<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Prabowo Dapat Anggaran IKN di RAPBN 2025? Ini Kata Sri Mulyani</title><description>Sri Mulyani Indrawati belum bisa memastikan besar anggaran bagi proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) yang dikomitmenkan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/05/470/3044456/prabowo-dapat-anggaran-ikn-di-rapbn-2025-ini-kata-sri-mulyani</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/08/05/470/3044456/prabowo-dapat-anggaran-ikn-di-rapbn-2025-ini-kata-sri-mulyani"/><item><title>Prabowo Dapat Anggaran IKN di RAPBN 2025? Ini Kata Sri Mulyani</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/05/470/3044456/prabowo-dapat-anggaran-ikn-di-rapbn-2025-ini-kata-sri-mulyani</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/08/05/470/3044456/prabowo-dapat-anggaran-ikn-di-rapbn-2025-ini-kata-sri-mulyani</guid><pubDate>Senin 05 Agustus 2024 14:26 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/05/470/3044456/prabowo-dapat-anggaran-ikn-di-rapbn-2025-ini-kata-sri-mulyani-wRhtrLRFr5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anggaran di IKN Nusantara (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/05/470/3044456/prabowo-dapat-anggaran-ikn-di-rapbn-2025-ini-kata-sri-mulyani-wRhtrLRFr5.jpg</image><title>Anggaran di IKN Nusantara (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati belum bisa memastikan besar anggaran bagi proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) yang dikomitmenkan oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto.
Dia menyebut hal ini akan diketahui saat pembacaan Nota Keuangan APBN 2025 pada 16 Agustus mendatang.

BACA JUGA:
Istana Sewa 1.000 Mobil untuk Tamu Negara HUT ke-79 RI di IKN

&quot;Karena APBN-nya sedang disusun. Jadi nanti ya yang untuk beberapa final kebijakan-kebijakan yang substansial baik dari sisi penerimaan negara dan belanja, nanti kita akan tuangkan di dalam nota keuangan. Jadi tolong bersabar sedikit, ya,&quot; ujar Sri Mulyani dalam keterangan pers Menteri usai Ratas Rencana Kerja Pemerintah dan RAPBN Tahun 2025, Senin (5/8/2024).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wOC8wNC8xLzE4MzU2NS81L3g5M2hldWc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Adapun pemerintah menetapkan komposisi APBN untuk membiayai proyek IKN hanya 20 persen dari total Rp466,9 triliun.

BACA JUGA:
Harga Rumah Kontrakan di IKN Meroket Jadi Rp75 Juta per Tahun Jelang HUT RI

Artinya, pendanaan APBN untuk IKN sebesar Rp90,4 triliun, sisanya kerja sama pemerintah dan badan usaha serta pihak swasta.Pemerintah, sejak 2022 sampai akhir 2024, akan mengeluarkan anggaran dari APBN sebesar Rp72 triliun untuk pembangunan IKN. Otorita IKN mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp29,8 triliun untuk tahun depan.
Usulan tersebut disampaikan Pelaksana Tugas Wakil Kepala Otorita IKN Raja Juli Antoni saat rapat bersama Komisi II DPR RI beberapa waktu lalu.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati belum bisa memastikan besar anggaran bagi proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) yang dikomitmenkan oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto.
Dia menyebut hal ini akan diketahui saat pembacaan Nota Keuangan APBN 2025 pada 16 Agustus mendatang.

BACA JUGA:
Istana Sewa 1.000 Mobil untuk Tamu Negara HUT ke-79 RI di IKN

&quot;Karena APBN-nya sedang disusun. Jadi nanti ya yang untuk beberapa final kebijakan-kebijakan yang substansial baik dari sisi penerimaan negara dan belanja, nanti kita akan tuangkan di dalam nota keuangan. Jadi tolong bersabar sedikit, ya,&quot; ujar Sri Mulyani dalam keterangan pers Menteri usai Ratas Rencana Kerja Pemerintah dan RAPBN Tahun 2025, Senin (5/8/2024).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wOC8wNC8xLzE4MzU2NS81L3g5M2hldWc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Adapun pemerintah menetapkan komposisi APBN untuk membiayai proyek IKN hanya 20 persen dari total Rp466,9 triliun.

BACA JUGA:
Harga Rumah Kontrakan di IKN Meroket Jadi Rp75 Juta per Tahun Jelang HUT RI

Artinya, pendanaan APBN untuk IKN sebesar Rp90,4 triliun, sisanya kerja sama pemerintah dan badan usaha serta pihak swasta.Pemerintah, sejak 2022 sampai akhir 2024, akan mengeluarkan anggaran dari APBN sebesar Rp72 triliun untuk pembangunan IKN. Otorita IKN mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp29,8 triliun untuk tahun depan.
Usulan tersebut disampaikan Pelaksana Tugas Wakil Kepala Otorita IKN Raja Juli Antoni saat rapat bersama Komisi II DPR RI beberapa waktu lalu.</content:encoded></item></channel></rss>
