<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terancam Abrasi, BRI Tanam Bibit Mangrove Daerah Pesisir</title><description>BRI melakukan penanaman 10.000 bibit mangrove melalui Program BRI Menanam Grow and Green.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/06/320/3045023/terancam-abrasi-bri-tanam-bibit-mangrove-daerah-pesisir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/08/06/320/3045023/terancam-abrasi-bri-tanam-bibit-mangrove-daerah-pesisir"/><item><title>Terancam Abrasi, BRI Tanam Bibit Mangrove Daerah Pesisir</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/06/320/3045023/terancam-abrasi-bri-tanam-bibit-mangrove-daerah-pesisir</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/08/06/320/3045023/terancam-abrasi-bri-tanam-bibit-mangrove-daerah-pesisir</guid><pubDate>Selasa 06 Agustus 2024 15:43 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/06/320/3045023/terancam-abrasi-bri-tanam-bibit-mangrove-daerah-pesisir-qQqg9l6aOp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BRI tanam 10.000 bibir mangrove (Foto: BRI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/06/320/3045023/terancam-abrasi-bri-tanam-bibit-mangrove-daerah-pesisir-qQqg9l6aOp.jpg</image><title>BRI tanam 10.000 bibir mangrove (Foto: BRI)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI melakukan penanaman 10.000 bibit mangrove melalui Program BRI Menanam Grow and Green. Penanaman dilakukan untuk mengurangi dampak abrasi di Muaragembong, Kabupaten Bekasi Jawa Barat.
Kecamatan Muaragembong memiliki enam desa, di mana dua di antaranya, yaitu Desa Pantai Bahagia dan Desa Pantai Bakti merupakan wilayah di mana lahannya hampir tergerus abrasi. Bendahara Kelompok Tani Sumber Makmur Endang bercerita, lahan di kedua desa tersebut mulai tergerus abrasi sejak 2005 hingga kemudian mulai rusak parah sekitar tahun 2010.

BACA JUGA:
3 Manfaat Ajak Anak Main ke KidZania, Selagi Ada Promo BRI!


&quot;Permukaan air laut mulai meninggi, green belt dari mangrove di pesisir berkurang yang bikin air laut masuk karena nggak ada penahannya. Dulunya, lahan di desa adalah tambak produktif, bisa tanam udang, bandeng, dan lainnya. Sekarang karena terkena abrasi, permukaan air meninggi, pohon berkurang, maka jadi seperti lautan kecil,&quot; ujar Endang, Selasa (6/8/2024).

BACA JUGA:
BRI Pede Jumlah Nasabah Baru Meningkat dari Sektor Ini


Ekosistem mangrove yang seharusnya kaya dengan fungsi dan manfaatnya, yaitu sebagai green belt atau penghalang dari gempuran pancaran gelombang air laut di Muaragembong pun menjadi rusak. Terdapatnya ancaman kerusakan lingkungan dan berkurangnya jumlah sumber daya alam yang makin melebar, tentu membuat masyarakat di Kampung Solokan Kendal, Desa Pantai Bahagia, Muaragembong khawatir.
&quot;Datarannya sudah hampir tergerus abrasi. Ada sekitar 2500 hektar dari dua desa, di Desa Pantai Bahagia dan Desa Pantai Bakti yang tergerus abrasi karena faktor iklim dan tempat tidak dikelola masyarakat secara maksimal,&quot; cerita Endang.
Menurut Endang, tempat tinggalnya sejak lahir itu perlu mendapat  perhatian khusus. Kemudian pada tahun 2021 2023, masyarakat Kampung  Solokan Kendal mendapat bantuan dari BRI lewat Program BRI Menanam -  Grow &amp;amp; Green Penanaman 10.000 bibit mangrove dan mereka mengambil  langkah inisiatif untuk menjaga lingkungan, dengan membentuk Kelompok  Tani Sumber Makmur yang beranggotakan 24 orang.
&quot;Aktivitas kami sehari-hari adalah petani tambak. Sekarang posisinya  tambak yang dikelola terancam abrasi karena gelombang pasang rob. Lalu  dari BRI ada ngasih bantuan 10 ribu bibit mangrove untuk ditanam di  pinggir tambak dan daerah pesisir, supaya tambak kami aman. Mangrove  yang ditanam itu jadi green belt untuk mencegah abrasi,&quot; kata Endang.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI melakukan penanaman 10.000 bibit mangrove melalui Program BRI Menanam Grow and Green. Penanaman dilakukan untuk mengurangi dampak abrasi di Muaragembong, Kabupaten Bekasi Jawa Barat.
Kecamatan Muaragembong memiliki enam desa, di mana dua di antaranya, yaitu Desa Pantai Bahagia dan Desa Pantai Bakti merupakan wilayah di mana lahannya hampir tergerus abrasi. Bendahara Kelompok Tani Sumber Makmur Endang bercerita, lahan di kedua desa tersebut mulai tergerus abrasi sejak 2005 hingga kemudian mulai rusak parah sekitar tahun 2010.

BACA JUGA:
3 Manfaat Ajak Anak Main ke KidZania, Selagi Ada Promo BRI!


&quot;Permukaan air laut mulai meninggi, green belt dari mangrove di pesisir berkurang yang bikin air laut masuk karena nggak ada penahannya. Dulunya, lahan di desa adalah tambak produktif, bisa tanam udang, bandeng, dan lainnya. Sekarang karena terkena abrasi, permukaan air meninggi, pohon berkurang, maka jadi seperti lautan kecil,&quot; ujar Endang, Selasa (6/8/2024).

BACA JUGA:
BRI Pede Jumlah Nasabah Baru Meningkat dari Sektor Ini


Ekosistem mangrove yang seharusnya kaya dengan fungsi dan manfaatnya, yaitu sebagai green belt atau penghalang dari gempuran pancaran gelombang air laut di Muaragembong pun menjadi rusak. Terdapatnya ancaman kerusakan lingkungan dan berkurangnya jumlah sumber daya alam yang makin melebar, tentu membuat masyarakat di Kampung Solokan Kendal, Desa Pantai Bahagia, Muaragembong khawatir.
&quot;Datarannya sudah hampir tergerus abrasi. Ada sekitar 2500 hektar dari dua desa, di Desa Pantai Bahagia dan Desa Pantai Bakti yang tergerus abrasi karena faktor iklim dan tempat tidak dikelola masyarakat secara maksimal,&quot; cerita Endang.
Menurut Endang, tempat tinggalnya sejak lahir itu perlu mendapat  perhatian khusus. Kemudian pada tahun 2021 2023, masyarakat Kampung  Solokan Kendal mendapat bantuan dari BRI lewat Program BRI Menanam -  Grow &amp;amp; Green Penanaman 10.000 bibit mangrove dan mereka mengambil  langkah inisiatif untuk menjaga lingkungan, dengan membentuk Kelompok  Tani Sumber Makmur yang beranggotakan 24 orang.
&quot;Aktivitas kami sehari-hari adalah petani tambak. Sekarang posisinya  tambak yang dikelola terancam abrasi karena gelombang pasang rob. Lalu  dari BRI ada ngasih bantuan 10 ribu bibit mangrove untuk ditanam di  pinggir tambak dan daerah pesisir, supaya tambak kami aman. Mangrove  yang ditanam itu jadi green belt untuk mencegah abrasi,&quot; kata Endang.</content:encoded></item></channel></rss>
