<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gubernur BI Ungkap Kelakuan Gen Z Makin Malas Pakai Uang Kertas</title><description>Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyebut gen Z makin malas menggunakan uang kertas.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/02/320/3043347/gubernur-bi-ungkap-kelakuan-gen-z-makin-malas-pakai-uang-kertas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/08/02/320/3043347/gubernur-bi-ungkap-kelakuan-gen-z-makin-malas-pakai-uang-kertas"/><item><title>Gubernur BI Ungkap Kelakuan Gen Z Makin Malas Pakai Uang Kertas</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/02/320/3043347/gubernur-bi-ungkap-kelakuan-gen-z-makin-malas-pakai-uang-kertas</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/08/02/320/3043347/gubernur-bi-ungkap-kelakuan-gen-z-makin-malas-pakai-uang-kertas</guid><pubDate>Jum'at 02 Agustus 2024 15:25 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/02/320/3043347/gubernur-bi-ungkap-kelakuan-gen-z-makin-malas-pakai-uang-kertas-8ztF22KyHR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur BI sebut Generasi Z ogah pakai uang kertas (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/02/320/3043347/gubernur-bi-ungkap-kelakuan-gen-z-makin-malas-pakai-uang-kertas-8ztF22KyHR.jpg</image><title>Gubernur BI sebut Generasi Z ogah pakai uang kertas (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyebut gen Z makin malas menggunakan uang kertas. Untuk itu, penerbitan uang digital oleh BI menjadi penting.
Menurutnya, saat ini banyak anak muda yang terbiasa melakukan transaksi secara elektronik. Generasi muda ini, kata dia, tidak sama dengan generasi lama yang lebih suka uang kertas.

BACA JUGA:
RI Punya 3 Jenis Uang, BI Segera Terbitkan Rupiah Digital

&quot;Generasi Y, generasi Z apalagi Alpha mereka semakin ogah dengan uang yang kertas, mereka sekarang sudah biasa dengan uang elektronik, dengan serba QRIS, serba online and everything,&quot; jelas Perry di acara GBI Talk on Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2030, Jumat (2/8/2024).
Perry pun mengungkapkan tengah menyiapkan penerbitan Rupiah Digital dalam waktu dekat. Dengan keberadaan uang digital ini, maka total jenis uang yang harus diterbitkan BI menjadi tiga jenis.

BACA JUGA:
Perbedaan Rupiah Digital dan Uang Elektronik yang Perlu Diketahui

&quot;BI harus mengeluarkan 3 jenis uang, yaitu uang kertas, uang elektronik yang sekarang dan uang digital ke depan,&quot; kata Perry.
Menurut Perry, rencana penerbitan Rupiah Digital ini juga sudah masuk dalam Blueprint SPI 2030 yang diterbitkan oleh BI. Selain Rupiah Digital, Blueprint memuat tentang penguatan Infrastruktur, Industri, Inovasi dan Internasionalisasi sistem pembayaran di Indonesia.Perry mengatakan rencana penerbitan Rupiah Digital ini telah memasuki  tahap akhir. Dia mengatakan BI telah merampungkan tahap proof of  concept. Saat ini, BI akan menentukan teknologi yang akan digunakan  untuk 'mencetak' uang digital pertamanya itu.
Apabila teknologi sudah ditentukan, Perry mengatakan BI akan melakukan uji coba dengan mengedarkan Rupiah Digital ke perbankan.
Dalam tahap uji coba, Rupiah Digital hanya bisa dipakai untuk  transaksi antara BI dengan bank dan antarbank. Apabila uji coba berjalan  lancar, maka uang itu siap diedarkan ke masyarakat.
&quot;Ke depan kita akan mulai eksperimen, mulai mengedarkan dulu dari  khazanah digital rupiah bank Indonesia kemudian industri wholesale,&quot;  ungkap Perry.</description><content:encoded>JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyebut gen Z makin malas menggunakan uang kertas. Untuk itu, penerbitan uang digital oleh BI menjadi penting.
Menurutnya, saat ini banyak anak muda yang terbiasa melakukan transaksi secara elektronik. Generasi muda ini, kata dia, tidak sama dengan generasi lama yang lebih suka uang kertas.

BACA JUGA:
RI Punya 3 Jenis Uang, BI Segera Terbitkan Rupiah Digital

&quot;Generasi Y, generasi Z apalagi Alpha mereka semakin ogah dengan uang yang kertas, mereka sekarang sudah biasa dengan uang elektronik, dengan serba QRIS, serba online and everything,&quot; jelas Perry di acara GBI Talk on Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2030, Jumat (2/8/2024).
Perry pun mengungkapkan tengah menyiapkan penerbitan Rupiah Digital dalam waktu dekat. Dengan keberadaan uang digital ini, maka total jenis uang yang harus diterbitkan BI menjadi tiga jenis.

BACA JUGA:
Perbedaan Rupiah Digital dan Uang Elektronik yang Perlu Diketahui

&quot;BI harus mengeluarkan 3 jenis uang, yaitu uang kertas, uang elektronik yang sekarang dan uang digital ke depan,&quot; kata Perry.
Menurut Perry, rencana penerbitan Rupiah Digital ini juga sudah masuk dalam Blueprint SPI 2030 yang diterbitkan oleh BI. Selain Rupiah Digital, Blueprint memuat tentang penguatan Infrastruktur, Industri, Inovasi dan Internasionalisasi sistem pembayaran di Indonesia.Perry mengatakan rencana penerbitan Rupiah Digital ini telah memasuki  tahap akhir. Dia mengatakan BI telah merampungkan tahap proof of  concept. Saat ini, BI akan menentukan teknologi yang akan digunakan  untuk 'mencetak' uang digital pertamanya itu.
Apabila teknologi sudah ditentukan, Perry mengatakan BI akan melakukan uji coba dengan mengedarkan Rupiah Digital ke perbankan.
Dalam tahap uji coba, Rupiah Digital hanya bisa dipakai untuk  transaksi antara BI dengan bank dan antarbank. Apabila uji coba berjalan  lancar, maka uang itu siap diedarkan ke masyarakat.
&quot;Ke depan kita akan mulai eksperimen, mulai mengedarkan dulu dari  khazanah digital rupiah bank Indonesia kemudian industri wholesale,&quot;  ungkap Perry.</content:encoded></item></channel></rss>
