<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dear Gen Z! Hati-Hati dengan Jebakan FOMO, YOLO dan FOPO Bikin Keuangan Jebol</title><description>Gen Z harus hati-hati dengan jebakan FOMO (Fear of Missing Out), YOLO  (You Only Live Once) dan FOPO (Fear of Other People&amp;rsquo;s Opinion).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/03/622/3043622/dear-gen-z-hati-hati-dengan-jebakan-fomo-yolo-dan-fopo-bikin-keuangan-jebol</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/08/03/622/3043622/dear-gen-z-hati-hati-dengan-jebakan-fomo-yolo-dan-fopo-bikin-keuangan-jebol"/><item><title>Dear Gen Z! Hati-Hati dengan Jebakan FOMO, YOLO dan FOPO Bikin Keuangan Jebol</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/03/622/3043622/dear-gen-z-hati-hati-dengan-jebakan-fomo-yolo-dan-fopo-bikin-keuangan-jebol</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/08/03/622/3043622/dear-gen-z-hati-hati-dengan-jebakan-fomo-yolo-dan-fopo-bikin-keuangan-jebol</guid><pubDate>Sabtu 03 Agustus 2024 19:01 WIB</pubDate><dc:creator>Kristalensi Bunga Nauli Sihite</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/03/622/3043622/dear-gen-z-hati-hati-dengan-jebakan-fomo-yolo-dan-fopo-bikin-keuangan-jebol-rc1RPjn0Tv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Hati-hati jebakan YOLO hingga FOMO buat kantong jebol (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/03/622/3043622/dear-gen-z-hati-hati-dengan-jebakan-fomo-yolo-dan-fopo-bikin-keuangan-jebol-rc1RPjn0Tv.jpg</image><title>Hati-hati jebakan YOLO hingga FOMO buat kantong jebol (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Gen Z harus hati-hati dengan jebakan FOMO (Fear of Missing Out), YOLO (You Only Live Once) dan FOPO (Fear of Other People&amp;rsquo;s Opinion). Sebab fenomena ini bisa bikin keuangan jebol.
Masalah keuangan tersebut kerap menjebak siapapun, terutama para anak muda di zaman sekarang yang semakin terlena dengan gaya hidup hedon sehingga terjebak ke dalam fenomena FOMO, YOLO dan FOPO.

BACA JUGA:
Tips Mengajarkan Anak Mengelola Keuangan


Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi menyampaikan bahwa para anak muda di zaman sekarang kerap mengalami ketiga fenomena marak tersebut.
&amp;ldquo;Generasi muda ini yang disebut digital savvy ya, digital native gitu ya. Kalau YOLO ini, You Only Live Once ini menyebabkan mereka nggak mau investasi. Kemudian, Fear Of Missing Out ini takut kalau nggak ikut-ikutan temannya. Terakhir fenomena FOPO, Fear of Other People&amp;rsquo;s Opinion,&amp;rdquo; ujarnya dilansir dari Instagram OJK, Sabtu (3/8/2024).

BACA JUGA:
Biar Enggak Tekor, Ini 7 Tips Mengelola Keuangan di Awal Tahun


Dalam acara ISFO tersebut yang dihadiri oleh ratusan pelajar dan mahasiswa secara daring, Friderica menyampaikan bahwa OJK ingin merangkul para anak muda untuk menguatkan dalam pemahaman keuangan syariah.
Hal tersebut diupayakan karena telah diteliti berdasarkan kacamata  realita bahwa tidak sedikit dari anak muda yang enggan dalam melakukan  investasi sedini mungkin sehingga mereka terperosok ke dalam tiga  fenomena yang marak terjadi, yaitu FOMO, YOLO dan FOPO.
Dia juga menyayangkan bahwa fenomena tersebut membuat mereka sudah  terjerat utang di usia yang dinilai masih cukup belia, bahkan menjadi  korban pinjaman online (pinjol) ilegal.
&amp;ldquo;Ini semua menjadi tantangan kita semua, tugas dan tanggung jawab  kita semua untuk mengedukasi adik-adik kita semua untuk kemudian melek  keuangan ekonomi syariah,&amp;rdquo; tutur Friderica.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Gen Z harus hati-hati dengan jebakan FOMO (Fear of Missing Out), YOLO (You Only Live Once) dan FOPO (Fear of Other People&amp;rsquo;s Opinion). Sebab fenomena ini bisa bikin keuangan jebol.
Masalah keuangan tersebut kerap menjebak siapapun, terutama para anak muda di zaman sekarang yang semakin terlena dengan gaya hidup hedon sehingga terjebak ke dalam fenomena FOMO, YOLO dan FOPO.

BACA JUGA:
Tips Mengajarkan Anak Mengelola Keuangan


Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi menyampaikan bahwa para anak muda di zaman sekarang kerap mengalami ketiga fenomena marak tersebut.
&amp;ldquo;Generasi muda ini yang disebut digital savvy ya, digital native gitu ya. Kalau YOLO ini, You Only Live Once ini menyebabkan mereka nggak mau investasi. Kemudian, Fear Of Missing Out ini takut kalau nggak ikut-ikutan temannya. Terakhir fenomena FOPO, Fear of Other People&amp;rsquo;s Opinion,&amp;rdquo; ujarnya dilansir dari Instagram OJK, Sabtu (3/8/2024).

BACA JUGA:
Biar Enggak Tekor, Ini 7 Tips Mengelola Keuangan di Awal Tahun


Dalam acara ISFO tersebut yang dihadiri oleh ratusan pelajar dan mahasiswa secara daring, Friderica menyampaikan bahwa OJK ingin merangkul para anak muda untuk menguatkan dalam pemahaman keuangan syariah.
Hal tersebut diupayakan karena telah diteliti berdasarkan kacamata  realita bahwa tidak sedikit dari anak muda yang enggan dalam melakukan  investasi sedini mungkin sehingga mereka terperosok ke dalam tiga  fenomena yang marak terjadi, yaitu FOMO, YOLO dan FOPO.
Dia juga menyayangkan bahwa fenomena tersebut membuat mereka sudah  terjerat utang di usia yang dinilai masih cukup belia, bahkan menjadi  korban pinjaman online (pinjol) ilegal.
&amp;ldquo;Ini semua menjadi tantangan kita semua, tugas dan tanggung jawab  kita semua untuk mengedukasi adik-adik kita semua untuk kemudian melek  keuangan ekonomi syariah,&amp;rdquo; tutur Friderica.</content:encoded></item></channel></rss>
