<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PUPR: Biaya Pembangunan Tol Bawah Laut IKN Butuh Dana Rp11 Triliun</title><description>PUPR menyebut kebutuhan biaya untuk mendanai pembangunan proyek Jalan Tol Bawah Laut.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/07/470/3045466/pupr-biaya-pembangunan-tol-bawah-laut-ikn-butuh-dana-rp11-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/08/07/470/3045466/pupr-biaya-pembangunan-tol-bawah-laut-ikn-butuh-dana-rp11-triliun"/><item><title>PUPR: Biaya Pembangunan Tol Bawah Laut IKN Butuh Dana Rp11 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/07/470/3045466/pupr-biaya-pembangunan-tol-bawah-laut-ikn-butuh-dana-rp11-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/08/07/470/3045466/pupr-biaya-pembangunan-tol-bawah-laut-ikn-butuh-dana-rp11-triliun</guid><pubDate>Rabu 07 Agustus 2024 13:14 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/07/470/3045466/pupr-biaya-pembangunan-tol-bawah-laut-ikn-butuh-dana-rp11-triliun-KVvWqN5cxx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jalan Tol di IKN Nusantara (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/07/470/3045466/pupr-biaya-pembangunan-tol-bawah-laut-ikn-butuh-dana-rp11-triliun-KVvWqN5cxx.jpg</image><title>Jalan Tol di IKN Nusantara (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyebut kebutuhan biaya untuk mendanai pembangunan proyek Jalan Tol Bawah Laut atau immerse tunnel di IKN sebesar Rp11 triliun.
Direktur Pembangunan Jalan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Wida Nurfaida menyatakan kebutuhan biaya pembangunan tersebut untuk kegiatan konstruksi hingga adopsi teknologi pada proyek tersebut yang akan dikerjasamakan dengan Pemerintah Korea Selatan.

BACA JUGA:
Soal Sewa Alphard untuk Tamu Negara HUT di IKN, Istana: Kami Sediakan Bus

&quot;Di mana ini terdapat rencana immerse tunnel yang rencananya akan dikerjasamakan dengan pemerintah Korea,&quot; kata Wida di Kementerian PUPR, Rabu (7/8/2024).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wOC8wNy8xLzE4MzY1NC81L3g5M212OHk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Studi proyek pembangunan Tol Bawah laut di IKN sendiri sebelumnya sudah sempat dikerjakan oleh PT Hutama Karya bersama dengan perusahaan asal korea Daewoo Engineering &amp;amp; Construction Co., Ltd. Rencananya jalan tol bawah laut itu akan dibangun sepanjang 2 Km dan bakal memangkas waktu tempuh dari Balikpapan - IKN.

BACA JUGA:
Jumlah Populasi di IKN Dibatasi, Hanya 300 Orang

&quot;Perkiraan biaya untuk immerse tunnel di IKN sendiri sekitar Rp11 triliun,&quot; tambahnya.Jalan tol bawah laut atau immerse tunnel sendiri nantinya akan termasuk dalam jaringan Tol IKN yang saat ini secara berproses dikerjakan oleh Kementerian PUPR sebanyak 6 seksi.
Pembangunan tahap awal dikerjakan untuk 3 seksi, yakni Seksi 3A Karangjoang-KKT Kariangau sepanjang 13,4 km, Seksi 3B KKT Kariangau-Simpang Tempadung sepanjang 7,32 km, dan Seksi 5A Simpang Tempadung-Jembatan Pulau Balang sepanjang 6,67 km.
Sedangkan untuk seksi 6A Riko-Rencana Outer Ring Road IKN dan Seksi 6B Rencana Outer Ring Road-Simpang 3 ITCI saat ini sudah dalam proses lelang paket pekerjaan.
Sementara untuk Seksi 1 ruas Bandara Sepinggan-Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) akan dilakukan lelang pada Oktober 2023 dengan target kontrak pada Desember 2023 dan Seksi 5B-1 Segmen Jembatan Pulau Balang - Simpang Rencana Bandara VVIP serta Seksi 5B-2 Simpang Rencana Bandara VVIP &amp;ndash; Riko akan mulai lelang pada September 2023 dengan target kontrak November 2023.
&quot;Ini semua sedang dibangun, kecuali segmen 4A dan 4B, dimana ini terdapat rencana immerse tunnel yang rencananya akan dikerjasamakan dengan pemerintah korea,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyebut kebutuhan biaya untuk mendanai pembangunan proyek Jalan Tol Bawah Laut atau immerse tunnel di IKN sebesar Rp11 triliun.
Direktur Pembangunan Jalan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Wida Nurfaida menyatakan kebutuhan biaya pembangunan tersebut untuk kegiatan konstruksi hingga adopsi teknologi pada proyek tersebut yang akan dikerjasamakan dengan Pemerintah Korea Selatan.

BACA JUGA:
Soal Sewa Alphard untuk Tamu Negara HUT di IKN, Istana: Kami Sediakan Bus

&quot;Di mana ini terdapat rencana immerse tunnel yang rencananya akan dikerjasamakan dengan pemerintah Korea,&quot; kata Wida di Kementerian PUPR, Rabu (7/8/2024).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wOC8wNy8xLzE4MzY1NC81L3g5M212OHk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Studi proyek pembangunan Tol Bawah laut di IKN sendiri sebelumnya sudah sempat dikerjakan oleh PT Hutama Karya bersama dengan perusahaan asal korea Daewoo Engineering &amp;amp; Construction Co., Ltd. Rencananya jalan tol bawah laut itu akan dibangun sepanjang 2 Km dan bakal memangkas waktu tempuh dari Balikpapan - IKN.

BACA JUGA:
Jumlah Populasi di IKN Dibatasi, Hanya 300 Orang

&quot;Perkiraan biaya untuk immerse tunnel di IKN sendiri sekitar Rp11 triliun,&quot; tambahnya.Jalan tol bawah laut atau immerse tunnel sendiri nantinya akan termasuk dalam jaringan Tol IKN yang saat ini secara berproses dikerjakan oleh Kementerian PUPR sebanyak 6 seksi.
Pembangunan tahap awal dikerjakan untuk 3 seksi, yakni Seksi 3A Karangjoang-KKT Kariangau sepanjang 13,4 km, Seksi 3B KKT Kariangau-Simpang Tempadung sepanjang 7,32 km, dan Seksi 5A Simpang Tempadung-Jembatan Pulau Balang sepanjang 6,67 km.
Sedangkan untuk seksi 6A Riko-Rencana Outer Ring Road IKN dan Seksi 6B Rencana Outer Ring Road-Simpang 3 ITCI saat ini sudah dalam proses lelang paket pekerjaan.
Sementara untuk Seksi 1 ruas Bandara Sepinggan-Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) akan dilakukan lelang pada Oktober 2023 dengan target kontrak pada Desember 2023 dan Seksi 5B-1 Segmen Jembatan Pulau Balang - Simpang Rencana Bandara VVIP serta Seksi 5B-2 Simpang Rencana Bandara VVIP &amp;ndash; Riko akan mulai lelang pada September 2023 dengan target kontrak November 2023.
&quot;Ini semua sedang dibangun, kecuali segmen 4A dan 4B, dimana ini terdapat rencana immerse tunnel yang rencananya akan dikerjasamakan dengan pemerintah korea,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
