<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>RI Punya 3 Jenis Uang, BI Segera Terbitkan Rupiah Digital</title><description>Indonesia bakal punya tiga jenis uang, uang kertas, uang elektronik dan uang digital.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/02/320/3043339/ri-punya-3-jenis-uang-bi-segera-terbitkan-rupiah-digital</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/08/02/320/3043339/ri-punya-3-jenis-uang-bi-segera-terbitkan-rupiah-digital"/><item><title>RI Punya 3 Jenis Uang, BI Segera Terbitkan Rupiah Digital</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/02/320/3043339/ri-punya-3-jenis-uang-bi-segera-terbitkan-rupiah-digital</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/08/02/320/3043339/ri-punya-3-jenis-uang-bi-segera-terbitkan-rupiah-digital</guid><pubDate>Jum'at 02 Agustus 2024 15:16 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/02/320/3043339/ri-punya-3-jenis-uang-bi-segera-terbitkan-rupiah-digital-zflK0e5rWl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">RI bakal punya tiga jenis uang (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/02/320/3043339/ri-punya-3-jenis-uang-bi-segera-terbitkan-rupiah-digital-zflK0e5rWl.jpg</image><title>RI bakal punya tiga jenis uang (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Indonesia bakal punya tiga jenis uang, uang kertas, uang elektronik dan uang digital. Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengungkapkan tengah menyiapkan penerbitan Rupiah Digital dalam waktu dekat.
&quot;BI harus mengeluarkan 3 jenis uang, yaitu uang kertas, uang elektronik yang sekarang dan uang digital ke depan,&quot; kata Perry dalam presentasinya di acara GBI Talk on Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2030, Jumat (2/8/2024).

BACA JUGA:
Perbedaan Rupiah Digital dan Uang Elektronik yang Perlu Diketahui


Menurut Perry, rencana penerbitan Rupiah Digital ini juga sudah masuk dalam Blueprint SPI 2030 yang diterbitkan oleh BI. Selain Rupiah Digital, Blueprint memuat tentang penguatan Infrastruktur, Industri, Inovasi dan Internasionalisasi sistem pembayaran di Indonesia.
Selanjutnya penerbitan uang digital oleh BI menjadi penting, karena semakin banyak anak muda yang terbiasa melakukan transaksi secara elektronik. Generasi muda ini, kata dia, tidak sama dengan generasi lama yang lebih suka uang kertas.

BACA JUGA:
Transaksi Uang Elektronik Diprediksi Tembus Rp495 Triliun di 2023


&quot;Generasi Y, generasi Z apalagi Alpha mereka semakin ogah dengan uang yang kertas, mereka sekarang sudah biasa dengan uang elektronik, dengan serba QRIS, serba online and everything,&quot; jelas Perry.
Perry mengatakan rencana penerbitan Rupiah Digital ini telah memasuki  tahap akhir. Dia mengatakan BI telah merampungkan tahap proof of  concept.
Saat ini, BI akan menentukan teknologi yang akan digunakan untuk 'mencetak' uang digital pertamanya itu.
Apabila teknologi sudah ditentukan, Perry mengatakan BI akan melakukan uji coba dengan mengedarkan Rupiah Digital ke perbankan.
Dalam tahap uji coba, Rupiah Digital hanya bisa dipakai untuk  transaksi antara BI dengan bank dan antarbank. Apabila uji coba berjalan  lancar, maka uang itu siap diedarkan ke masyarakat.
&quot;Ke depan kita akan mulai eksperimen, mulai mengedarkan dulu dari  khazanah digital rupiah bank Indonesia kemudian industri wholesale,&quot;  ungkap Perry.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Indonesia bakal punya tiga jenis uang, uang kertas, uang elektronik dan uang digital. Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengungkapkan tengah menyiapkan penerbitan Rupiah Digital dalam waktu dekat.
&quot;BI harus mengeluarkan 3 jenis uang, yaitu uang kertas, uang elektronik yang sekarang dan uang digital ke depan,&quot; kata Perry dalam presentasinya di acara GBI Talk on Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2030, Jumat (2/8/2024).

BACA JUGA:
Perbedaan Rupiah Digital dan Uang Elektronik yang Perlu Diketahui


Menurut Perry, rencana penerbitan Rupiah Digital ini juga sudah masuk dalam Blueprint SPI 2030 yang diterbitkan oleh BI. Selain Rupiah Digital, Blueprint memuat tentang penguatan Infrastruktur, Industri, Inovasi dan Internasionalisasi sistem pembayaran di Indonesia.
Selanjutnya penerbitan uang digital oleh BI menjadi penting, karena semakin banyak anak muda yang terbiasa melakukan transaksi secara elektronik. Generasi muda ini, kata dia, tidak sama dengan generasi lama yang lebih suka uang kertas.

BACA JUGA:
Transaksi Uang Elektronik Diprediksi Tembus Rp495 Triliun di 2023


&quot;Generasi Y, generasi Z apalagi Alpha mereka semakin ogah dengan uang yang kertas, mereka sekarang sudah biasa dengan uang elektronik, dengan serba QRIS, serba online and everything,&quot; jelas Perry.
Perry mengatakan rencana penerbitan Rupiah Digital ini telah memasuki  tahap akhir. Dia mengatakan BI telah merampungkan tahap proof of  concept.
Saat ini, BI akan menentukan teknologi yang akan digunakan untuk 'mencetak' uang digital pertamanya itu.
Apabila teknologi sudah ditentukan, Perry mengatakan BI akan melakukan uji coba dengan mengedarkan Rupiah Digital ke perbankan.
Dalam tahap uji coba, Rupiah Digital hanya bisa dipakai untuk  transaksi antara BI dengan bank dan antarbank. Apabila uji coba berjalan  lancar, maka uang itu siap diedarkan ke masyarakat.
&quot;Ke depan kita akan mulai eksperimen, mulai mengedarkan dulu dari  khazanah digital rupiah bank Indonesia kemudian industri wholesale,&quot;  ungkap Perry.</content:encoded></item></channel></rss>
