<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cadangan Devisa RI Naik Jadi USD145,4 Miliar</title><description>BI melaporkan posisi cadangan devisa Indonesia tercatat sebesar USD145,4 miliar pada akhir Juli 2024.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/07/320/3045440/cadangan-devisa-ri-naik-jadi-usd145-4-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/08/07/320/3045440/cadangan-devisa-ri-naik-jadi-usd145-4-miliar"/><item><title>Cadangan Devisa RI Naik Jadi USD145,4 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/07/320/3045440/cadangan-devisa-ri-naik-jadi-usd145-4-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/08/07/320/3045440/cadangan-devisa-ri-naik-jadi-usd145-4-miliar</guid><pubDate>Rabu 07 Agustus 2024 12:23 WIB</pubDate><dc:creator>Ghanny Rachmansyah S</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/07/320/3045440/cadangan-devisa-ri-naik-jadi-usd145-4-miliar-T0IurAzwPX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Cadangan Devisa RI (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/07/320/3045440/cadangan-devisa-ri-naik-jadi-usd145-4-miliar-T0IurAzwPX.jpg</image><title>Cadangan Devisa RI (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi cadangan devisa Indonesia tercatat sebesar USD145,4 miliar pada akhir Juli 2024. Hal ini meningkat dibandingkan dengan posisi pada akhir Juni 2024 sebesar USD140,2 miliar.
&quot;Kenaikan posisi cadangan devisa ini terutama dipengaruhi oleh penerbitan sukuk global pemerintah serta penerimaan pajak dan jasa,&quot; kata Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono di Jakarta, Rabu (7/8/2024).

BACA JUGA:
14 Bank Bangkrut dan Dicabut Izinnya

Posisi cadangan devisa pada akhir Juli 2024 setara dengan pembiayaan 6,5 bulan impor atau 6,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.



Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

BACA JUGA:
MNC Kapital-Bank BJB (BJBR) Kolaborasi Tingkatkan Layanan Keuangan Digital RI

Erwin menuturkan ke depan, BI memandang cadangan devisa tetap memadai sehingga dapat terus mendukung ketahanan sektor eksternal.Prospek ekspor yang tetap positif serta neraca transaksi modal dan finansial yang diprakirakan tetap mencatatkan surplus sejalan persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian nasional dan imbal hasil investasi yang menarik, mendukung tetap terjaganya ketahanan eksternal.
Bank Indonesia juga terus memperkuat sinergi dengan pemerintah dalam memperkuat ketahanan eksternal sehingga dapat menjaga stabilitas perekonomian dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi cadangan devisa Indonesia tercatat sebesar USD145,4 miliar pada akhir Juli 2024. Hal ini meningkat dibandingkan dengan posisi pada akhir Juni 2024 sebesar USD140,2 miliar.
&quot;Kenaikan posisi cadangan devisa ini terutama dipengaruhi oleh penerbitan sukuk global pemerintah serta penerimaan pajak dan jasa,&quot; kata Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono di Jakarta, Rabu (7/8/2024).

BACA JUGA:
14 Bank Bangkrut dan Dicabut Izinnya

Posisi cadangan devisa pada akhir Juli 2024 setara dengan pembiayaan 6,5 bulan impor atau 6,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.



Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

BACA JUGA:
MNC Kapital-Bank BJB (BJBR) Kolaborasi Tingkatkan Layanan Keuangan Digital RI

Erwin menuturkan ke depan, BI memandang cadangan devisa tetap memadai sehingga dapat terus mendukung ketahanan sektor eksternal.Prospek ekspor yang tetap positif serta neraca transaksi modal dan finansial yang diprakirakan tetap mencatatkan surplus sejalan persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian nasional dan imbal hasil investasi yang menarik, mendukung tetap terjaganya ketahanan eksternal.
Bank Indonesia juga terus memperkuat sinergi dengan pemerintah dalam memperkuat ketahanan eksternal sehingga dapat menjaga stabilitas perekonomian dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.</content:encoded></item></channel></rss>
