<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Open Banking Bisa Diterapkan di Indonesia?</title><description>Mengenal ekosistem open banking yang akan menjadi masa depan lembaga keuangan di Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/02/320/3043483/open-banking-bisa-diterapkan-di-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/08/02/320/3043483/open-banking-bisa-diterapkan-di-indonesia"/><item><title>Open Banking Bisa Diterapkan di Indonesia?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/02/320/3043483/open-banking-bisa-diterapkan-di-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/08/02/320/3043483/open-banking-bisa-diterapkan-di-indonesia</guid><pubDate>Jum'at 02 Agustus 2024 19:01 WIB</pubDate><dc:creator>Ghanny Rachmansyah S</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/02/320/3043483/open-banking-bisa-diterapkan-di-indonesia-94BN3FHtlH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mengenal ekosistem open banking bagi lembaga keuangan (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/02/320/3043483/open-banking-bisa-diterapkan-di-indonesia-94BN3FHtlH.jpg</image><title>Mengenal ekosistem open banking bagi lembaga keuangan (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;mdash; Mengenal ekosistem open banking yang akan menjadi masa depan lembaga keuangan di Indonesia. Pemimpin dan pakar terkemuka dari sektor keuangan dan teknologi pun telah berbagi wawasan tentang masa depan inovasi keuangan open banking.
Ekosistem open banking memberikan peluang besar bagi lembaga keuangan untuk meningkatkan pengalaman pelanggan, mendorong inklusi keuangan, dan menggerakkan inovasi. Dengan mengadopsi open banking, Indonesia dapat menciptakan lanskap keuangan yang lebih transparan dan efisien.

BACA JUGA:
Kredit Perbankan Tembus Rp7.478 Triliun di Kuartal II-2024


Ketua Komite Ekonomi &amp;amp; Aset Digital Kadin Raine Renaldi menyoroti dampak ekonomi positif dari open banking. Menurutnya, dengan menunjukkan bagaimana open banking melahirkan berbagai kesempatan usaha dan inovasi baru.
&amp;ldquo;Akses open banking juga memungkinkan perusahaan untuk dapat memberikan penawaran yang lebih relevan terhadap pelanggan mereka,&amp;rdquo; kata dia, Jumat (2/8/2024).

BACA JUGA:
Melihat Sepak Terjang dan Popularitas Layanan Perbankan Digital di Indonesia


Dalam kesempatan yang sama, Direktur Bisnis Aspire Indonesia Ferdy Nandes pun menyoroti bahwa banyak miskonsepsi bahwa perusahaan fintech merupakan saingan dari layanan perbankan. Padahal, perusahaan fintech ada untuk menjadi perpanjangan layanan perbankan bagi bisnis, UMKM, maupun masyarakat yang lebih luas.
Menurutnya, sistem open banking memungkinkan pengembang pihak ketiga  meningkatkan pengalaman pelanggan melalui produk keuangan yang  dioptimalkan bagi kebutuhan industri. Ferdy juga menguraikan bagaimana  open banking melalui produk B2B Aspire dapat menyederhanakan proses  manajemen keuangan dan meningkatkan control atas keuangan bisnis.
&quot;Misi kami adalah untuk memberikan solusi end-to-end bagi klien B2B,&quot; kata Nandes.
Dia juga menyebutkan tiga kunci yang harus diperhatikan untuk dapat  terus relevan: product, people, dan process. Para panelis secara  kolektif sepakat bahwa masa depan inovasi keuangan terletak pada upaya  kolaboratif dari berbagai pelaku ekosistem fintech untuk menunjang  tingkat keberhasilan inovasi.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;mdash; Mengenal ekosistem open banking yang akan menjadi masa depan lembaga keuangan di Indonesia. Pemimpin dan pakar terkemuka dari sektor keuangan dan teknologi pun telah berbagi wawasan tentang masa depan inovasi keuangan open banking.
Ekosistem open banking memberikan peluang besar bagi lembaga keuangan untuk meningkatkan pengalaman pelanggan, mendorong inklusi keuangan, dan menggerakkan inovasi. Dengan mengadopsi open banking, Indonesia dapat menciptakan lanskap keuangan yang lebih transparan dan efisien.

BACA JUGA:
Kredit Perbankan Tembus Rp7.478 Triliun di Kuartal II-2024


Ketua Komite Ekonomi &amp;amp; Aset Digital Kadin Raine Renaldi menyoroti dampak ekonomi positif dari open banking. Menurutnya, dengan menunjukkan bagaimana open banking melahirkan berbagai kesempatan usaha dan inovasi baru.
&amp;ldquo;Akses open banking juga memungkinkan perusahaan untuk dapat memberikan penawaran yang lebih relevan terhadap pelanggan mereka,&amp;rdquo; kata dia, Jumat (2/8/2024).

BACA JUGA:
Melihat Sepak Terjang dan Popularitas Layanan Perbankan Digital di Indonesia


Dalam kesempatan yang sama, Direktur Bisnis Aspire Indonesia Ferdy Nandes pun menyoroti bahwa banyak miskonsepsi bahwa perusahaan fintech merupakan saingan dari layanan perbankan. Padahal, perusahaan fintech ada untuk menjadi perpanjangan layanan perbankan bagi bisnis, UMKM, maupun masyarakat yang lebih luas.
Menurutnya, sistem open banking memungkinkan pengembang pihak ketiga  meningkatkan pengalaman pelanggan melalui produk keuangan yang  dioptimalkan bagi kebutuhan industri. Ferdy juga menguraikan bagaimana  open banking melalui produk B2B Aspire dapat menyederhanakan proses  manajemen keuangan dan meningkatkan control atas keuangan bisnis.
&quot;Misi kami adalah untuk memberikan solusi end-to-end bagi klien B2B,&quot; kata Nandes.
Dia juga menyebutkan tiga kunci yang harus diperhatikan untuk dapat  terus relevan: product, people, dan process. Para panelis secara  kolektif sepakat bahwa masa depan inovasi keuangan terletak pada upaya  kolaboratif dari berbagai pelaku ekosistem fintech untuk menunjang  tingkat keberhasilan inovasi.</content:encoded></item></channel></rss>
