sapi bisa langsung hamil (bunting),&quot; ujar Wamen Sudaryono.
&quot;Secara teknologi dan secara SDM kita mampu membuat inseminasi buatan yang baik. Inseminasi buatan kita mampu, teknologinya mampu, alatnya ada, pengawasan ada, produksi mampu dan semua kita bisa,&quot; imbuhnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNy8yNi80LzE4MzI2NC81L3g5MnhybGU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Masih soal teknologi, kata Wamen, Kementan sudah memiliki teknologi khusus yang dapat memilah sapi betina dan pejantan hanya dengan sekali sentuh. Teknologi yang dimaksud adalah sexing yang akan menghasilkan anakan sapi sesuai harapan.
&quot;Kita sudah ada teknologi sexing yang dapat memilah sperma untuk anak laki-laki dan betina. Saya kira ini sangat penting karena kalau untuk produksi susu kan harus betina,&quot; tutup Wamen.</content:encoded></item></channel></rss>
