<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IHSG Berpotensi Rebound ke Level 7.150-7.180</title><description>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi lanjutkan rebound pada perdagangan Rabu (7/8/2024).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/07/278/3045328/ihsg-berpotensi-rebound-ke-level-7-150-7-180</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/08/07/278/3045328/ihsg-berpotensi-rebound-ke-level-7-150-7-180"/><item><title>IHSG Berpotensi Rebound ke Level 7.150-7.180</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/07/278/3045328/ihsg-berpotensi-rebound-ke-level-7-150-7-180</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/08/07/278/3045328/ihsg-berpotensi-rebound-ke-level-7-150-7-180</guid><pubDate>Rabu 07 Agustus 2024 07:41 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/07/278/3045328/ihsg-berpotensi-rebound-ke-level-7-150-7-180-g1zVbrH7aH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indeks Harga Saham Gabungan diprediksi menguat hari ini (Ilustrasi: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/07/278/3045328/ihsg-berpotensi-rebound-ke-level-7-150-7-180-g1zVbrH7aH.jpg</image><title>Indeks Harga Saham Gabungan diprediksi menguat hari ini (Ilustrasi: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi lanjutkan rebound pada perdagangan Rabu (7/8/2024). Analis Phintraco Sekuritas, Valdy Kurniawan mengatakan, IHSG hari ini berpotensi lanjutkan rebound ke 7.150-7.180.

BACA JUGA:
Bangkit Lagi, IHSG Ditutup Menguat Nyaris 1% ke 7.129


Valdy menyebut, fokus pasar akan tertuju pada data-data ekonomi penting pada hari ini. Tiongkok diperkirakan kembali catat surplus neraca perdagangan, seiring dengan perbaikan pertumbuhan nilai ekspor dan impor di Juli 2024.

BACA JUGA:
IHSG Dibuka Menguat ke Level 7.098


&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Jepang dijadwalkan merilis data Coincidence dan Leading Economic Index di Juni 2024 yang sayangnya diperkirakan turun dari kondisi Mei 2024,&amp;rdquo; kata Valdy dalam keterangan resminya pada Rabu (7/8/2024).
Dari dalam negeri, pasar mengantisipasi rilis cadangan devisa per 31  Juli 2024. Cadangan devisa diperkirakan mengalami penurunan sejalan  dengan upaya pemerintah menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah di Juli  2024.
&amp;ldquo;Akan tetapi, diyakini masih jauh di atas batas kecukupan internasional di tiga bulan impor,&amp;rdquo; imbuh Valdy.
Adapun saham-saham yang bisa dicermati investor yakni PT Jasa Marga  (Persero) Tbk (JSMR), PT XL Axiata Tbk (EXCL), PT Indosat Tbk (ISAT), PT  Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS), dan PT Bank Tabungan Negara  (Persero) Tbk (BBTN).</description><content:encoded>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi lanjutkan rebound pada perdagangan Rabu (7/8/2024). Analis Phintraco Sekuritas, Valdy Kurniawan mengatakan, IHSG hari ini berpotensi lanjutkan rebound ke 7.150-7.180.

BACA JUGA:
Bangkit Lagi, IHSG Ditutup Menguat Nyaris 1% ke 7.129


Valdy menyebut, fokus pasar akan tertuju pada data-data ekonomi penting pada hari ini. Tiongkok diperkirakan kembali catat surplus neraca perdagangan, seiring dengan perbaikan pertumbuhan nilai ekspor dan impor di Juli 2024.

BACA JUGA:
IHSG Dibuka Menguat ke Level 7.098


&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Jepang dijadwalkan merilis data Coincidence dan Leading Economic Index di Juni 2024 yang sayangnya diperkirakan turun dari kondisi Mei 2024,&amp;rdquo; kata Valdy dalam keterangan resminya pada Rabu (7/8/2024).
Dari dalam negeri, pasar mengantisipasi rilis cadangan devisa per 31  Juli 2024. Cadangan devisa diperkirakan mengalami penurunan sejalan  dengan upaya pemerintah menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah di Juli  2024.
&amp;ldquo;Akan tetapi, diyakini masih jauh di atas batas kecukupan internasional di tiga bulan impor,&amp;rdquo; imbuh Valdy.
Adapun saham-saham yang bisa dicermati investor yakni PT Jasa Marga  (Persero) Tbk (JSMR), PT XL Axiata Tbk (EXCL), PT Indosat Tbk (ISAT), PT  Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS), dan PT Bank Tabungan Negara  (Persero) Tbk (BBTN).</content:encoded></item></channel></rss>
